.VOA.

Iran Bebaskan Veteran Angkatan Laut AS

Iran membebaskan seorang veteran Angkatan Laut AS Kamis (4/6) yang telah ditahan selama hampir dua tahun. Tahanan itu, Michael White, meninggalkan Iran dalam perjalanan ke Zurich dengan pesawat pemerintah Swiss, di mana dia bertemu dengan utusan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, dan seorang dokter sebelum menuju ke Amerika Serikat dengan pesawat Amerika. “Saya dengan rasa syukur mengumumkan bahwa mimpi buruk itu telah berakhir, dan putra saya aman dalam perlindungan Amerika dan kini dalam perjalanan pulang,” kata Joanne White, ibu Michael White, dalam sebuah pernyataan. Dia berterima kasih kepada Departemen Luar Negeri Amerika dan Bill Richardson, mantan duta besar Amerika untuk PBB dan mantan gubernur New Mexico, yang telah menekan Iran terkait kasus putranya. Presiden Amerika Donald Trump mengatakan lewat cuitan di Twitter: “Saya gembira mengumumkan bahwa Veteran Angkatan Laut, Michael White, yang telah ditahan oleh Iran selama 683 hari, berada di pesawat Swiss yang baru saja meninggalkan wilayah udara Iran. Kami berharap dia akan segera sampai di rumah bersama keluarganya di Amerika. Saya tidak akan pernah berhenti bekerja untuk memastikan pembebasan semua orang Amerika yang disandera di luar negeri! Terima kasih Swiss atas bantuan besar Anda.” White, seorang warga California, ditahan oleh pemerintah Iran bulan Juli 2018 ketika mengunjungi seorang wanita yang ditemuinya lewat internet. Dia jatuh cinta dengan wanita itu. [lt/ii]

33 menit VOAIndonesia

.VOA.

Hakim Kenakan Uang Jaminan $750 Ribu bagi 3 Polisi yang Sebabkan Kematian Floyd

Seorang hakim hari Kamis (4/6) menetapkan uang jaminan masing-masing $ 750.000 bagi tiga anggota kepolisian Minneapolis yang dituduh membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan George Floyd. Tou Thao, Thomas Lane dan J. Alexander Kueng hadir untuk pertama kalinya di Pengadilan Distrik Hennepin County (daerah setingkat kabupaten) sejak penangkapan mereka hari Rabu. Departemen Kepolisian Minneapolis memecat mereka minggu lalu, bersama dengan Derek Chauvin, yang dituduh melakukan pembunuhan tingkat dua dan pembunuhan tidak disengaja tingkat dua dalam kematian Floyd pada 25 Mei. Video seseorang yang berada di TKP yang telah ditonton secara luas memperlihatkan polisi kulit putih itu menindih leher Floyd dengan lututnya, mengabaikan permohonan lelaki Afrika-Amerika itu bahwa dia tidak bisa bernapas, sampai dia berhenti bergerak. Terdakwa biasanya tidak menyampaikan pengakuan bersalah atau tidak bersalah dalam kehadiran pertama mereka di pengadilan Minnesota, yang cenderung merupakan proses singkat. Hakim Paul Scoggin menetapkan tanggal sidang berikutnya pada 29 Juni. Jika dinyatakan bersalah, Chauvin menghadapi ancaman hukuman penjara maksimum 40 tahun untuk tuduhan pembunuhan plus 10 tahun untuk tuduhan pembunuhan tidak disengaja. Di bawah hukum Minnesota, membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tingkat dua dituduh sama dengan melakukan pembunuhan tingkat dua, sehingga Thao, Lane dan Kueng menghadapi kemungkinan hukuman yang sama seperti Chauvin jika terbukti bersalah. Tanggal untuk sidang Chauvin belum ditentukan. Dia ditangkap pada 29 Mei. Tuntutan pidana terbaru terhadapnya mengatakan bahwa tindakannya merupakan “faktor substansial yang menyebabkan hilangnya kesadaran dan cedera tubuh bagi George Floyd, dan juga kematiannya.” Bahasa dalam tiga tuntutan lainnya hampir sama dengan yang dikenakan pada Chauvin. [lt/jm]

33 menit VOAIndonesia

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

.VOA.

Menlu AS Peringatkan Perjuangan Melawan ISIS Belum Berakhir

Lebih dari setahun setelah koalisi pimpinan Amerika menyatakan kemenangan atas kekhalifahan Negara Islam atau ISIS yang didirikan di Irak dan Suriah, seorang pejabat tinggi Amerika mengakui perjuangan melawan kelompok teror itu belum berakhir. Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menyampaikan penilaian terang-terangan itu Kamis (4/6) kepada para wakil 31 negara dan mitra-mitranya dalam pertemuan koalisi secara virtual, dan mendesak sekutu agar tidak berpuas diri. “Pertarungan kita melawan ISIS terus berlanjut, dan itu akan berlangsung untuk beberapa waktu yang akan datang. Kita tidak bisa istirahat,” kata Pompeo. “Kita harus terus membasmi sel dan jaringan ISIS dan memberikan bantuan stabilisasi kepada daerah-daerah yang dibebaskan di Irak dan Suriah,” tambahnya. Walaupun koalisi yang dipimpin oleh Amerika dan kelompok-kelompok pemantau independen menyebutkan terjadinya penurunan jumlah serangan ISIS dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, para pejabat kontraterorisme Amerika memperingatkan bahwa kelompok terror itu telah membuat kemajuan yang signifikan ketika berusaha bangkit kembali. “Mereka telah membuat kemajuan secara bertahap, terlokalisasi pada kapasitas operasi mereka,” kata seorang pejabat kontraterorisme kepada VOA bulan lalu, dan ditambahkan bahwa sel-sel ISIS di Suriah timur telah menjadi semakin berani. [lt/ii]

33 menit VOAIndonesia

.VOA.

Inggris Jadi Tuan Rumah KTT Vaksin Global Covid-19

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Kamis (4/6) membuka KTT Vaksin Global, pertemuan virtual lebih dari 50 negara, untuk mengumpulkan dana bagi aliansi kesehatan publik-swasta yang didukung PBB yang dikenal sebagai GAVI, untuk memastikan vaksin tersedia bagi semua. KTT itu berharap dapat mengumpulkan lebih dari $7,5 miliar untuk pengembangan dan distribusi vaksin COVID-19 dan berbagai vaksin lainnya secara merata di seluruh dunia. Dalam sambutannya dari London, Johnson berjanji Inggris akan menyumbang lebih dari $ 2 miliar untuk aliansi vaksin GAVI selama lima tahun ke depan. Bersamaan dengan pembuatan vaksin COVID-19, Johnson juga mengimbau negara-negara agar mengisi kembali dana untuk vaksin yang sudah ada. Dalam pesan rekaman video, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan solidaritas global untuk memastikan setiap orang di mana pun bisa mendapatkan vaksin COVID-19 manapun pun yang diproduksi, dan agar jaringan yang akan digunakan untuk membagikan vaksin itu juga memberikan berbagai layanan dasar kesehatan. [lt/ii]

33 menit VOAIndonesia

.VOA.

Jaksa Agung Barr Bela Pembersihan Taman untuk Aksi Foto Trump

Jaksa Agung Amerika William Barr hari Kamis (4/6) membela pasukan keamanan yang menembakkan bola merica terhadap para demonstran damai secara jelas dari sebuah taman di depan Gedung Putih sebelum Presiden Donald Trump melintasinya untuk kesempatan berfoto. Kepala Departemen Kehakiman itu telah memerintahkan perluasan perimeter keamanan di sekitar Taman Lafayette, Senin, sebelum Trump berjalan ke Gereja Episkopal Santo Yohanes yang penuh kerusuhan dengan para pembantunya termasuk Barr dan Menteri Pertahanan Mark Esper. “Presiden adalah kepala cabang eksekutif dan kepala negara, dan harus bisa berjalan di luar Gedung Putih dan berjalan ke seberang jalan ke gereja itu,” kata Barr. Namun, dia mengatakan kepada para wartawan bahwa keputusan untuk membersihkan taman dan memperluas pagar pembatas di sekitar Gedung Putih telah dibuat sebelum keputusan Trump untuk pergi ke gereja, di mana dia berpose dengan sebuah Alkitab di tangannya. “Tidak ada korelasi” antara kedua peristiwa itu, katanya – meskipun Trump tidak akan bisa berjalan ke gereja dengan aman tanpa pembersihan taman itu dari pengunjuk rasa. “Saya rasa pantas bagi kami mendampinginya,” tambah Barr. “Saya tidak perlu memandang itu sebagai tindakan politik.” Puluhan ribu pengunjuk rasa telah turun ke jalan-jalan di seluruh Amerika dalam beberapa hari terakhir untuk menyuarakan kemarahan atas pembunuhan George Floyd, seorang warga Afrika-Amerika, oleh polisi Minnesota. Barr mengatakan kepada para wartawan bahwa manipulator yang didukung pemerintah asing mengobarkan protes, dan penegak hukum federal telah menangkap 51 orang yang terlibat dalam kekerasan. [lt/jm]

33 menit VOAIndonesia

.VOA.

Pejabat Tinggi AS Prihatin Rencana Penggunaan Militer untuk Atasi Demo

Para pejabat pertahanan AS, baik yang masih menjabat maupun mantan, mengungkapkan keprihatinan dengan pemanfaatan militer untuk tujuan politik di tengah-tengah berlangsungnya protes nasional atas kebrutalan polisi.

3 jam14 menit VOAIndonesia

.VOA.

Corona Datang, Petani Mawar Tak Lagi Raup Keuntungan

Kota Batu dikenal sebagai kota wisata dan kota bunga. Beraneka jenis bunga dikirim dari kota ini ke berbagai daerah di Indonesia, guna memenuhi berbagai kebutuhan. Perebakan virus corona ikut mematikan sektor usaha bunga potong dan bunga hias, karena sejumlah daerah melarang berbagai aktivitas yang mendatangkan banyak orang, serta membatasi lalu lintas kendaraan dari luar daerah.  Hamparan tanaman bunga mawar terbentang di lahan seluas 1.500 meter persegi, di depan Balai Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Ini hanya sebagian kecil dari lima hektare lahan bunga mawar di desa itu, dan puluhan hektare lahan bunga mawar di desa-desa tetangganya. Bunga mawar menjadi salah satu komoditas unggulan di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang laku dijual tidak hanya di kota-kota di Jawa Timur, melainkan juga sampai Jakarta, Yogyakarta, kota-kota di Jawa Tengah, hingga Bali. Namun, hamparan tanaman bunga mawar tampak berbeda, karena banyak kuntum bunganya yang mulai menghitam, bahkan ada yang membusuk di tangkainya. Bunga-bunga mawar ini adalah bunga potong yang tidak dapat dipanen karena berhentinya sejumlah aktivitas perekonomian akibat perebakan virus corona. Kepala Desa Bulukerto, Suwantoro, mengatakan bahwa tanaman bunga mawar ini memang dibiarkan membusuk, karena tidak ada pelanggan yang memesan setelah berbagai kegiatan yang mendatangkan banyak orang seperti pernikahan dan upacara keagamaan ditiadakan. “Saat ada Covid kita tidak bisa kirim karena kebanyakan untuk bunga mawar ini, chanelnya yang banyak itu ke Bali, ke Bali itu kan tidak boleh masuk, akhirnya dampaknya ya ini (bunganya membusuk), sampai seluas ini tidak bisa terkirim. Ke Bali itu ya ada kalau hari-hari besar itu memang sangat laku, yang begitu ramai itu biasanya untuk dekorasi. Nah, sekarang ini, ada Covid ini ya tidak diperbolehkan (buat acara keramaian).” Sebelum virus corona menyebar luas di seluruh wilayah Indonesia. Bunga mawar potong dari Kecamatan Bumiaji, khususnya dari Desa Bulukerto, banyak yang merambah pasar-pasar bunga di berbagai daerah, terutama Pulau Dewata Bali. Suwantoro mengaku mampu meraup keuntungan minimal 5 hingga 6 juta rupiah setiap bulannya, dari menjual bunga mawar yang ditanamnya. Sedangkan Hidayat, petani bunga mawar dari Desa Bulukerto, mengaku mampu mendapatkan keuntungan setiap bulannya hingga Rp. 40 juta untuk lahan satu hektare. Setiap kuntum bunga mawar dihargai antara 1.000 hingga 2.000 rupiah. Sedangkan lahan satu hektare dapat menghasilkan sekitar 12.000 kuntum bunga mawar. “Satu hektare itu bisa di angka sekitar, bersih itu di angka Rp. 40 juta, dipotong sudah biaya pestisida, tenaga kerja, dan lain sebagainya,” jelasnya. Kini bunga-bunga mawar aneka warna itu dibiarkan menghitam dan membusuk di tangkainya. Menurut Hidayat, kuntum bunga mawar itu sengaja tidak dipotong untuk mencegah tumbuhnya tunas baru. Biaya perawatan dan pemotongan bunga mawar jauh lebih besar, sementara pemesanan berkurang hingga 80 persen. “Dibiarkan membusuk itu gunakanya untuk menahan, menahan tunas yang baru. Kalau dipotong, tunas baru muncul, takutnya bulan depan ini masih Covid belum reda, nanti membuang lagi (bunganya). Kalau dibiarkan berbentuk bunga, kan tunasnya sedikit tertahan, tujuannya untuk menahan waktu saja. Dibiarkan sampai habis, karena biaya perawatan bunga mawar itu lebih tinggi dari (tanaman) buah dan sayur,” imbuhnya. Hidayat mengungkapkan, dampak adanya virus corona sangat dirasakan para petani bunga potong dan bunga hias di Kota Batu. Diantara petani bunga hias ada yang beralih menjadi petani sayur dan buah, di mana jenis itu juga mengalami penurunan meski tidak sebesar bunga mawar. Petani bunga mawar, kata Hidayat, memilih menunggu situasi kembali normal, meski tidak tahu sampai kapan akan berakhir. Mengganti ke tanaman lain akan lebih menyulitkan dan mahal biayanya, bila nantinya harus kembali ke bunga mawar. Saat ini, para petani bunga mawar berharap bantuan pemerintah atau pihak swasta, agar dapat memanfaatkan bunga mawar yang tidak laku terjual menjadi minyak atsiri, yang dapat dimanfaatkan oleh industri kosmetik. “Mungkin kalau untuk giat percontohan, kami ya sangat siap apabila kami dari tim relawan desa diberi kewenangan, ataupun diberi bantuan dalam bentuk alat penyulingan atsiri, karena kebutuhan atsiri untuk kosmetik san lain sebagainya itu kan masih sangat terbuka luas,” jelas Hidayat. Kepala Desa Bulukerto, Suwantoro juga telah mengajukan permintaan bantuan peralatan pembuat teh mawar kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum terlaksana. Suwantoro berharap, bunga mawar asal desanya dapat tetap memberi keuntungan, meski harumnya tidak lagi dapat dirasakan seperti sebelum ada virus corona. “Kita juga pengajuan untuk minuman teh, teh mawar kan bisa. Tapi dengan Covid ini kan belum bisa diajukan karena mendadak, karena belum ada dari pemerintah pun, kami mengajukan belum ada solusi untuk pembuatan teh itu, teh dari mawar itu kan perlu proses, perlu ada alat-alat untuk memproses bunga tersebut,” kata Suwantoro. [pr/em]

4 jam31 menit VOAIndonesia

.VOA.

Pemerintah Diminta Lebih Agresif Terkait Diagnosa Pasien Corona

Pemerintah pusat sampai saat ini tidak pernah mempublikasikan data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di tengah pandemi virus corona. Padahal, platform bersama penyusunan data pandemi, laporcovid19.org menilai, jika data ini dimasukan, setidaknya angka kematian di Indonesia akibat corona akan naik 3,5 kali lipat dari angka resmi saat ini. Bukan hal yang mudah menelusuri data kematian PDP, apalagi yang tidak jelas statusnya karena belum menjalani swab test atau tes usap, atau baru satu kali diambil spesimennya. Daerah menerjemahkan pedoman dari Kementerian Kesehatan dalam standar yang berbeda. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dr. Sri Wahyu Joko Santoso, menegaskan keputusan soal status ada di rumah sakit. “Kita di dinas itu hanya menerima dari rumah sakit yang merawat. Untuk penentuannya dia negatif atau enggak, ya kita mengikuti yang merawat. Kalau laporannya di sistem dinyatakan negatif, ya kita tulis negatif, kan gitu,” kata pria yang akrab dipanggil dr Oky itu. Oky mengaku pernah menanyakan persoalan ini ke Kemenkes. Jawaban yang dia peroleh, jika pasien baru menjalani swab satu kali, dipertimbangkan penyakit penyerta yang diidapnya sebagai penyebab kematian. Posisi pemerintah daerah, lanjut Oky, menempatkan keputusan rumah sakit sebagai kesimpulan yang harus diikuti. Alasannya, pihak rumah sakitlah yang memahami betul kondisi pasien. Dinas kesehatan daerah berperan mengumpulkan laporan, kemudian melakukan validasi. Jika seorang PDP meninggal dunia, namanya akan dimasukkan dalam daftar hingga ada diagnosa akhir rumah sakit. Statusnya berubah atau tidak, tergantung diagnosa akhir itu. Di sisi lain, hasil diagnosa rumah sakit juga menjadi dasar pengumuman kepada keluarga dan masyarakat untuk mencegah kemungkinan masalah sosial. Puskesmas di wilayah tempat tinggal pasien, juga akan menindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi untuk meyakinkan hasil diagnosa rumah sakit. Hasil kerja Puskesmas ini menjadi dasar tindak lanjut yang diambil. Upaya Uji Lab Harus Maksimal Kepala Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, Irene berharap pasien PDP diupayakan semaksimal mungkin agar dapat menjalani dua kali uji swab. “Kalau kita mau memastikan diagnostiknya, kan mestinya wajib. Karena dia kalau sudah masuk kriteria PDP, itu kan nggak bisa dibuang begitu saja. Kan tetap saja namanya ada PDP. Nah kalau sampai terakhir enggak tahu diagnosanya, kan susah juga,” kata Irene. Irene menegaskan, satu spesimen belum bisa di anggap bisa memberikan hasil akhir status seorang pasien. Karena itulah dengan jelas panduan menyebut persyaratan itu agar bisa dipenuhi. Irene memastikan seluruh pemerintah daerah telah memahami, bahwa mereka tidak bisa memasukkan nama PDP yang belum tegak diagnosanya ke klasifikasi tertentu. Karena itulah upaya maksimal harus dilakukan. Irene bahkan memberi gambaran, sejauh mulut PDP yang meninggal itu masih bisa dibuka untuk mengambil spesimen, upaya tetap harus dilakukan. BBTKLPP sendiri banyak menerima spesimen dari pasien yang sudah meninggal. Namun, lanjut Irene, jika hanya berasal dari satu spesimen, pihaknya tidak akan memberikan kesimpulan. Jika hasil uji lab spesimen pertama adalah negatif, maka yang hanya sampel pertama itu yang statusnya negatif. Status pasien tidak dapat dinyatakan sebagai “negatif” hanya berdasar satu hasil swab tersebut. “Dan hasilnya pun tidak disimpulkan, swab satu kali, negatif tetap tidak ada kesimpulannya. Dan di WA saya biasanya saya tulis, swab pertama negatif dan belum bisa disimpulkan karena baru satu swab diperiksa,” lanjut Irene. Jurnalis dari delapan media yang melakukan kolaborasi di Yogyakarta menemukan sekurangnya ada 12 nama PDP dalam kelompok ini. Dua belas nama itu muncul di Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta. Dari daftar tersebut, setidaknya lima PDP belum diambil swab sama sekali, dan tujug PDP baru diambil swab satu kali. Bukan tantangan mudah untuk menemukan 12 nama tersebut. Sebenarnya, dimungkinkan ditemukan lebih banyak nama, apabila data pasien dibuka lebih transparan oleh pemerintah. Dua belas PDP itu dialihkan ke daftar pasien negatif. Keputusan ini perlu dipertanyakan, karena berpotensi membuat data pandemi tidak valid. Pemeriksaan Agresif Penting Dilakukan Pakar biologi molekular Ahmad Rusdan Handoyo Utomo memaparkan dengan detail bagaimana panduan pemeriksaan pasien terinfeksi virus corona. Salah satunya adalah mengapa tes harus dilakukan dua kali untuk menentukan status negatif seorang pasien. “Kenapa harus dua kali? Karena mengikuti perjalanan dari virus ini, perjalanan reproduksinya. Virus ini begitu dia menemukan inang, dia pasti akan menyusup ke dalam, dan akan membaca mekanisme sel untuk memperbanyak dirinya,” kata Rusdan. Rusdan memaparkan, spesimen akan relatif mudah ditemukan satu minggu setelah seseorang menunjukkan gejala awal seperti demam atau pilek. Lokasinya ada di nasofaring, dan karena itu spesimen diambil di titik ini. Waktunya harus tepat, tidak boleh terlalu cepat atau melewati masa itu. untuk memudahkan pengambilan spesimen harus dilakukan beberapa kali. Jika telah melewati periode nasofaring, virus akan bergerak ke titik lain. Karena itulah, panduan pengambilan spesimen menyebut, upaya ini harus dilakukan dari sumber yang berbeda. Rusdan menyebut tindakan ini sebagai upaya agresif, untuk semaksimal mungkin memaksimalkan kesahihan diagnosa seorang pasien. “Jadi memang panduan itu bukan karena suka-suka orang membuat panduannya. Itu ada ilmunya, karena kalau sekali tidak ketemu, bisa berarti yang kita kuatirkan adalah jumlah terlalu sedikit. Ada juga alternatif alasan lain, misalnya lab-nya enggak kompeten, ngambilnya enggak dalam, atau ngambilnya keliru,” kata Rusdan. Teknik mengambil spesimen juga membuka peluang timbulnya kesalahan, Rusdan menyebut ini terkait dengan kompetensi petugas yang mengambilnya. Ada juga kemungkinan faktor Virus Transport Media (VTM) yang tidak stabil. Faktor ini menjadikan spesimen saat dimasukkan ke collection kit menjadi kadaluwarsa dalam perjalanan menuju lab. Rusdan ingin menunjukkan, bahwa ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi status negatif pasien. Hal-hal semacam ini juga harus diperhatikan untuk menghasilkan data yang sahih selama pandemi ini. Lebih jauh, Rusdan bahwa memandang perlu dilakukan audit lab jika memang dibutuhkan. Jika sebuah lab menghasilkan persentase positif terlalu kecil dibanding lab lain untuk spesimen yang sama, perlu audit mendalam. Ketika disodori data, bahwa ada delapan kasus positif corona meninggal di DIY dan lebih dari 85 pemakaman standar COVID-19 sudah dilakukan, Rusdan menilai ada sesuatu yang janggal. “Ini kalau saya jadi peneliti di sana, saya akan cari itu. Saya lihat semua gejalanya seperti apa. Semua hasil lab seperti apa? Saya akan tanya seberapa agresif dia mengambil sampelnya dan kalau perlu dilakukan otopsi atau minimal biopsi paru. Itu kalau saya,” papar Rusdan yang menempuh pendidikan pasca doktoral di Harvard Medical School, Boston, Amerika Serikat. Peneliti bisa menganalisa serumnya, dan tidak hanya menggunakan alat rapid tes biasa. Prosedur yang digunakan lebih hati-hati, kata Rusdan. Peneliti juga bisa mengambil plasma darah pasien untuk melakuan tes anti body Sars Cov 2. Dengan teknik yang lebih maju, hasilnya tidak hanya ada atau tidaknya antibodi, tetapi juga menghitung jumlahnya. Semua langkah agresif ini penting, kata Rusdan untuk menghasilkan data dan pemahaman yang lebih baik terhadap kasus-kasus terkait virus corona. “Bukan untuk mencari-cari kesalahan lab, tapi ini secara biologis. Saya kuatirnya, misalkan di masyarakat virus ini sudah bermutasi. Karena bermutasi, jadi tidak terdeteksi. Jadi, kita harus melihat ini dari semua kemungkinan,” tambah Rusdan. Untuk menentukan status pasien, tidak cukup dengan pemeriksaan swab dari nasofaring saja. Tes juga bisa dilakukan dengan mengambil spesimen dari saluran napas bawah atau sputum, hingga ke alveolus. Bahkan bisa dilakukan tindakan biopsi paru, dan jika perlu otopsi terhadap pasien yang meninggal namun belum tegak diagnosisnya. Sejumlah peneliti bahkan mengorek informasi hingga ke feses atau kotoran pasien. Semua proses ini untuk memastikan status pasien, sehingga dihasilkan data lebih tepat, agar pemerintah bisa mengambil kebijakan berdasar kajian yang dilakukan. [ns/em]

4 jam32 menit VOAIndonesia

.VOA.

Jokowi Targetkan Tes Covid-19 Capai 20 Ribu Per Hari

Setelah mencapai target 10.000 tes COVID-19 per hari, Presiden Joko Widodo ingin meningkatkannya menjadi dua kali lipat.

5 jam53 menit VOAIndonesia

.VOA.

Uni Eropa Bersikukuh Anggap Guaido Ketua Majelis Nasional Venezuela

Uni Eropa, Kamis (4/6), menyatakan, keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk mengukuhkan sekutu Presiden Nicolas Maduro sebagai ketua Majelis Nasional tidak sah. Dalam sebuah pernyataannya, Uni Eropa mengatakan pemimpin oposisi Juan Guaido merupakan ketua kongres yang sah, bukan Luis Parra, yang dikukuhkan Mahkamah Agung Venezuela akhir Mei lalu. “Perkembangan terbaru di Venezuela ini memperparah krisis kelembagaan dan politik yang sudah lama terjadi di sana, dan mempersempit ruang demokrasi dan konstitusi,” kata blok 27 negara itu, mengungkap alasan dukungannya. “Uni Eropa memutuskan, pemilihan Luis Parra tidak sah, dan terus mendukung Juan Guaido sebagai Ketua Majelis Nasional.” Maduro dikecam negara-negara Barat menyusul keterpilihannya kembali yang dipertikaikan sebagai presiden pada 2018, dan keruntuhan ekonomi di negara kaya minyak itu. Guaido diakui oleh lebih dari 50 negara sebagai presiden negara tersebut. Seperti halnya kebanyakan negara Barat, Uni Eropa menginginkan agar pemilu baru dilangsungkan di Venezuela. Uni Eropa Mei lalu, menjadi tuan rumah konferensi donor untuk membantu lima juta warga Venezuela yang terpaksa mengungsi untuk menghindari pemerintahan Maduro.  Blok tersebut baru-baru ini juga membentuk Kelompok Kontak Internasional dalam usaha mencairkan kebuntuan dan menghindari kemungkinan intervensi militer di Venezuela. Para anggota kelompok itu, yang terdiri dari belasan negara dari Eropa dan Amerika Latin, dan organisasi-organisasi internasional, berencana untuk kembali melangsungkan pertemuan dalam waktu dekat. [ab/uh]

7 jam7 menit VOAIndonesia

.VOA.

India, Australia Tanda Tangani Kesepakatan Pertahanan dan Dagang

India dan Australia meningkatkan hubungan mereka dengan serangkaian kesepakatan, Kamis (4/6), termasuk memperkokoh hubungan pertahanan dan kerjasama dalam isu-isu maritim Indo-Pasifik. Kesepakatan-kesepakatan tersebut ditandatangani pada KTT virtual antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan sejawatnya dari Australia, Scott Morrison. Kesepakatan dukungan logistik bersama itu memberi kedua negara akses ke pangkalan-pangkalan militer satu sama lain. India dan Australia memandang pertahanan sebagai pilar penting hubungan bilateral dan baru-baru ini melangsungkan beberapa latihan militer gabungan. Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne dalam sebuah pernyataan mengatakan, deklarasi militer dengan India menandai “sebuah langkah besar utama dalam hubungan keamanan dan pertahanan menuju Kemitraan Strategis Komprehensif “ antara kedua negara. “Dengan Kemitraan Strategis Komprehensif antara India dan Australia, kami berusaha meningkatkan kerjasama kami,” kata Modi. Morrison mengatakan, meningkatkan hubungan akan semakin membangun rasa saling percaya antara kedua negara. Kedua negara juga menandatangani kesepakatan di bidang perdagangan dan teknologi siber. Pertemuan India-Australia berlangsung pada saat hubungan mereka sedang tegang dengan China. India menuduh China memulai pertikaian sepanjang perbatasan mereka yang tidak jelas di Himalaya, di mana sejumlah pejabat India mengatakan tentara China berulangkali mengabaikan peringatan untuk meninggalkan Ladakh, sebuah wilayah yang dikontrol India. China dan Australia bertikai dalam hal perdagangan, ambisi China di Laut China Selatan, dan, yang terkini, desakan Australia untuk dilangsungkannya penyelidikan internasional mengenai asal muasal wabah virus corona dan bagaimana China meresponsnya. [ab/uh]

7 jam8 menit VOAIndonesia

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

.VOA.

Australia akan Mulai Kembali Penerbangan ke Selandia Baru

Australia berencana memulai kembali penerbangan ke Selandia Baru pada tanggal 1 Juli, sebagai bagian dari rencana besar untuk menghidupkan kembali layanan penerbangan internasional. Bandara Canberra baru-baru ini membuka pendaftaran bagi mereka yang ingin terbang dari ibu kota Australia itu ke ibu kota Selandia Baru, Wellington. Proposal untuk memulai kembali penerbangan antara kedua ibu kota itu dibahas dalam pembicaraan antara kedua pemerintah, Qantas dan Air New Zealand, kata Direktur Pelaksana Bandara Canberra Stephen Byron, Kamis (4/6). Berdasarkan proposal tersebut, penerbangan antara kedua ibu kota itu tidak akan mengharuskan para penumpangnya menjalani karantina. Menurut Bandara Canberra, tidak lama setelah pendaftaran dibuka untuk penerbangan 1 Juli, 140 nama calon penumpang tercatat pada jam pertama. “Permintaan yang tinggi ini mendukung dimulainya kembali penerbangan komersial. Namun juga perlu ditegaskan bahwa penerbangan ini baru bisa dimulai setelah pihak berwenang medis berpendapat bahwa ini aman,” kata Byron kepada Associated Press. “Kita harus memastikan bahwa ini benar-benar aman. Tidak diragukan bahwa jumlah penularan COVID-19 di kedua belah pihak sangat rendah. Ini sekedar uji coba dan kami memulainya dengan dua kota yang paling aman di dunia dari COVID-19,” kata Byron. Selandia Baru hampir berhasil memberantas virus corona setelah 13 hari tidak memperoleh kasus baru. Hanya satu orang di negara berpenduduk 5 juta orang itu yang diketahui masih memiliki virus tersebut. Namun masih mungkin bahwa negara itu akan mengimpor kasus baru segera setelah perbatasannya dibuka kembali. [ab/uh]

9 jam44 menit VOAIndonesia

.VOA.

Parlemen Hong Kong Lakukan Debat Akhir tentang Lagu Kebangsaan China

Parlemen Hong Kong, Kamis (4/6) memulai debat akhir mengenai RUU kontroversial yang akan menghukum mereka yang menunjukkan sikap tidak hormat terhadap lagu kebangsaan China. Acara hari Kamis ini sempat terganggu ketika dua anggota yang prodemokrasi bergegas maju ke depan majelis dan mengangkat poster bertulisan “Rezim pembunuh bau selama puluhan ribu tahun” sebelum menumpahkan sepanci cairan berbau busuk ke lantai. Kedua orang itu kemudian dikeluarkan dari majelis. RUU itu menyatakan siapapun yang dengan sengaja menghina lagu kebangsaan dengan mengolok-olok atau dengan cara-cara lainnya, menghadapi ancaman hukuman hingga tiga tahun penjara dan denda lebih dari 6.000 dolar. Legislasi ini diajukan tahun lalu untuk menanggapi penonton yang kerap mengolok-olok lagu kebangsaan China “Mars bagi Para Sukarelawan” dalam pertandingan sepak bola. Legislasi itu diperkirakan akan disetujui pada Kamis (4/6). Pusat keuangan global ini dilanda protes antipemerintah besar-besaran yang kerap berubah menjadi kekerasan pada semester ke-dua 2019. Protes itu awalnya dipicu oleh RUU ekstradisi yang kontroversial namun akhirnya berubah menjadi tuntutan bagi demokrasi yang lebih luas. Banyak warga Hong Kong khawatir otonomi mereka lambat laun dikikis oleh pemerintah pusat di China daratan yang semakin mencampuri urusan Hong Kong. Pemungutan suara mengenai RUU lagu kebangsaan ini berlangsung tepat sepekan setelah parlemen China menyetujui undang-undang keamanan nasional baru bagi Hong Kong, yang akan mencegah dan menghukum tindakan “pemisahan, subversi atau aktivitas terorisme” yang mengancam keamanan nasional.“ [uh/ab]

9 jam45 menit VOAIndonesia

.VOA.

Chili Catat Kematian Terbesar Dalam Sehari Akibat COVID-19

Pihak berwenang menyatakan Chili, yang melaporkan kasus virus corona terbanyak di Amerika Selatan, mengukuhkan 87 kematian akibat virus itu dalam satu hari saja pada hari Rabu (3/6). Itu adalah lonjakan tertinggi dalam satu hari sejak wabah mulai merebak lebih dari dua bulan silam. Lonjakan kasus virus corona di Chili telah membuat kewalahan sistem layanan kesehatan negara itu. Peningkatan jumlah kasus dan kematian mendorong pihak berwenang untuk memperpanjang masa karantina di Santiago hingga memasuki minggu ke-empat. Sejauh ini Chili telah mengukuhkan lebih dari 113 ribu kasus COVID-19 dan lebih dari 1.200 kematian. Chili, Brazil, Kolombia, Peru, Meksiko, Haiti, Argentina dan Bolivia adalah negara-negara Amerika Latin dengan jumlah kasus terbanyak. Dr. Michael Ryan, Direktur Eksekutif WHO memberitahu para wartawan sebelumnya pekan ini, Amerika Tengah dan Selatan telah menjadi zona penularan virus corona yang intens. Dr. Ryan mengatakan ia tidak yakin kawasan itu telah mencapai puncak penularan dan bahwa ia tidak dapat memprediksi kapan masa puncak itu akan terjadi. Ia menyerukan dukungan dan solidaritas internasional bagi negara-negara di kawasan itu. [uh/ab]

9 jam45 menit VOAIndonesia

.VOA.

Jakarta Lanjutkan PSBB Namun Dengan Kelonggaran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diperpanjang namun disertai kelonggaran.

11 jam6 menit VOAIndonesia

.VOA.

Dokter Pantau Konsumsi Obat Malaria Trump 

Tim dokter kepresidenan melaporkan, Rabu (3/6), tim medis Gedung Putih terus mengawasi ritme jantung Presiden Donald Trump termasuk setidaknya satu hasil elektrokardiogram (EKG), untuk memantau kemungkinan efek samping obat malaria yang diminum Trump selama dua minggu untuk mencegah virus corona. "Presiden menyelesaikan regimen pengobatan itu dengan aman dan tanpa efek samping," tulis Dr. Sean Conley dalam laporan terbaru tentang fisik Trump dan obat hidroksiklorokuin (HCQ). Secara keseluruhan, kata Conley, terjadi sedikit perubahan dalam ukuran kesehatan dasar Trump dibandingkan 16 bulan lalu. Pada sisi negatif, berat badan Trump naik satu pon. Namun sisi positif, kadar kolesterolnya terus turun. "Data menunjukkan Presiden tetap sehat," Conley menyimpulkan. Trump meminum hidroksiklorokuin selama dua minggu setelah dua staf Gedung Putih dinyatakan positif Covid-19. Conley mengatakan itu dilakukan dengan berkonsultasi dengan "tim medis dan memantau ketat EKG." Ritme jantung abnormal adalah salah satu efek samping berbahaya yang diketahui dari hasil penelitian tentang obat tersebut. Penelitian besar pertama dan berkualitas tinggi menunjukkan obat itu terbukti tidak ampuh mencegah Covid-19 dalam uji klinis pada orang yang memiliki kontak dekat dengan pasien Covid-19. Hasil yang diterbitkan Rabu (3/6) oleh New England Journal of Medicine menunjukkan,hidroksiklorokuin tidak lebih baik dari pil plasebo dalam mencegah penyakit akibat virus corona. Namun obat itu tampaknya tidak menyebabkan efek samping yang serius, sekitar 40 percent umumnya masalah perut ringan.[ka/pp]

16 jam24 menit VOAIndonesia

.VOA.

Korut Minta Korsel Cegah Pembelot Sebar Selebaran Anti-Korut

Adik pemimpin Korea Utara memperingatkan Korea Selatan agar mencegah pembelot mengirim selebaran ke zona demiliterisasi (DMZ) yang memisah kedua negara. Ia mengatakan pihaknya akan membatalkan perjanjian militer bilateral baru-baru ini jika kegiatan itu berlanjut. Kim Yo Jong, yang secara tidak resmi menjabat kepala staf Kim Jong Un, mengeluarkan peringatan itu dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita negara itu, KCNA, Kamis (4/6). Ia merujuk pada ribuan "selebaran anti-DPRK" baru-baru ini yang dibuang di sisi Utara DMZ yang dijaga ketat dengan judul "Defectors from the North." DPRK atau Republik Rakyat Demokratik Korea adalah nama resmi Korea Utara. "Jika tindakan berniat jahat seperti itu, yang dilakukan secara terang-terangan, dibiarkan dengan dalih 'kebebasan individu' dan 'kebebasan berpendapat', pemerintah Korea Selatan tidak lama lagi akan menghadapi fase terburuk," demikian laporan KCNA. Kim Yo Jong memperingatkan tentang kemungkinan pembatalan perjanjian militer antar-Korea untuk menghilangkan ancaman praktis perang sebagai akibat selebaran klandestin itu. Pakta militer yang dicapai 2018 itu "hampir tidak ada artinya," katanya. Ia juga memperingatkan Utara akan sepenuhnya mundur dari proyek industri Kaesong dan menutup kantor penghubung bersama di kota perbatasan, kecuali Seoul menghentikan tindakan semacam itu. Laporan KCNA tidak menyebut pihak yang disalahkan dalam penyebaran selebaran itu. Tetapi komentar Kim Yo Jong muncul setelah mantan diplomat Korea Utara dan pembelot Korea Utara lainnya memenangkan kursi parlemen dalam pemilihan umum Korea Selatan pada April lalu. [ka/pp]

16 jam24 menit VOAIndonesia

.VOA.

Mantan Menhan Tuduh Trump Hendak 'Memecah AS'

Jim Mattis, menteri pertahanan yang mengundurkan diri untuk memprotes penarikan pasukan Amerika dari Suriah, menuduh Presiden Trump hendak "memecah" Amerika. "Dalam hidup saya, Donald Trump adalah presiden pertama yang tidak berusaha menyatukan rakyat Amerika, berpura-pura pun tidak," tulisnya dalam pernyataan yang diunggah daring The Atlantic pada Rabu (3/6). "Malah, ia hendak memecah belah kita," ujar purnawirawan jenderal marinir yang sangat dihormati itu, yang sejauh ini menunjukkan keberatannya tanpa pernah mengomentari secara langsung mandat miliarder dari Partai Republik itu. "Mengamati peristiwa-peristiwa dalam pekan ini, saya marah dan kecewa," katanya. Ia mendukung demonstran yang mengklaim persamaan hak, dan ia menilainya "benar." Pada sisi lain, Donald Trump menanggapi aksi demonstran dengan nada membela diri dan mengancam akan mengerahkan tentara untuk meredam demonstrasi jalanan itu, menyatakan diri sebagai "presiden hukum dan ketertiban." "Kita harus menolak dan meminta pertanggungjawaban penguasa yang melecehkan Konstitusi kita," tambah Mattis.[ka/pp]

16 jam24 menit VOAIndonesia

.VOA.

4 Polisi Minneapolis Dikenai Tuntutan Pidana Terkait Kematian George Floyd

Keempat polisi Minneapolis yang diduga terlibat kematian warga kulit hitam Amerika, George Floyd, usia 46 tahun, kini menghadapi tuntutan pidana. Hingga Rabu (3/6), hanya satu petugas polisi, yaitu Derek Chauvin, yang telah dikenai tuduhan. Chauvin adalah polisi yang menekan leher Floyd dengan lutut bahkan ketika Floyd mengatakan ia tidak bisa bernapas. Tuduhan diajukan terhadap tiga petugas lain yang berada di lokasi - Tou Thao, J. Alexander Kueng dan Thomas Lane. Mereka, Rabu (3/6), dituduh membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan tingkat dua. "Saya sangat percaya bahwa perkembangan ini demi keadilan bagi Floyd, keluarganya, komunitas kami dan negara bagian kami," ujar Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison. "Kami bekerja sama dalam kasus ini hanya dengan satu tujuan: keadilan bagi George Floyd." Ellison mengatakan ia telah mempelajari bukti dan berkonsultasi dengan jaksa sebelum memutuskan tuduhan tambahan itu. Ia mengatakan pergolakan nasional dan protes jalanan yang dipicu kematian Floyd tidak mempengaruhi keputusannya. Pengacara keluarga Floyd mengatakan tuduhan tambahan itu adalah "kabar menyenangkan dalam kepahitan." Protes berlanjut di banyak kota untuk hari kesembilan berturut-turut pada Rabu (3/6), dengan lebih sedikit laporan tentang kekerasan dan penjarahan.[ka/ft]

16 jam24 menit VOAIndonesia

.VOA.

Inggris Pelajari Sejenis Ibuprofen sebagai Obat Covid-19

Para ilmuwan sedang meneliti apakah Flarin, obat pereda nyeri sejenis ibuprofen, ampuh untuk mengobati gejala pernapasan Covid-19 yang disebabkan virus corona. Disebut juga sebagai lipid ibuprofen, Flarin memiliki khasiat anti-radang dan dirancang untuk melindungi perut dari iritasi bila diminum. Penelitian itu, LIBERATE Trial in Covid-19, bertujuan menguji Flarin pada 230 orang yang telah dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan mengalami kesulitan pernapasan akut. Hanya pasien usia 18 tahun ke atas yang memenuhi syarat uji klinis itu. Namun, pasien Covid-19 yang menunjukkan sangat sensitif pada obat antiinflamasi nonsteroid lain (Nonsteroidal Anti-Inflamatory Drugs/NSAID) tidak memenuhi syarat. Ibuprofen menarik perhatian Maret lalu ketika Menteri Kesehatan Perancis Olivier Veran, mencuit bahwa NSAID, termasuk ibuprofen, bisa memperburuk gejala Covid-19. Sejak itu, Organisasi Kesehatan Dunia, Badan Obat-obatan Eropa dan organisasi lain menyatakan tidak ada cukup bukti bahwa ibuprofen akan memperburuk gejala Covid-19. Sponsor penelitian LIBERATE adalah King's College London. Guy's and St. Thomas NHS Foundation Trust sebagai kolaborator. Hasil awal kajian diperkirakan 25 September, dan perkiraan akhir penyelesaian penelitian adalah 25 Mei tahun depan.[ka/pp]    

17 jam44 menit VOAIndonesia

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

.VOA.

Obama 'Optimistis' AS akan Menjadi Lebih Baik

Mantan presiden Barack Obama mengatakan ia optimistis Amerika "akan menjadi lebih baik," karena para pemuda terlibat isu-isu yang memicu protes di jalanan. Obama ikut pertemuan umum daring pada Rabu (3/6) yang diadakan oleh My Brother’s Keeper Alliance, yang diluncurkan Obama pada 2014 untuk mengatasi masalah yang berimbas pada pemuda kulit hitam Amerika. Obama tidak menyebut nama siapa pun, termasuk Presiden Donald Trump. Namun ia mengatakan sudah waktunya menyoroti masalah dan "membuat penguasa tidak nyaman." Ia mengatakan ia ingin mereka yang merasa menjadi sasaran polisi dan pihak lain karena ras bahwa nyawa dan mimpi mereka penting. Obama mengatakan mereka seharusnya bisa menyusuri jalan, pergi ke toko, atau bahkan mengamati burung di taman tanpa khawatir akan terjadi sesuatu. Obama mencatat, orang-orang yang bertugas dalam penegakan hukum memiliki pekerjaan yang berat, dan banyak dari mereka marah atas perlakuan buruk dari sesama polisi. Ia mengatakan, mayoritas polisi bertugas untuk melindungi dan melayani dan merupakan "bagian penting" dari penyelesaian masalah.[ka/pp]

17 jam44 menit VOAIndonesia

.VOA.

Tuntutan Baru Diajukan dalam Kematian George Floyd

Tuduhan kriminal baru diajukan pada Rabu (3/6) dalam kasus George Floyd, laki-laki kulit hitam yang meninggal pekan lalu dalam tahanan polisi di Minneapolis, Minnesota. Jaksa Agung Minnesota Keith Ellison menaikkan tuduhan kepada Derek Chauvin menjadi pembunuhan tingkat dua. Tuduhan itu lebih keras daripada pembunuhan tingkat tiga yang sebelumnya dituduhkan kepadanya. Chauvin adalah polisi kulit putih yang menekan leher Floyd dengan lututnya, meskipun Floyd mengatakan dia tidak bisa bernapas, Selain itu, Ellison menuduh tiga petugas polisi lain yang sudah dipecat, dan berada di lokasi tetapi tidak ikut campur dalam insiden pada 25 Mei, Tou Thao, Alexander Kueng dan Thomas Lane, membantu dan bersekongkol dalam pembunuhan tingkat dua. Keempatnya dipecat setelah kematian Floyd, tetapi hanya Chauvin yang dituduh melakukan tindak pidana dalam kasus tersebut. Pembunuhan tingkat tiga diartikan sebagai pembunuhan secara tidak sengaja dan tidak dilakukan sebagai bagian dari tindak kejahatan lain. Pembunuhan tingkat dua, tuduhan yang lebih serius, umumnya didefinisikan sebagai pembunuhan yang disengaja, tetapi tidak direncanakan. Orang yang dinyatakan melakukan pembunuhan tingkat dua diyakini menunjukkan ketidakpedulian yang ekstrem pada nyawa manusia. Semua hukuman pembunuhan di Amerika bisa, tetapi tidak selalu, dihukum penjara puluhan tahun.[ka/ii]

19 jam2 menit VOAIndonesia

.VOA.

Rusia Ingin Ekspansi Militer di Suriah

Sumber-sumber lokal mengatakan pasukan Rusia di Suriah berupaya memperluas kehadiran militer mereka di bagian timur laut negara itu yang dilanda perang. Konvoi militer Rusia tiba pekan lalu di desa dekat perbatasan Suriah dengan Turki dan Irak, di mana perwira Rusia dilaporkan bertemu penduduk setempat dan membahas kemungkinan membangun pangkalan militer di sekitar daerah itu. Kepada VOA, seorang wartawan setempat mengatakan, Desa Qasir Dib terletak dekat Malikiyah, yang mayoritas penduduknya Kurdi, kota di wilayah paling timur laut Suriah. "Saya berbicara dengan orang-orang yang hadir dalam pertemuan itu," ujar Nishan Mohammad, wartawan lepas yang tinggal di Suriah timur laut. "Mereka membenarkan, Rusia menyatakan keinginan membangun pangkalan militer di desa itu." [ka/pp]      

19 jam2 menit VOAIndonesia

.VOA.

Gedung Putih: Trump Siap Terapkan UU Pemberontakan

Presiden Amerika Donald Trump "memiliki wewenang tunggal untuk menerapkan Undang-Undang (anti) Pemberontakan" dan "jika diperlukan, ia akan menggunakannya," ujar Kayleigh McEnany, juru bicara Gedung Putih, kepada wartawan pada Rabu (3/6) sore. Sebelumnya hari itu, Menteri Pertahanan Mark Esper mengatakan, "Pilihan untuk mengerahkan pasukan militer dalam penegakan hukum hanya boleh digunakan sebagai pilihan terakhir dan dalam situasi yang sangat mendesak dan mengerikan." Ia menambahkan, “Kita saat ini tidak dalam situasi seperti itu. Saya tidak mendukung penerapan Undang-Undang Pemberontakan." Undang-undang federal Tahun 1807 memungkinkan presiden, dalam situasi sangat mendesak, mengerahkan pasukan militer dan Garda Nasional di dalam negeri untuk meredam kekacauan dan pemberontakan. Dalam beberapa hari ini, Trump sangat menganjurkan pengerahan unit-unit Garda Nasional, yang umumnya di bawah kewenangan negara bagian - bukan federal kecuali di Distrik Columbia, untuk menghentikan aksi vandalisme dan penjarahan di kota-kota di seluruh negeri. Menekankan "hukum dan ketertiban," presiden menuntut agar lebih banyak gubernur mengerahkan unit Garda Nasional. Ia menilai gubernur "lemah" karena ragu-ragu mengerahkan Garda Nasional.[ka/ii]

20 jam30 menit VOAIndonesia

.VOA.

Pemidanaan Bagi Mereka Yang Menolak PLTU Indramayu (Bagian 1)

Upaya kriminalisasi terhadap warga Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu yang menolak PLTU batu bara berlangsung dari tahun ke tahun. Apa urgensi keberadaan PLTU ini? Mengapa warga setempat harus membayar harga sangat mahal?

23 jam11 menit VOAIndonesia