Gisel Tetap Tunjukan Kekompakan Bersama Gading di Tengah Kabar Hubungan dengan Wijaya Saputra

Meski telah bercerai, Gisel dan Gading Marten kompak mengenakan busana yang sama saat menghadiri acara presentasi Gempita, putri semata wayang mereka.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Seungri Diduga 'Jual' Wanita untuk Puaskan Rekan Bisnis dari Jepang dan Gelapkan Pajak

Seorang sumber mengungkapkan kalau Seungri juga menawarkan wanita-wanita Korea untuk menghibur rekan bisnisnya dari Jepang.

12 jam2 menit Wowkeren

WOWKEREN

Safeea Putri Mulan Pernah Tabok-Jambak Anak Meisya Siregar, Dhani Dikritik Wariskan Sifat Kasar

Tingkah polah Safeea ketika bertengkar dengan anak Meisya, Louisa, beberapa tahun lalu kembali jadi sorotan.

12 jam2 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mahfud MD Soal Kasus Rommy: Tak Mungkin Operasi Prabowo Maupun Permainan Jokowi

Mahfud meminta agar tidak ada spekulasi yang mengaitkan penangkapan Rommy dengan Pilpres.

12 jam2 menit Wowkeren

WOWKEREN

Foto Lawas Luna Maya Imut Berkacamata Memukau, Syahrini Jadul Diledek Norak Dangdutan

Penampilan Luna Maya dan Syahrini di masa lalu ternyata memperlihatkan selera fashion berbeda. Seperti apa?

12 jam2 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Boy William Ikut Geram Aksi Teror Masjid Selandia Baru, Beri Makian Untuk Si Pelaku

Boy William mengunggah foto salah satu pelaku penembakan di dua masjid Selandia Baru lewat Instagram pribadinya.

12 jam2 menit Wowkeren

Viva.co

Jadwal Siaran Langsung Sepakbola 16 Maret 2019: Ada Laga MU & ManCity

Duel Piala Presiden 2019 berlangsung petang nanti.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

5 Fakta Menarik Jelang Perempatfinal Piala FA: MU VS Wolverhampton

Manchester United akan bertandang ke Molineux, Minggu dini hari nanti.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

Del Piero Terpikat Keindahan Pantai Bali dan Sambutan Fans

Legenda sepakbola Italia tersebut menjadi duta trofi Liga Champions.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

6 Duel Seru One Pride Sabtu 16 Maret 2019

Bukan lima, tapi enam laga yang disiarkan malam nanti.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

GP Australia, Lewis Hamilton Raih Pole Position

Valtteri Bottas berada di posisi dua

12 jam2 menit Viva

Viva.co

Keluarga Bantah Kabar WNI Korban Penembakan Selandia Baru Meninggal

Zulfirman tengah menjalani operasi kedua.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

Luhut Minta Video Penembakan di Selandia Baru Tak Disebarkan

RI mengutuk keras aksi penembakan itu.

12 jam2 menit Viva

Viva.co

Kue Lumpur Tuban, Jajanan Tradisonal Bercitarasa Internasional

Bahannya terigu, gula, garam, telur ayam kampung dan bumbu rahasia.

12 jam3 menit Viva

Viva.co

WNI Korban Penembakan Selandia Baru Masuk 100 Besar Kurator Indonesia

Bakat seninya terlihat sejak kecil.

12 jam3 menit Viva

Viva.co

BPN: Aksi Teror di Selandia Baru Lukai Rasa Kemanusiaan

BPN menyatakan duka cita mendalam atas kejadian itu.

12 jam3 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Berbagai Pertimbangan Sebelum Pasang Kaki Prostetik

Anggota tubuh yang diamputasi sebagian besar membutuhkan prostetik untuk tetap beraktivitas. Hampir semua jenis amputasi bisa menggunakan prostetik.

12 jam3 menit Detik

Detik

Daftar Harga Operasi Plastik di Korea Selatan, Mulai dari Rp 18 Juta

Korea Selatan identik dengan operasi plastiknya. Untuk kisaran operasi plastik di Korea Selatan, inilah daftar harganya.

12 jam3 menit Detik

Detik

Wisata Kuliner ala 'Neraka' di Jepang

Beppu di Jepang dikenal akan pemandian air panasnya. Traveler pun bisa wisata kuliner dengan tema Hell Steam atau memasak ala 'neraka.'

12 jam3 menit Detik

Detik

Polisi Harap Pengendara yang Unboxing Motor kalau Ditilang Sadar

Belakangan ini marak kasus pelanggar lalu lintas yang tidak terima ditilang, lalu merusak motornya di hadapan petugas Kepolisian.

12 jam3 menit Detik

Detik

Kumpulkan Poin Olimpiade, Ganda Campuran Tak Akan Pilih-Pilih Turnamen

Pengumpulan poin menuju Olimpiade 2020 segera dimulai. Menuju Tokyo, tim ganda campuran PBSI tak akan memilih-milih turnamen untuk para pemainnya.

12 jam3 menit Detik

Detik

Klopp: Liverpool Jangan Boros, Lebih Baik Pastikan Pemain Bertahan

Juergen Klopp menegaskan Livepool tak akan belanja banyak pemain musim depan. Pria asal Jerman itu cuma mau memastikan banyak pemain yang bertahan.

12 jam3 menit Detik

Detik

Perankan Dono Era 1970-an, Aliando Dituntut Kuruskan Badan

Secara fisik, Aliando Syarief harus memiripkan dirinya dengan sosok Dono. Karena itu, ada hal yang harus ia lakukan selain dirinya diberi gigi palsu.

12 jam3 menit Detik

Detik

Jadi PSK dan Pedangdut, Atiqah Hasiholan Tampil Penuh Totalitas

Konser musikal puisi-puisi cinta yang disutradarai Agus Noor menjadi panggung kembalinya Atiqah Hasiholan ke teater.

12 jam3 menit Detik

Detik

Majelis Lucu Indonesia Lebih Sulit Main di Local Standup Day 2019

Sempat ada kabar Majelis Lucu Indonesia (MLI) tak ikut ambil bagian di Local Standup Day 2019 yang digelar di Ballroom Kuningan City, Jakarta Selatan.KK

12 jam3 menit Detik

Detik

Sah! Ryuji Utomo Resmi Mempersunting Shabrina

Pesepakbola Ryuji Utomo baru saja mempersunting kekasihnya, Shabrina Ayu, Sabtu (16/3/2019).

12 jam3 menit Detik