PSBB Baru Dicabut, Ridwan Kamil Ungkap Laju Penularan Corona di Jabar Kembali Meningkat

Ridwan Kamil memutuskan mencabut pelaksanaan PSBB skala provinsi pada Jumat (26/6) pekan lalu. Namun sepekan setelah dicabut Ridwan mendapati ada lonjakan kasus positif.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Kesedihan Kapten Liverpool Usai Dibantai Manchester City 0-4

"Kami tidak akan mencari-cari alasan. Kami sangat kecewa."

7 jam10 menit Viva

Viva.co

Salam Perpisahan Leroy Sane untuk Pep Guardiola

Leroy Sane resmi hijrah ke Bayern Munich

7 jam10 menit Viva

Viva.co

Arsenal Mau Colongan di Tengah Rasa Frustrasi Griezmann

Arsenal coba merayu Griezmann tinggalkan Barcelona.

7 jam11 menit Viva

Viva.co

Fajar Alfian Genit ke Maharatu Bulutangkis Dunia, Netizen: Pepet Terus

Komentar Fajar Alfian di IG Carolina Marin disoroti warganet.

7 jam11 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Saat Ahok Mantap Ingin Cerai, Veronica Tan Malah Minta Rujuk

Ahok memutuskan cerai saat berada di dalam penjara Mako Brimob.

7 jam11 menit Viva

Viva.co

Ahok Masih Simpan Bukti Perselingkuhan Veronica Tan

Ahok: Saya sakit sekali saat tahu kamu pergi berdua ke Singapura.

7 jam11 menit Viva

Viva.co

Curhat Kwon Mina, Dibully Member AOA Hingga Nyaris Bunuh Diri

Kwon Mina mengaku dibully 10 tahun hingga depresi dan menenggak obat

7 jam12 menit Viva

Viva.co

Ahok Sempat Berpikir Kalau Cerai Secara Politik Segalanya Hancur

Ahok mengaku dapat serangan dari orang-orang yang mendukung istrinya.

7 jam12 menit Viva

Viva.co

BI Beberkan Alasan RI Bisa Bertahan dari Bencana Resesi Ekonomi 

Sejumlah indikator perdagangan dan ekspektasi konsumen cukup tinggi.

7 jam12 menit Viva

Viva.co

Menteri Edhy Cabut Larangan Penangkapan Benih Lobster

Lobster salah satu potensi mendukung perekonomian negara.

7 jam13 menit Viva

Viva.co

Tampik Isu Pengawasan Bank Balik ke BI, Kemenkeu: Itu Bauran Kebijakan

Presiden Jokowi diisukan ingin kembalikan pengawasan bank OJK ke BI.

7 jam13 menit Viva

Viva.co

Dua Kubu Berseteru Fatah dan Hamas Siap Bersatu Lawan Israel

Kedua faksi Palestina ini telah terpecah sejak tahun 2006.

7 jam13 menit Viva

Viva.co

Update Corona Indonesia 3 Juli 2020: Kasus Positif Capai 60.695 Orang

Ada penambahan kasus baru sebanyak 1.301 kasus.

7 jam13 menit Viva

Viva.co

Niat Indehoi, Sepasang Kekasih Malah Ditangkap Polisi

Sepasang kekasih itu berencana mengonsumsi narkoba lalu indehoi.

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Update Corona Nasional Masih Tinggi, Jubir COVID-19 Ungkap Alasannya

Lima provinsi di tanah air mencatatkan pertambahan kasus tertinggi

7 jam14 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Cek Fakta: Istilah Kadrun Berasal dari PKI

Narasi lainnya; kadrun sekarang digunakan untuk ejek umat Islam.

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Sempat Minta Veronica Tan Kembali, Ahok: Saya Harus Merendahkan Diri

Ahok menceritakan masa lalunya saat ingin bercerai dengan Veronica Tan

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Waspada, Reproduksi COVID-19 di Jawa Barat Naik

Angka kenaikan indeks COVID-19 di Jawa Barat mencapai 1,1.

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Salip Ekuador, Indonesia Naik ke Posisi 28 Kasus Corona di Dunia

Sebelumnya Indonesia berada di urutan 29 kasus Corona di dunia.

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Ada 5000 Voucher Gratis Indomaret Rp2 Juta? Cek Dulu Faktanya

Postingan soal Indomaret itu sempat beredar luas di Whatsapp

7 jam14 menit Viva

Viva.co

Pengakuan Mantan Pegawai Starbucks yang Intip Payudara Konsumen

Pelaku mengaku mengenal korban

7 jam15 menit Viva

Viva.co

Kasus Sembuh COVID-19 di Tanah Air Capai 42 Persen

Hari ini ada 901 pasien sembuh COVID-19.

7 jam15 menit Viva

Viva.co

Polisi Tangkap Penyebar Hoax Ajakan Penarikan Dana di Bank

Pelaku membagikan berita bohong melalui media sosial

7 jam15 menit Viva

Viva.co

Polisi Panggil Wanita yang Diduga Diintip Mantan Pegawai Starbucks

Korban dipanggil untuk diminta klarifikasi.

7 jam15 menit Viva

Viva.co

Pendapatan Anjlok, Banyak Rumah Sakit Terancam Bangkrut Akibat Pandemi

Beban operasional rumah sakit juga semakin tinggi.

7 jam15 menit Viva