Iran Serbu Rumah dan Tangkap Para Pekerja Film

Sutradara film terkenal asal Iran Mohammad Rasoulof mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini kantor dan rumah beberapa pembuat film dan pekerja profesional pada industri tersebut telah digerebek dan sebagian dari mereka telah ditangkap. Rasolouf menyampaikan pernyataan ini di Instagram pada Sabtu (14/5) malam dengan memasang pernyataan yang ditandatangani oleh puluhan pekerja profesional dalam industri film. Pernyataan itu juga mengklaim bahwa selama penggerebekan itu pasukan keamanan Iran telah menyita peralatan produksi film. Mereka mengutuk tindakan itu dan menyebutnya sebagai tindakan ilegal. Dalam pesan terpisah di Instagram, Rasolouf mengidentifikasi dua pembuat film yang ditahan itu sebagai Firouzeh Khosravani dan Mina Keshavarz. Rasolouf sendiri tidak menjadi sasaran penggerebekan itu. Belum ada pernyataan langsung dari pihak berwenang Iran, dan belum ada tambahan informasi yang lebih rinci tentang tindakan itu. Rasoulof memenangkan anugrah utama di Festival Film Berlin tahun 2020 untuk film “There Is No Evil.” Film ini memaparkan empat cerita yang secara tidak langsung terkait dengan tema hukuman mati di republik Islam itu, dan juga tentang kebebasan pribadi yang berada di bawah penindasan. Tidak lama setelah menerima anugrah itu, Rasolouf dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara. Tetapi pengacaranya mengajukan banding atas hukuman itu. Rasoulouf kemudian dilarang membuat film lagi dan tidak diijinkan melakukan perjalanan ke luar negeri. Iran sesekali menangkap aktivis di bidang seni budaya atas dugaan pelanggaran keamanan. Pihak berwenang Iran yang konservatif telah sejak lama menilai sebagian besar kegiatan seni budaya sebagai bagian dari “perang lunak” Barat melawan Iran dan upaya untuk menodai Islam di negara itu. [em/pp]