Barbie Kumalasari Sebut Galih Dijebak oleh Rey Utami, Akui Minta Vlog 'Ikan Asin' Dihapus Sejak Awal

Galih Ginanjar bersama Rey Utami dan Pablo Benua telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut atas kasus vlog 'ikan asin'.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

PSS Vs Persebaya, Pengamanan Berlapis meski Bonek Tak Dijatah Tiket

Jumlah personel keamanan mencapai 1.200 orang.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Manuver Barcelona Datangkan Striker Muda Inggris Bikin Kesal

Barcelona membajak Louie Barry dari West Bromwich Albion.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Napoli dan Real Madrid Sama-sama Keras Kepala soal James Rodriguez

Napoli dan Real Madrid tak mau mengalah terkait sistem pembayaran.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Curhat Menyedihkan Pembalap Oneprix saat Kemalingan di Bandara Soetta

Sebelum tampil gemilang di Oneprix 2019.

11 jam9 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua Akhirnya Masuk Tahanan

Mereka ditahan karena diduga menghina Fairuz A Rafiq.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

10 Pesawat Paling Tangguh Dalam Perang Dunia I

Identik dengan baling-baling di depan.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Pelabuhan Marunda Mandek, Komisi V DPR Sebut Negara Bisa Rugi

Potential loss bagi negara dinilai besar.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Destry Damayanti, dari Ekonom Kini Deputi Gubernur Senior BI

DPR memutuskan Destry gantikan Mirza Adityaswara.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

Candaan Kepala BNPB soal Pengganti Sutopo: Wartawan Boleh Daftar

Dua nama sudah disiapkan sebagai pengganti Sutopo.

11 jam9 menit Viva

Viva.co

KPK Geledah Beberapa Lokasi di Jatim pada Kasus Ketua DPRD Tulungagung

KPK menggeledah sejumlah tempat di Jatim dua hari berturut-turut.

11 jam9 menit Viva

Detik

Ketiak Hitam Pertanda Iritasi Kronis, Ini Saran Dokter untuk Mengatasinya

Banyak perempuan menghindari deodoran karena bisa bikin kulit ketiak menghitam. Ternyata ketiak hitam adalah tanda bahwa kulit mengalami iritasi kronis.

11 jam9 menit Detik

Detik

Orang-orang dengan Kondisi Ini Tak Disarankan Tidur dengan Mulut Diplester

Meski para ahli telah menyatakan tidur dengan mulut diplester tidak memiliki bahaya tertentu, ada sebagian besar orang yang akan berisiko saat mencobanya.

11 jam9 menit Detik

Detik

Fakta-fakta Lucas NCT, Artis Korea yang Jadi Bintang Iklan Kopi Indonesia

Lucas yang tergabung dalam boyband NCT tampil dalam sebuah iklan kopi Indonesia. Kehadirannya dalam iklan itu pun tentu bikin heboh para NCTzen Indonesia.

11 jam9 menit Detik

Detik

Tips Memilih Deodoran untuk Kulit Ketiak yang Sensitif

Anda yang memiliki kulit sensitif akan membutuhkan deodoran dengan formulasi khusus agar terhindar dari rasa gatal, terbakar, kemerahan dan iritasi.

11 jam9 menit Detik

Detik

Lebih Sehat, Yuk Bikin Sendiri 5 Camilan Hits yang Mudah Dibuat Ini

Camilan ini juga lagi hits dan pas disajikan bersama keluarga saat siang maupun sore hari. Wah, ada apa saja ya? Yuk intip selengkapnya di bawah ini.

11 jam9 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Saat Jokowi Menyusuri Gua Batu Cermin

Presiden Joko Widodo mengunjungi Gua Cermin di Labuan Bajo, NTT. Kawasan wisata ini akan dikembangkan dan memiliki Kampung Festival Labuan Bajo (Kafela).

11 jam10 menit Detik

Detik

My Trip My Adventure: Mencari Kampung Wunga di Sumba

My Trip My Adventure kali ini bertualang di Sumba Timur. Mereka mencari Kampung Wunga yang jadi tanah kelahiran orang Sumba

11 jam10 menit Detik

Detik

Santap Asyik Ditemani Pesona Gunung Inerie

Surga dunia! Di restoran yang ada di Ngada, NTT ini, pengunjung bisa menikmati hidangan sambil menatap Gunung Inerie yang luar biasa indah. Seperti apa?

11 jam10 menit Detik

Detik

Foto: Kota Paling Bersalju di Jepang

Menyebut salju di Jepang identik dengan Hokkaido di Sapporo. Cuma jangan salah, salju paling banyak di Jepang justru ada di kota ini.

11 jam10 menit Detik

Detik

Mitsubishi Outlander PHEV Juga Bisa Jadi Powerbank

Mobil berjenis Plug-in hybrid bukan kendaraan biasa. Mobil juga bisa digunakan sebagai powerbank yang menyalurkan tenaga listrik.

11 jam10 menit Detik

Detik

Waspada Penipuan saat Memasang Jok Mobil

Pemasangan jok mobil pun tak luput dari penipuan. Masih banyak para pembuat jok mobil nakal yang mengakalinya.

11 jam10 menit Detik

Detik

Xavi: Neymar Kembali ke Barcelona Sangat Sulit, tapi...

Xavi Hernandez menanggapi isu kembalinya Neymar ke Barcelona. Menurut Xavi, transfer ini sulit diwujudkan tapi bukannya tidak mungkin terjadi.

11 jam39 menit Detik

Detik

Soal James Rodriguez, Napoli Takkan Tunduk dengan Tuntutan Tak Adil Madrid

Napoli serius meminati James Rodriguez dan tak bertepuk sebelah tangan. Tapi Real Madrid disebut Napoli terlalu rumit untuk diajak bersepakat.

11 jam39 menit Detik

Detik

Liverpool Tak Akan Sibuk di Bursa Musim Panas

Juergen Klopp mengungkapkan bahwa Liverpool tak akan terlalu sibuk di bursa transfer musim panas ini. Ia merasa sudah puas dengan skuat yang dimiliki The Reds.

11 jam39 menit Detik

Detik

Inter Incar Rebic Jika Tak Kunjung Dapatkan Lukaku

Inter Milan tak kunjung sepakat dengan Manchester United terkait transfer Romelu Lukaku. Hal ini membuat Si Ular bakal mengalihkan target ke Ante Rebic.

11 jam39 menit Detik