.VOA.

Pilkada Serentak Diputuskan Tetap Digelar 9 Desember

Pilkada serentak diputuskan tetap dilaksanakan pada 9 Desember, sesuai rencana semula. Keputusan ini diambil dalam rapat kerja dengan pendapat Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilihan Umum dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

51 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

Live Streaming TV Online, AC Milan vs Bologna di Bein Sports 2, Liga Italia, Akses di Sini

Berikut ini link live streaming pertandingan antara AC Milan melawan Bologna dalam laga pekan pertama Liga Italia, tayang Bein Sports 2, akses sini.

52 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Susunan Pemain AC Milan vs Bologna, Ibrahimovic Starter, Tonali Cadangan, Tayang RCTI dan Bein Sports

Berikut ini susunan pemain laga antara AC Milan melawan Bologna pada laga perdana kompetisi Liga Italia musim 2020/2021.

52 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming AC Milan vs Bologna, Panggung Pembuktian Zlatan Ibrahimovic

Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic akan menjadikan laga melawan Bologna sebagai panggung pembuktian kualitasnya.

52 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Live Streaming Wolves vs Manchester City, Debut Nathan Ake Bersama The Citizen, Live Mola TV

Bek tengah baru milik Manchester City, Nathan Ake dipastikan bermain sebagai starter dalam melakoni laga debut dalam balutan jersey The Citizen.

53 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Arsenal resmi dapatkan kiper baru asal Islandia dari Dijon

Arsenal resmi menyelesaikan transfer penjaga gawang asal Islandia Runar Alex Runarsson dari klub Ligue 1 Dijon dengan kontrak berdurasi empat tahun, kata klub Liga Inggris itu pada Selasa (22/9). The Gunners tidak ...

53 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Restoran terapung jadi ikon baru wisata kuliner Banjarmasin

Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, memiliki ikon baru wisata kuliner berupa restoran terapung di siring Sungai Martapura di depan Balai Kota Banjarmasin. Restoran terapung yang dimiliki oleh gabungan 21 koperasi di Kota ...

53 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPU Sumut minta komitmen paslon terapkan protokol kesehatan saat kampanye

ANTARA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara meminta komitmen para peserta Pilkada 2020, terkait antisipasi penyebaran COVID-19 pada masa kampanye. KPU Sumatera Utara menyiapkan pakta integritas kepada pasangan calon untuk ...

54 menit Antaranews

JPNN.

Jack Brown Belum Pernah Bermain Dalam 5 Laga Uji Coba di Kroasia, Ibunda Jack Bilang Begini

JPNN.com, JAKARTA - Timnas Indonesia U-19 telah menjalani lima laga uji coba selama di Kroasia. Dari sejumlah nama pemain, ada satu pemain yang belum pernah bermain. Dia adalah Jack Brown.

56 menit Jpnn

WOWKEREN

Mantan Bos Cube Entertainment Hong Seung Sung Bakal Debutkan Girl Grup di Bawah Label Barunya

Hong Seung Sung yang merupakan salah satu pendiri dan mantan ketua Cube Entertainment dilaporkan akan meluncurkan girl grup baru di bawah label barunya bernama S2 Entertainment.

57 menit Wowkeren

WOWKEREN

Gandeng Dewi Sandra, Bertrand Antolin Wakafkan Ribuan Alquran Bikin Terharu

Bertrand Antolin yang diketahui non muslim menjadi sorotan setelah ia mewakafkan ribuan Alquran. Tak sendirian, ia melakukan aksi amal tersebut bersama rekannya, Dewi Sandra.

57 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Kejutan, Juventus Selangkah Lagi Pulangkan Morata

Morata sempat merasakan sukses di Juventus.

57 menit Viva

Viva.co

Nathan Bocah Indonesia yang Pernah Cicipi Latihan di Akademi Tottenham

Nathan Fariel Kusuma kini bergabung di akademi Persija Jakarta U-16

57 menit Viva

Detik

Ratusan Gajah Mati Misterius di Botswana Disebabkan Keracunan Bakteri

Penyebab ratusan gajah yang mati secara misterius di Delta Okavango, Botswana, terungkap. Ratusan gajah itu mati karena keracunan bakteri.

1 jam0 menit Detik

Viva.co

4 Gaya Syahrini Liburan Romantis Mewah Bareng Reino Barack

Syahrini dan Reino Barack dikenal gemar traveling.

1 jam19 menit Viva

Detik

Jalan Panjang Jakbar Banjir 50 Cm, Lalu Lintas Kendaraan Tersendat

Wilayah DKI Jakarta diguyur hujan sejak malam tadi. Akibatnya, Jalan Panjang di Jakarta Barat (Jakbar) banjir dan lalu lintas kendaraan tersendat.

1 jam21 menit Detik

.VOA.

Masa Depan Pemberantasan Korupsi Tanpa KPK

Kinerja KPK yang tak lagi seperti harapan semula membuat sebagian orang menggagas potensi pemberantasan korupsi tanpa lembaga itu. Mungkinkah melakukan pemberantasan korupsi di luar institusi negara?

2 jam4 menit VOAIndonesia

.VOA.

Peringatan 75 Tahun PBB di Tengah Pandemi

Perserikatan Bangsa-Bangsa, badan global beranggotakan 193 negara hari Senin secara resmi memperingati hari jadinya yang ke-75 sementara pandemi global mengancam kesehatan dan keselamatan jutaan orang di seluruh dunia. Pertemuan tahunan para pemimpin dunia tahun ini di markas besar PBB di New York hampir seluruhnya dilakukan secara "virtual". Pandemi virus corona diperkirakan akan menjadi topik penting pada sidang umum PBB tahun ini yang biasanya menghadirkan pidato para kepala negara. Selain pandemi, isu lainnya juga akan menyangkut bagaimana membangun dunia pasca pandemi yang lebih baik dan lebih setara. Berbicara di ruang Sidang Umum, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menguraikan tantangan yang dihadapi dunia. "Teknologi transformatif telah membuka peluang baru, tetapi juga menjadi ancaman baru. Pandemi COVID-19 telah mengungkap kerapuhan dunia. Kita hanya bisa mengatasinya bersama-sama." Stewart Patrick, Anggota Senior di lembaga kajian Council on Foreign Relations mengatakan selama 75 tahun berdiri, PBB telah sukses sebagai pemelihara perdamaian dan memberikan bantuan kemanusiaan. "Saya merujuk pada pemeliharaan perdamaian PBB sebagai salah satu pencapaian penting dari apa yang telah dilakukan PBB, meskipun tidak sempurna, namun setidaknya bisa dibanggakan," kata Stewart Patrick. Meski demikian peningkatan gesekan geopolitik juga telah melumpuhkan Dewan Keamanan PBB. Pandemi virus corona telah memperjelas dinamika ini, terutama sikap unilateralisme AS dan persaingan yang semakin memanas antara AS dan China. Akibatnya, banyak pekerjaan produktif PBB yang macet. "Sungguh ironis pada saat diperlukan pemikiran besar mengenai bagaimana kita membawa PBB ke dalam masalah utama abad ke-21. Ini benar-benar dihambat, sebagian besar karena ketidaksepakatan antara Amerika Serikat dan China , " tambah Stewart Patrick. [my/lt]

2 jam4 menit VOAIndonesia

TRIBUNNEWS

Mario Agustinus Lalumedja: Jadi Pelatih itu Pekerjaan yang Menyenangkan

Nama lengkapnya Mario Agustinus Lalumedja, kesehariannya adalah sebagai pelatih sekolah sepak bola Indonesia Muda Jakarta Utara.

2 jam4 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Bantaran Sungai Ciliwung di Jakarta Timur Diminta Waspada

Warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung, Jakarta Timur diminta waspada banjir kiriman seiring Bendung Katulampa Bogor kini bestatus Siaga 1.

2 jam4 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kemendikbud Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran Bantuan Subsidi Kuota Internet

Apabila terdapat indikasi penyimpangan, masyarakat dapat melaporkannya kepada Kemendikbud

2 jam4 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sudirman Ungkap Dua Alasan Mengapa Terima Tawaran Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta

Persija Jakarta akan ditangani pelatih baru dilanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2020.

2 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Balitbanghub Gandeng Universitas Negeri, Upayakan Pemulihan Bisnis Angkutan Perkeretaapian

Adanya pengendalian aktivitas masyarakat saat Covid-19 berdampak signifikan terhadap kelangsungan bisnis angkutan jalan dan perkeretaapian

2 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Karam Sejak 77 Tahun Lalu, Bangkai Kapal Selam USS Grenadier Ditemukan di Selat Malaka

Kapal yang diyakini sebagai USS Grenadier itu ditemukan pada Oktober 2019 oleh penyelam Jean Luc Rivoire, Lance Horowitz, Benoit Laborie

2 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Menparekraf Minta Hotel Tempat Isolasi Mandiri Ikuti Asesmen Kemenkes

Kemenparekraf akan menyiapkan dan menanggung biaya akomodasi berupa minimal hotel sekelas atau setara bintang 3,termasuk konsumsi serta layanan binatu

2 jam5 menit Tribunnews