Dua Polisi yang Kawal Pekerja Polio Pakistan Tewas Ditembak

Sekelompok orang bersenjata yang mengendarai sepeda motor, Selasa (16/8), melepaskan tembakan ke arah polisi yang mengawal tim pekerja polio di Pakistan barat laut, menewaskan dua polisi, kata pihak berwenang. Tidak ada pekerja polio yang terluka, kata Mohammad Imran, seorang pejabat polisi setempat. Keempat pekerja polio dan polisi-polisi yang mengawal mereka semuanya menggunakan sepeda motor. Para penyerang melarikan diri dari tempat kejadian dan tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan di kota Gomal itu. Gomal terletak di provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan. Serangan itu terjadi pada hari kedua kampanye antipolio terbaru Pakistan di provinsi tersebut. Pakistan telah mendaftarkan 14 kasus polio baru sejak April, semuanya dari provinsi Khyber Pakhtunkhwa. Wabah tersebut menjadi pukulan bagi upaya negara Islam itu untuk memberantas penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan parah pada anak-anak. Kampanye antipolio Pakistan sering diwarnai kekerasan karena militan muslim sering menarget tim polio dan polisi yang melindungi mereka. Mereka menuding bahwa program vaksinasi adalah bagian dari konspirasi Barat untuk memandulkan anak-anak. Pakistan dan Afghanistan adalah dua negara di dunia di mana polio masih endemik. Pada tahun 2021, Pakistan hanya melaporkan satu kasus, sehingga menumbuhkan harapan bahwa negara itu hampir memberantas polio. [ab/uh]