Jelang Konser Raisa di GBK, Hamish Daud Beri Dukungan Romantis Ini

Raisa akan menggelar konser tunggal di Stadion Utama Gelora Bung Karno di tahun 2020 mendatang. Hamish Daud pun turut bangga terhadap sang istri dan memberikan dukungan.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Lucinta Luna Mantap Nikah Dengan Abas Februari 2020, Ungkap Keinginan Didandani Ala Wanita India

Lucinta Luna menegaskan bahwa dirinya sudah tobat berganti-ganti pasangan dan menetapkan Abas sebagai pendamping hidup. Menggelar pernikahan dalam waktu dekat, Lucinta sudah sibuk dengan segala persia

6 jam44 menit Wowkeren

WOWKEREN

Kontras Nilai SKB Menteri Soal Radikalisme ASN Mirip Kebijakan Orde Baru

Wakil Koordinator Kontras Feri Kusuma mengatakan bahwa di masa orde baru pernah ada peraturan Mendagri 1969 yang melarang ASN untuk tidak memilih partai politik di luar Golongan Karya pada masa itu.

6 jam45 menit Wowkeren

WOWKEREN

Al Ghazali 'Langgar' Aturan Maia Soal Pacaran Islami, Aksi Masak Semur Bukti Calon Suami Idaman?

Al Ghazali sempat diingatkan agar pacaran lebih tertutup seperti El Rumi oleh sang ibunda, Maia, namun memilih tetap pamer kemesraan dengan Alyssa. Setelah dikabarkan balikan, Al kini mencoba membangu

6 jam45 menit Wowkeren

WOWKEREN

Eun Ji A Pink Nangis Saat Nonton Penampilan AOA di 'Queendom', Mengapa?

Dalam sebuah acara radio, Eun Ji mengaku bahwa dirinya sempat menangis ketika menonton pertunjukan AOA di acara 'Queendom'. Apa kira-kira yang membuat member A pink itu menangis?

6 jam45 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Digugat Atas Kasus Blokir Internet Papua, Jokowi Mangkir Di Sidang Perdana

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menggelar sidang perdana atas kasus gugatan pemblokiran internet di wilayah Papua dan Papua Barat, Presiden Joko Widodo mangkir.

6 jam45 menit Wowkeren

Viva.co

Fakta Final SEA Games, Ratu-ratu Bulutangkis Thailand Vs Tim Putri RI

Thailand juara bertahan 2 kali beruntun.

6 jam45 menit Viva

Viva.co

Gregoria Mariska Dilibas Ratu Bulutangkis Thailand di Final SEA Games

Thailand unggul sementara 1-0 dari RI.

6 jam45 menit Viva

Viva.co

Nge-fans Berat, Chanyeol EXO Akhirnya Ketemu Ryan Reynolds

Chanyeol Exo pun memamerkan foto barang Ryan Reynolds di Instagram.

6 jam45 menit Viva

Viva.co

Sampoerna Retail Community Apresiasi UKM Lewat Festival SRC Indonesia

Festival SRC Indonesia berlangsung pada 17 November – 8 Desember 2019.

6 jam46 menit Viva

Viva.co

Kapolda: Granat Asap Meledak di Monas Bisa Saja Punya Polisi

Sebab granat asap ini memang masuk kategori yang dimiliki polisi.

6 jam46 menit Viva

Viva.co

Dua Korban Ledakan di Monas Dilarikan ke RS Gatot Soebroto

Korban mengalami luka di bagian tangan dan paha

6 jam46 menit Viva

Detik

Picu Ledakan di Monas, Apa Kandungan Granat Asap?

Ledakan terjadi di Monas memakan 2 korban. Sumber ledakan disebut berasal dari granat asap.

6 jam46 menit Detik

Detik

Granat Asap Meledak di Monas, Begini Dampaknya hingga Bisa Merusak Tubuh

Ledakan granat asap terjadi di kawasan Monas dan menyebabkan korban berjatuhan. Sebenarnya, bagaimana dampak yang terjadi pada tubuh akibat ledakan itu?

6 jam46 menit Detik

Detik

Pengakuan Seorang Wanita yang Menyesal Jadi Pria Transgender

Seorang wanita bernama Debbie Karemer membagikan cerita penyesalannya yang berubah menjadi pria transgender 17 tahun silam. Kini dia menyesal.

6 jam46 menit Detik

Detik

Bukan di Eropa, Pegunungan Salju Cantik Ini Ada di India

Pegunungan salju identik dengan Eropa. Namun jangan salah, di India juga ada pegunungan salju yang tak kalah cantiknya. Inilah Pegunungan Kashmir!

6 jam47 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ada Ledakan, Wisata Monas Tutup Sementara

DKI Jakarta dibuat heboh dengan ledakan di Monas, Selasa (3/12/2019) pagi. Wisata Monas pun ditutup sementara.

6 jam47 menit Detik

Detik

Bukit Eksotis di Tanah Sumba

Tanah Sumba memang eksotis. Traveler bisa berkunjung ke Bukit Tanarara untuk melihat keeksotisan Sumba yang sebenarnya.

6 jam47 menit Detik

ANTARA NEWS

Saksi utama ledakan Monas adalah korban

Polda Metro Jaya menyebutkan korban dugaan ledakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa pagi, merupakan saksi utama kejadian itu.   "Tapi seperti yang kita ketahui, yang bersangkutan masih dalam ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bursa Saham Hong Kong jatuh, Indeks Hang Seng anjlok 128,75 poin

Bursa Saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Selasa pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) kehilangan 128,75 poin atau 0,49 persen, menjadi diperdagangkan di 26.315,97 poin. Indeks Hang Seng naik 98,23 poin atau ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Berkomitmen jaga bumi, Wakil Ketua DPR ikuti COP 25 di Madrid

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar akan menghadiri Conference of the Parties (COP 25) di Madrid, Spanyol dengan komitmen Indonesia mendukung upaya menjaga bumi dari perubahan iklim dan mendorong dunia untuk bersama-sama menjaga ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ledakan di Monas, polisi lakukan olah TKP

Anggota Gegana Brimob Polri melakukan pemeriksaan TKP ledakan di kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pras .

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Lalu lintas di sekitar TKP ledakan Monas lancar

Arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara pukul 09.40 WIB di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di dalam kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa pagi, terpantau lancar. Lokasi kejadian tepat di seberang ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dampak kerusakan air laut pasang di Kabupaten Buru ditinjau BPBD

Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru, Provinsi Maluku menerjunkan tim untuk meninjau dan mengkaji dampak kerusakan akibat banjir rob (air laut pasang) yang melanda Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, pada Senin ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK panggil enam saksi suap eks pejabat Pertamina Energy Services

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa memanggil enam saksi dalam penyidikan kasus suap terkait dengan perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services (PES) Pte. Ltd. Enam saksi itu diagendakan ...

7 jam11 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jokowi teken Perpres Percepatan Pembangunan Kawasan Gerbangkertosusila

Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan pembangunan ekonomi pada Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya-Sidoarjo–Lamongan ...

7 jam11 menit Antaranews