JPNN.

Dari Maroko sampai Kuwait, Dunia Arab Mengutuk Hubungan Intim Israel-UEA

JPNN.com, KUWAIT CITY - Keputusan Uni Emirat Arab (UEA) menjalin hubungan diplomatik dengan Israel mendapat kecaman dari negara-negara Arab. Kelompok politik dari Maroko hingga Kuwait pada Jumat (14/8) mengutuk hubungan terlarang itu.

28 menit Jpnn

JPNN.

Hadiah Khusus Dari Shin Tae Yong Untuk Para Pemain Timnas U-19

JPNN.com, JAKARTA - Manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae Yong memberi hadiah khusus bagi para pemain timnas U-19, setelah mengikuti rangkaian kegiatan pemusatan latihan (TC) di Jakarta, Jumat (7/8) lalu.

28 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Top! Tagar NUFF BRI untuk UMKM jadi Trending Topik di Twitter

JPNN.com, JAKARTA - Linimasa Twitter pada Sabtu (15/8) siang gempar. Penyebabnya adalah tagar #NUFFBRIuntukUMKM menjadi trending topic di Twitter.

28 menit Jpnn

JPNN.

Good News dari Jenderal Andika: Obat COVID-19 Racikan UNAIR Kelar, Tunggu Izin Edar

JPNN.com, JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa yang juga Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menyampaikan kabar menggembirakan.

28 menit Jpnn

JPNN.

Ferdinand Demokrat Komentari Upaya Mengintimidasi Para Pentolan KAMI

JPNN.com, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengomentari adanya upaya pihak tertentu mengintimidasi inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Prof Din Syamsuddin dan tokoh-tokoh gerakan itu.

29 menit Jpnn

JPNN.

Mumtaz Rais Berulah, Hanum Pastikan Pak Amien Rais Tak Akan Menyerah

JPNN.com, JAKARTA - Putri Ketua MPR RI 1999-2004 M Amien Rais, Hanum Salsabiela memastikan ayahnya tak akan berhenti melakukan dakwah politik.

29 menit Jpnn

JPNN.

Bamsoet Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Masamba

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Generasi Lintas Budaya, BPIP, Komunitas Gerakan Scooterist Peduli (GSP) dan Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (Gerak BS) menyalurkan bantuan Program MPR Peduli sebesar Rp 100 juta untuk korban bencana alam Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

29 menit Jpnn

JPNN.

Warning dari MS Kaban: Jangan Anggap Remeh KAMI

JPNN.com, JAKARTA - Politikus senior Malem Sambat Kaban menyatakan bahwa Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) merupakan gerakan moral komponen bangsa yang punya keprihatinan luas, besar, dan mendalam, terhadap situasi kondisi yang ada.

29 menit Jpnn

JPNN.

Datangi Kediaman Denny Cagur, Bamsoet Ajak Nge-Vlog Bareng Soal Kebangsaan

JPNN.com, JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kembali mengisi akhir pekannya mengajak para selegram dan selebritis turut andil dalam menggaungkan semangat gotong royong kebangsaan.

29 menit Jpnn

JPNN.

Xiaomi Siapkan Peluncuran Laptop Gaming untuk eSport

JPNN.com - Xiaomi diam-diam tengah mempersiapkan laptop gaming, yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

1 jam45 menit Jpnn

JPNN.

Usai Dihajar Corona, Wuhan Gelar Pameran Otomotif Terbesar

JPNN.com, WUHAN - Asosiasi Dealer Mobil Wuhan menggelar event akbar berskala internasional. Nama event itu adalah The 18th Central China International Auto Show yang telah berlangsung sejak Kamis (13/8).

1 jam45 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Menpora RI Dorong Pencak Silat Dipertandingkan di Olimpiade

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali tak henti-hentinya terus mendorong agar cabang olahraga bela diri warisan budaya bangsa Indonesia Pencak Silat dapat dipertandingkan di kancah Olimpiade. 

1 jam45 menit Jpnn

JPNN.

Pique Rela Meninggalkan Barcelona Setelah Dibantai Munchen

JPNN.com, PORTUGAL - Bek Barcelona Gerard Pique menyerukan perubahan radikal atas klubnya, setelah dihancurkan 2-8 oleh Bayern Munchen pada laga perempat final Liga Champions, Sabtu (15/8) WIB.

1 jam46 menit Jpnn

JPNN.

The Jakmania, Ada Permintaan Khusus Nih Dari Persija...

JPNN.com, JAKARTA - Persija Jakarta akan kembali berlatih, menjelang bergulirnya kompetisi Liga 1 Indonesia.

1 jam46 menit Jpnn

JPNN.

Kualifikasi Piala Dunia Ditangguhkan, Begini Rencana Shin Tae Yong

JPNN.com, JAKARTA - Pemusatan latihan (TC) tim nasional senior dihentikan sementara, setelah FIFA dan AFC menunda pelaksanaan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia sampai tahun 2021.

1 jam46 menit Jpnn

JPNN.

Soal Rencana IPO Subholding Pertamina, Sunarsip: Tidak ada yang Perlu Dikhawatirkan

JPNN.com, JAKARTA - Ekonom The Indonesia Economic Intelligence (IEI) Sunarsip menilai rencana initial public offering (IPO) subholding PT Pertamina bukanlah bentuk privatisasi BUMN.

1 jam46 menit Jpnn

JPNN.

Fadli Zon: Pidato Presiden Jokowi Soal RAPBN 2021 Kurang Realistis

JPNN.com, JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon kembali mengkritisi Presiden Jokowi.

1 jam46 menit Jpnn

JPNN.

Din Syamsuddin Beberkan Alasan Lahirnya Gerakan KAMI

JPNN.com, JAKARTA - Profesor Din Syamsuddin membeberkan alasan sedianya 150 tokoh bangsa bersepakat, membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

1 jam47 menit Jpnn

JPNN.

Tingkatkan Kualitas Para Kader, Airlangga Dirikan Golkar Institut

JPNN.com, JAKARTA - Partai Golkar tengah menyiapkan sekolah pemerintahan dan kebijakan publik atau Golkar Institut.

1 jam47 menit Jpnn

JPNN.

KAMI Hanya Ingin Meluruskan Kiblat Bangsa, Tidak Berniat Jadi Partai Politik

JPNN.com, JAKARTA - Salah satu Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsuddin menyatakan jati diri kelompoknya adalah gerakan moral rakyat dari berbagai elemen dan komponen bangsa.

1 jam47 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Hadiah Khusus Bagi Seluruh Pemain Munchen Usai Mempermalukan Barcelona

JPNN.com, PORTUGAL - Pelatih Bayern Munchen Hansi Flick memberikan hadiah khusus bagi seluruh pemain Bayern MUnchen, usai membantai Barcelona 8-2 di perempat final Liga Champions, Sabtu (15/8) dini hari.

3 jam4 menit Jpnn

JPNN.

Ini Dia Manajer Terbaik Liga Premier Musim Ini, Pasti Sudah Bisa Menebak!

JPNN.com, INGGRIS - Pelatih Liverpool Juergen Klopp dinobatkan sebagai Manajer Liga Premier Terbaik musim ini pada Sabtu (15/8).

3 jam4 menit Jpnn

JPNN.

Dortmund Tak Melepas Pemain Ini, MU Gigit Jari!

JPNN.com, JERMAN - Kepala Eksekutif Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke mengatakan, manajemen tidak akan melepas kepergian pemain sayap Jadon Sancho.

3 jam4 menit Jpnn

JPNN.

Operator Bus Menjerit: Kami Mohon, Pemerintah Perhatikan Nasib Kami Agar Bisa Hidup

JPNN.com, JAKARTA - Operator bus meminta kepada pemerintah untuk memberikan tambahan waktu relaksasi cicilan kendaraan enam bulan lagi.

3 jam5 menit Jpnn

JPNN.

Syahganda Nainggolan: KAMI Bukan Aksi Omong Kosong

JPNN.com, JAKARTA - Sekretaris Badan Pekerja Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan menyatakan, KAMI bukanlah sebuah aksi omong kosong belaka.

3 jam5 menit Jpnn