Tanggapan Sulli Soal Kontroversi Tanpa Bra di 'Night Of Hate Comments' Bikin Terkejut

'Night of Hate Comments' merupakan program dimana para selebriti akan menghadapi komentar jahat langsung dan membacanya di studio syuting. Program ini tayang mulai 21 Juni mendatang.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Aaliyah Massaid Rilis Video Klip 'Ulangi', Dul Jaelani Beri Pujian Setinggi Langit

Dalam perilisan video klip 'Ulangi', Aaliyah Massaid menjelaskan proses pembuatan lagu terbarunya. Dul Jaelani pun mengungkapkan kekagumannya terhadap Aaliyah.

15 jam35 menit Wowkeren

WOWKEREN

Karyawan Ini Dipecat Usai Balas Pesan Bos Pakai Emoji 'OK', Netter: Syukurin!

Seorang karyawan wanita di Changsa, Yunan, Tiongkok, dipecat dengan alasan kurang disiplin usai membalas pesan manajernya menggunakan sebuah emoji 'OK'. Kejadian itu lantas menjadi viral.

15 jam35 menit Wowkeren

WOWKEREN

Syuting 'Bond 25' Bermasalah Gara-Gara Sutradara Kecanduan Game

Hal ini tentunya menambah daftar panjang beragam masalah yang dialami 'Bond 25' selama proses syuting, termasuk ketika Daniel Craig mengalami cedera pergelangan kaki.

15 jam36 menit Wowkeren

WOWKEREN

Jang Jae In Sudah Maafkan Nam Tae Hyun Usai Diselingkuhi, Akui Bakal Saling Dukung

Nam Tae Hyun sebelumnya sudah merilis permintaan maaf resmi kepada publik atas perbuatannya menyelingkuhi Jang Jae In. Ia bertekad untuk menebus semua kesalahannya.

15 jam36 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Kadernya Kepergok Main Game Saat Rapat Paripurna, Gerindra: Mungkin Untuk Hilangkan Jenuh

Foto seorang anggota DPRD Kabupaten Garut dari Partai Gerindra yang bermain game di tengah Rapat Paripurna viral di WhatsApp. Ketua DPC Gerindra Garut, Enan, pun mengonfirmasi identitas anggota dewan

15 jam36 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bunga Jelitha Sudah Foto Prewed, Syamsir Alam Dikira Young Lex Hingga 'Pacar Cantik' Lucinta Luna

Foto prewedding Bunga Jelitha Ibrani dan Syamsir Alam belum lama ini beredar di media sosial. Akan tetapi, banyak netter yang salah kira saat melihat sosok Syamsir di foto berikut ini.

15 jam36 menit Wowkeren

Viva.co

Eks Kapten Persis dan Putrinya Hilang Ditelan Gelombang Pantai Selatan

Pencarian dilanjutkan besok.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Timnas Futsal Indonesia Kubur Mimpi Tembus Final Piala Asia U-20

Skuat Merah Putih kerap lakukan blunder dan berbuah gol untuk lawan.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Filmkan Isu Body Shaming, Ernest Prakasa Gaet Reza Rahadian

Jessica Mila jadi pemeran utama wanitanya.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Uang Digital Facebook Libra Tidak Sah di Indonesia

Apa pun alat pembayaran di Indonesia harus tunduk pada aturan BI.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Rapat di Komisi VII, Jonan Paparkan Subsidi Listrik 2020 Bisa Turun

Asalkan ada kenaikan tarif listrik untuk golongan tertentu.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Ahli KPU Dinilai Tak Bisa Bantah Keterangan Ahli Kubu 02

Tim Prabowo mempersoalkan keamanan situng KPU.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Moeldoko: Anggota TNI Terpapar Radikalisme Buang ke Laut Saja

Hal ini bila prajurit TNI sulit direhabilitasi.

15 jam36 menit Viva

Viva.co

KPK Kembali Perpanjang Masa Penahanan Rommy

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari."

15 jam36 menit Viva

Viva.co

Korban Keracunan Diduga karena Ikan Pindang di Banten Bertambah

Warga heran pedagang ikan pindang itu sudah belasan tahun berdagang.

15 jam36 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

5 Tanda Kamu Butuh Waktu untuk Sendiri

Kamu kadang tidak menyadari apa yang tubuhmu telah isyaratkan. Berikut ini adalah lima tanda bahwa kamu sudah butuh waktu untuk sendiri.

15 jam36 menit Detik

Detik

Gaya Bella Thorne, Artis yang Sebarkan Foto Syur Akibat Diancam Hacker

Bella Thorne sedang menjadi perbincangan menyusul aksi nekatnya menyebarkan foto telanjangnya sendiri karena diancam hacker. Seperti apa gayanya?

15 jam36 menit Detik

Detik

Lomba Balap Jukung Curi Perhatian di Festival Isen Mulang 2019

Lomba Jukung digelar di bantaran Sungai Kahayan, tepatnya di sekitar Jembatan Kahayan.

15 jam36 menit Detik

Detik

Ducati Siapkan New Streetfighter Gahar!

Kabar baru mengatakan Ducati tengah mempersiapkan model terbaru yang tidak kalah menawarkan performa terbaik.

15 jam36 menit Detik

Detik

Motor dengan Kapasitas Mesin Terbesar di Dunia Ini Laku!

Kalau ada detikers yang menginginkan motor bongsor ini, harus bisa dipastikan harus memiliki kelapangan dada.

15 jam36 menit Detik

Detik

Unggul Jauh dari Rival-rivalnya, Marquez: Persaingan Belum Selesai

Marc Marquez amat nyaman memuncaki klasemen usai menjuarai MotoGP Catalunya. Meski unggul jauh dari para rivalnya, Marquez berkukuh persaingan gelar belum usai.

15 jam36 menit Detik

Detik

Persela Terpuruk, Persija Bisa Raih Kemenangan Pertama?

Juara bertahan Persija Jakarta masih memburu kemenangan pertama di Liga 1 2019. Tren buruk Persela Lamongan menjadi kesempatan emas bagi Persija.

15 jam36 menit Detik

Detik

Timnas Indonesia Kalah dari Afganistan di Semifinal Piala Asia Futsal U-20

Timnas Futsal Indonesia gagal ke final Piala Asia U-20. Tim Merah Putih kalah 3-4 dari Afganistan dalam laga semifinal yang sengit hingga babak tambahan.

15 jam37 menit Detik

Detik

Rilis Single 'Ulangi', Aaliyah Masaid Ngaku Deg-degan

Putri Diva Pop Reza Artamevia, Aaliyah Massaid akhirnya mengeluarkan single perdananya berjudul 'Ulangi'.

15 jam37 menit Detik

Detik

Dul Disebut Minggat 5 Tahun dari Rumah Ahmad Dhani, Ini Kata Al Ghazali

Ada kabar Dul Jaelani lima tahun minggat ke rumah Maia Estianty. Namun hal itu dibantah oleh kaka Dul, Al Ghazali.

15 jam37 menit Detik