BREAKING: Kasus Corona Bertambah Jadi 2.092, Angka Kematian RI Salip Korea Selatan

Angka kematian Covid-19 di Indonesia yang telah mencapai 191 orang kini telah menyalip Korea Selatan. Padahal, jumlah kasus corona di Korsel jauh lebih tinggi dibanding Indonesia, yakni 10.156 kasus.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Nikita Mirzani Ngamuk Foto Anak Masuk Akun Jual Beli Bayi, Siap Lapor Polisi

Belum lama ini, Nikita Mirzani meluapkan amarah karena foto sang anak dicatut oleh akun jual beli bayi. Nikita pun mengancam akan melaporkan pelaku ke polisi.

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sang Ayah Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung, Jimin AOA Banjir Ucapan Belasungkawa

Kabar meninggalnya ayah Jimin ini rupanya turut membuat publik terkejut. Banyak netizen mengucapkan belasungkawa serta memberikan semangat untuk idol yang memulai karirnya pada 2012 itu.

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Hwasa Ungkap Kadang Merasa Lelah Tampil Di Atas Panggung, Ternyata Gara-gara Ini

Sebagai bagian dari promosinya untuk 'Golden Peak Coca Cola', Hwasa melakukan wawancara bergaya carpool. Dalam wawancar tersebut, terungkap bahwa Hwasa kadang-kadang merasa itu terlalu melelahkan untu

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Rating 'The World of Married' Cetak Rekor, Netizen Antusias Kim Hee Ae Mulai Balas Dendam

'The World of the Married' tercatat mengalami kenaikan rating hingga mengalahkan 'Hyena' yang ditayangkan oleh TV publik SBS dan sudah lebih dulu tayang menghibur penonton.

4 jam10 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Sempat Dibully di Medsos, Pasien Corona di Kaltim Ini Bagikan Kunci Kesembuhannya

Pasien di Balikpapan, Kalimantan Timur, yang kini telah dinyatakan negatif virus corona (Covid-19) mengaku sempat mendapat perlakuan diskriminatif. Meski begitu, ia membagikan kunci kesembuhan bagi pa

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tembus Dua Ribu Kasus, Virus Corona Tanpa Gejala Jadi Ancaman Baru Di Indonesia

Kasus COVID-19 telah menembus 2.000 orang, virus corona tanpa menunjukkan gejala dan keluhan sama sekali menjadi ancaman baru yang patut diwaspadai di Indonesia.

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Luhut Sebut Corona Tak Tahan Cuaca Panas di Indonesia, Begini Hasil Analisis BMKG

Kajian tersebut melibatkan 11 Doktor di Bidang Meteorologi, Klimatologi dan Matematika, serta didukung oleh Guru Besar dan Doktor dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Univers

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Langkah Santai Hadapi Corona Jadi Sorotan Dunia, Swedia Angkat Bicara

Sebagai negara dengan tingkat kemakmuran yang tinggi, Swedia disebut-sebut justru sedang mempertaruhkan nyawa warganya akibat langkah lunak yang diambil dalam menghadapi corona.

4 jam10 menit Wowkeren

WOWKEREN

Inikah Alasan NCT 127 Tak Jalani Isolasi Diri Usai Kembali dari Amerika?

Sebuah postingan di situs Pann membicarakan alasan para member NCT 127 tak melakukan isolasi diri usai kembali dari Amerika Serikat padahal penyebaran wabah virus Corona kini telah begitu parah di neg

4 jam11 menit Wowkeren

Viva.co

Cetak 2 Gol, Marcos Llorente Beri Nama Anjingnya Anfield

Atletico Madrid singkirkan Liverpool di Liga Champions

4 jam11 menit Viva

Viva.co

Wakil Jaksa Agung Arminsyah Meninggal Kecelakaan di Tol Cibubur

Mobil kecelakaan dan terbakar di Tol Cibubur.

4 jam11 menit Viva

Viva.co

Kabar Gembira, Kini Ada 150 Orang Indonesia Kebal Virus Corona

Mereka tak akan menularkan lagi virus corona.

4 jam11 menit Viva

Viva.co

Kronologi Kecelakaan Tragis Wakil Jaksa Agung Arminsyah di Tol Cibubur

Mobil menabrak pembatas jalan dan hancur serta terbakar.

4 jam11 menit Viva

Viva.co

Wabah Corona COVID-19, BMKG: Indonesia 'Tertolong' Cuaca dan Iklim

Penyebaran di Indonesia lebih ke faktor mobilitas yang tinggi.

4 jam11 menit Viva

Detik

Sebaran Pasien Virus Corona di Indonesia, 150 Sembuh, 191 Meninggal

Pemerintah mengumumkan jumlah kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia pada Sabtu (4/4/2020) sebanyak 2.092 kasus, 150 sembuh, 191 pasien meninggal.

4 jam11 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Sudah 191 Pasien Meninggal, Tingkat Kematian Corona Indonesia 9,13 Persen

Sebanyak 191 pasien dari 2.092 kasus positif virus corona meninggal dunia. Artinya tingkat kematian corona di Indonesia ada di angka 9,13 persen.

4 jam11 menit Detik

Detik

Sebaran 106 Kasus Baru Positif Corona di Indonesia 4 April

Juru bicara pemerintah untuk penanangan virus corona COVID-19, Achmad Yurianto, mengumumkan jumlah kasus corona di Indonesia bertambah menjadi total 2.092.

4 jam11 menit Detik

Detik

Gugus Tugas Imbau Masyarakat Pakai Masker Kain untuk Cegah Virus Corona

Masker jadi salah satu alat pelindung yang sering dipakai untuk cegah virus corona. BNPB menyarankan orang-orang memakai masker kain saat keluar rumah.

4 jam11 menit Detik

Detik

Foto: Seniman Kontroversial yang Melukis Menggunakan Payudara & Alat Kelamin

Seniman ini jadi kontroversi setelah membuat lukisan menggunakan bagian tubuhnya. Ia melukis menggunakan payudara dan alat kelaminnya.

4 jam11 menit Detik

Detik

Bayar Full Gaji, Suzuki: Memang Itu Hak Mereka

PT Suzuki Indomobil Motor dan PT Suzuki Indomobil Sales mengumumkan, akan menghentikan sementara produksi mereka di Indonesia pada 13-24 April 2020.

4 jam11 menit Detik

Detik

Konsep Final Four Berpotensi Diterapkan di Liga Champions Musim Ini

Krisis corona bikin jadwal sepakbola Eropa serba tak menentu. Jika waktunya sungguh terbatas, kemungkinan konsep final four akan diterapkan di Liga Champions.

4 jam12 menit Detik

Detik

Shopee Liga 1 Forje Majeure, Situasi yang Berat untuk Bek Persib Ini

Shopee Liga 1 2020 dalam status force majeure. Bek Persib Bandung, Supardi Nasir, mengaku dalam kondisi yang sulit akibat situasi itu.

4 jam12 menit Detik

Detik

Lihat Lagi Momen Keceriaan Sementara Barcelona Hajar AS Roma

Barcelona menghajar AS Roma di leg I perempatfinal Liga Champions 2017/2018. Los Cules memang menang besar, tapi kegembiraan itu cuma sementara.

4 jam12 menit Detik

Detik

Gegara Prostitusi Online, Luna Maya Sempat Ditawar Rp 200 Juta

Fenomena beberapa publik figur yang ditawar oknum hidung belang sempat dialami Luna Maya.

4 jam12 menit Detik

Detik

'Men in Black 3' hingga 'Overdrive' di Bioskop Trans TV Malam Ini

Malam minggu tiba! Trans TV punya tontonan seru yang bisa disaksikan di malam minggu ini.

4 jam12 menit Detik