Bikin Gemas, Ternyata Begini Cerita di Balik Tas Chanel Mahal Milik BamBam

Meski punya banyak uang, ternyata tak semudah itu bagi BamBam untuk memiliki tas Chanel kesayangannya.
« Kembali Baca berita lengkap »

WOWKEREN

Tak Mau Sebut Jumlah Uang Belanja dari Raffi, Nagita Pamer Anting Emas Dipuji Inner Beauty Terpancar

Netter memuji kecantikan Nagita yang terpancar saat tampil ala artis era 80-90an.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Berhenti Bintangi Sitkom 'Tukang Ojek Pengkolan', Putri Anne Pamitan

Putri Anne tidak menjelaskan alasan harus mengakhiri aktingnya di sitkom RCTI itu.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Belum Lama Kembali Main Instagram, Rina Nose Dapat Serangan Haters Lagi

Sempat vakum satu bulan dari Instagram, Rina Nose kembali mendapatkan serangan komentar dari haters.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Umbar Senyum Manis, Sooyoung Ungkap Benci Foto Selca Gara-Gara Pipi Chubby

Dari Instagram pribadinya bisa dilihat Sooyoung jarang memamerkan foto selca.

9 jam25 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Mahar Bakal Pakai Dolar, Tasya Kamila Bocorkan Bulan Pernikahan

Tanpa ragu, Tasya Kamila menyebutkan bulan pernikahannya dengan Randi Bachtiar. Kapan?

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Dua Tahun Sembunyikan Penderitaan, Ini Alasan Eza Gionino Ngotot Nikahi 'Kembaran' Mulan Jameela

Tak kunjung mendapat restu, akankah Eza tetap bersikeras untuk menikahi Echa?

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Gara-Gara Caption, Foto Prilly Bareng Tasya Kamila Ini Banjir Komentar Soal Nikah

Caption yang ditulis Prilly Latuconsina ini memang cukup membuat netter semangat menuliskan komentar tentang nikah.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Caisar Sering Pamer Kecantikan Istri Baru, Indadari Malah Unggah Video Bijak 'Tujuan Pernikahan'

Berbeda dengan Caisar, Inda justru tak memperlihatkan kemesraan dan fokus mendalami agama.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Unggah Foto Pemotretan Gaya 'Encok', Marion Jola Banjir Pujian

Lala tampil dewasa mengenakan pakaian ketat yang memperlihatkan bahunya, serta riasan tegas dengan tatanan rambut model keriting ombak.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Timnas Inggris Gagal Menuju Final Piala Dunia, Pangeran William Kembali Bajak Twitter Kerajaan

Meskipun kecewa, William tetap menunjukkan dukungan dan rasa bangganya pada timnas asuhan Gareth Southgate tersebut.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Beredar Foto-Foto Merokok Saat Masih di Bawah Umur, Karier Mei Qi Cosmic Girls Sudah Berakhir?

Intip foto-foto lawas Mei Qi di mana ia merokok saat masih di bawah umur yang sukses membuat netter kaget.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Unggah Foto Jenguk Sang Ayah, Pose Tangan Raditya Dika Jadi Sorotan Netter

Unggah Foto Jenguk Sang Ayah, Pose Tangan Raditya Dika Jadi Sorotan Netter

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Sang Istri Ulang Tahun, Giring Nidji Hadiahkan Puisi Romantis

Hadiah puisi itu Giring tuang dalam bentuk video yang berisi kegiatan sehari-hari sang istri bersama dirinya dan anak-anak.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Disebut Gantikan Momo Geisha, Pesona Cantik Regina Poetiray Mirip Rina Nose?

Regina sendiri ternyata cukup ternama di media sosial. Hingga saat ini akun Instagram miliknya sudah diikuti lebih dari 60 ribu pengikut.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Foto Syuting 'My ID is Gangnam Beauty' Dirilis, Senyum Cha Eunwoo Bikin Jatuh Cinta

Selain Cha Eunwoo, tim produksi juga merilis foto syuting milik Lim Soo Hyang.

9 jam25 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Rayakan Wedding Anniversary ke-8, Bola Mata Aldi Bragi Bikin Netter Salfok

Aldi Bragi menuliskan sebuah puisi romantis untuk Ririn Dwi Ariyanti.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Fashion Stylist Cerita Hari Pertama Nikita Berhijab, Haters Sindir Munafik Karena Belum Hapus Tato

Seorang haters berkomentar sinis dalam postingan Caren yang mengunggah video Niki yang sudah tampil muslimah.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Ringgo Agus Rahman Pakai Rambut Sang Istri, Sabai Morscheck Curiga Cuma Jadi 'Properti'

Sabai Morscheck menduga bahwa rambut panjangnya diperlukan Ringgo Agus Rahman jika menonton konser.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Berhati Malaikat, Hyejeong AOA Habiskan Waktu Luang di Penampungan Hewan

Menjadi kepuasan Hyejeong saat dapat bekerja sama dengan salah satu tempat penampungan hewan di Korea. Intip aksi Hyejeong berikut ini...

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bekukan Diri Hidup-Hidup, Sulli Bikin Heboh Lakukan Terapi Ini

Sulli membuat netter penasaran karena melakukan terapi ini lewat akun Instagram pribadinya.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Didatangi Mendiang Orangtua Dalam Mimpi, Nikita Mirzani Sempat Mogok Makan Sebelum Berhijab

Walau sudah mendapat dukungan dari mendiang ayah dan ibu, Nikita tetap galau karena takut tak konsisten berhijrah.

9 jam25 menit Wowkeren

WOWKEREN

Curhat Ogah Disamakan Dengan Calon Istri Rio Reifan, Dewi Sanca Malah Dibully Netter

Dewi Sanca mengaku wajahnya lebih tirus daripada calon istri Rio Reifan. Setuju?

9 jam25 menit Wowkeren

BISNIS

Pemerintah Minta Koperasi Jadi Korporasi

Bisnis.com, JAKARTA Pemerintah mengimbau koperasi di Indonesia harus berkembang menjadi korporasi agar dapat bersaing secara global.

9 jam40 menit Bisnis

BISNIS

Pemkot Surabaya Bakal Tambah 14 Unit Bus Suroboyo

Pemerintah Kota Surabaya berencana menambah jumlah armada bus sebanyak 14 unit hingga akhir tahun ini guna mengakomodir kebutuhan transportasi warga.

9 jam40 menit Bisnis

BISNIS

Pemprov DKI Irit Bicara soal Penjualan Saham Delta Djakarta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghindari polemik dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait penjualan saham PT Delta Djakarta Tbk (Delta).

9 jam40 menit Bisnis