Kasus Covid-19 Melonjak, PM Kanada Serukan Warga Tinggal di Rumah

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau hari Jumat (20/11) menyerukan kepada seluruh warga Kanada untuk tinggal di rumah, menghindari kontak dengan orang lain dan mengikuti aturan pedoman kesehatan untuk membantu memperlambat perebakan virus corona, setelah pejabat kesehatan mengingatkan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus virus mematikan ini. Dalam konferensi pers di luar kediamannya di Rideau Cottage di Ottawa, yang disiarkan televisi di seluruh negara itu, Trudeau meminta warga Kanada untuk menahan keinginanan untuk menurunkan kewaspadaan setelah melakukan pengorbanan selama sepuluh bulan ini. Trudeau mengatakan, “Kita akan menghadapi musim dingin yang akan membuat semakin banyak orang berada di dalam rumah, dan kita benar-benar berisiko ketika kasus ini meningkat pesat dan rumah sakit akan kewalahan; lebih banyak orang yang kita cintai meninggal.” Ia menambahkan orang-orang harus melakukan semua hal yang dapat dilakukan untuk memperlambat perebakan virus corona ini. Permohonan perdana menteri ini disampaikan menyusul kabar mencemaskan dari Badan Urusan Kesehatan Publik Kanada PHAC. Kepala PHAC Dr. Theresa Tam mengatakan ia memperkirakan jumlah kasus baru akan mencapai 20.000 kasus per hari, naik dari hanya kurang 5.000 kasus per hari saat ini, jika warga Kanada mempertahankan jumlah kontak pribadi yang dilakukan saat ini. Tetapi ia mengingatkan bahwa jumlah penderita bisa naik hingga 60.000 per hari pada akhir Desember nanti jika warga Kanada meningkatkan jumlah kontak dengan orang lain dibanding yang dilakukan selama ini, suatu skenario yang membayangi libur Natal nanti. Selanjutnya Tam mengatakan, jika orang membatasi interaksi hanya pada kegiatan-kegiatan penting, dengan tetap mempertahankan pembatasan fisik dan mengikuti pedoman kesehatan publik lainnya, maka jumlahnya mungkin dapat dikurangi menjadi kurang dari 10.000 kasus per hari. Trudeau mengatakan “perayaan Natal yang normal" sejujurnya belum bisa kita lakukan (tahun ini). John Hopkins University mengatakan hingga hari Jumat ini ada 319.229 orang yang tertular virus corona di Kanada, termasuk 11.314 kasus kematian. [em/pp]