Dikabarkan Tak Akur dengan Robby Purba, Roy Kiyoshi Buka Suara Ungkapkan Ini ke Fans

Roy Kiyoshi membalas komentar-komentar fans yang menunjukkan dukungan padanya.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Ibnu Jamil Kepergok Main Panahan Bareng Cewek Mirip Syahrini, Siapa?

Netizen heboh menduga-duga siapakah sosok wanita modis dan seksi di samping Ibnu Jamil tersebut.

2 jam20 menit Wowkeren

Viva.co

MU Melempem di Bursa Transfer, Eks Pemainnya Ogah Nyinyir

MU baru datangkan tiga pemain baru jelang musim baru.

2 jam20 menit Viva

Viva.co

Mitra Kukar Menang, Persib 2 Kali Ditekuk Rahmad Darmawan

Rahmad Darmawan pernah juga membawa Sriwijaya FC mengalahkan Persib.

2 jam20 menit Viva

Viva.co

Suhu Panas di Korut, Kim Jong-Un Berkaos Oblong Tinjau Pabrik

Kim melepas jasnya dan memilih berkaos oblong saat kunker

2 jam20 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Mengintip Rangkaian Hari Santri Nasional yang Usung Modernisasi Islam

Menag Berharap Hari Santri Nasional Bisa Jaga Kesatuan dan NKRI

2 jam20 menit Viva

Detik

Foto: Tempat Khusus Dewasa di Filipina

Makati City Light District merupakan kawasan khusus dewasa di Filipina. Tempat ini mirip-mirip Red Light District di Amsterdam, Belanda sana.

2 jam20 menit Detik

Detik

Foto: 6 Penginapan Mewah di Dunia, Ada dari Indonesia

Salah satu hal penting dalam traveling adalah penginapan. Berikut 6 penginapan mewah dengan harga yang mahal, ada dari Indonesia.

2 jam21 menit Detik

Detik

Tempat Basah-basahan Asyik di Ciamis

Akhir pekan ini, main basah-basahan yuk ke Ciamis. Di Ciamis, kamu bisa main ke Curug Salosin yang cantik dan juga menyegarkan. Asyik nih!

2 jam21 menit Detik

Detik

Makna Kemeja Biru yang Dikenakan, Sandiaga: Simbol Pekerja

Sandiaga Uno menyebut warna biru kemejanya merupakan simbol pekerja dan lapangan kerja.

2 jam21 menit Detik

Detik

Gempa 5 SR Guncang Lombok

Gempa bumi berkekuatan 5 SR mengguncang Lombok, NTB. Gempa tersebut dipastikan tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

2 jam21 menit Detik

Detik

Sandi Sudah Kirim Surat Pengunduran Diri ke Jokowi Lewat Anies

Sandiaga Uno memastikan sudah mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

2 jam21 menit Detik

Detik

Sandi: Tak Fair Saya Politisasi Pemprov DKI dengan Jabatan Wagub

Sandiaga Uno mengungkapkan alasannya mengundurkan diri sebagai Wagub DKI saat maju ke Pilpres 2019.

2 jam21 menit Detik

Detik

Andi Arief: Info Mahar Rp 500 M ke PAN-PKS dari Fadli Zon dkk

Elite PD Andi Arief menyebut, informasi soal mahar Rp 500 miliar ke PAN dan PKS berasal dari tim kecil Gerindra.

2 jam21 menit Detik

TRIBUNNEWS

Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama Bertukar Peran

Ussy sekarang lebih banyak sibuk bekerja di luar, sementara Andhika mulai punya waktu luang di rumah.

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bintang Kpop Terkenal Ini Makan Indomie Goreng untuk Pertama Kali, Ekspresinya Jadi Sorotan!

Baru-baru ini, bintang Kpop terkenal yaitu Bomi Apink mencicipi Indomie di Youtube channel-nya.

3 jam34 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Santer Diisukan Jadi Wakil Gubernur DKI, Mardani Mengaku Belum Dihubungi Pimpinan Partai

"Saya serahkan kepada mekanismenya, karena itu domainnya pimpinan partai. Saya prajurit, siap untuk mendapatkan tugas apapun,"

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Masih Berduka, Lombok Tak Meriahkan HUT RI, Bupati Dompu Ganti Perayaan dengan Cara Berbeda

Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Dompu, NTB menghentikan euforia perayaan Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia tahun 2018.

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah Menjadi 321 Orang

Jumlah korban akibat gempa 7 SR dan gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Barat terus bergerak naik.

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

JKT48 Bakal Meriahkan Asian Games 2018, Ini Peran Mereka

Bagi member JKT48 terlibat di ajang akbar Asian Games 2018 merupakan sebuah kesempatan besar. Apalagi Indonesia sebagai tuan rumah.

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Justin Barki/Christopher Rungkat ke Final Tennis Open 2018

Ganda Indonesia, Justin Barki/Christopher Rungkat berhasil melangkah ke babak akhir Combiphar Tennis Open 2018, Sabtu (11/8/2018).

3 jam34 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ratna Sarumpaet Ngaku Tak Ada Alasan Membenci Jokowi

Ratna Sarumpaet mengaku tidak punya alasan untuk membenci Jokowi. Namun, Ratna Sarumpaet mengaku marah kepada orang-orang di belakang Jokowo

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tukang Sate di Bekasi Alami Luka Bacok Saat Mempertahankan Handphone yang Baru Dibelinya

"Ada lima luka sabetan celurit, di lengan kanan dan kiri, paha, dengkul sebelah kiri, totalnya 51 jaitan,"

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Indonesia vs Taiwan: Diam-diam Luis Milla Pantau Taktik Calon Rivalnya

Milla yang baru tiba di Bekasi usai melangsungkan pemusatan latihan di Bali selama sepekan rela tidak istirahat.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Falcon Pictures Rilis Trailer Film Gila Lu Ndro

Meski durasi singkat, trailer tersebut memiliki unsur komedi yang pekat. Penyanyi sekaligus aktor Iqbaal Ramadhan terpukau.

3 jam35 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Maju Pilpres 2019, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno Mohon Doa Restu Rakyat Indonesia Lewat Video Ini

Hal tersebut mereka sampaikan lewat video yang diunggah Sandiaga Uno di Instagramnya pada Jumat (10/8/18) petang.

3 jam35 menit Tribunnews