Nasib Baik Vinales Selamat dari Cedera Parah Usai Hantam Pembatas Brno

Vinales pakai bahu kanannya sebagai tumpuan saat jatuh.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Kenapa Lagu 'Pintu Sorga' GIGI Mirip Nada 'Bang Toyib'? Ini Jawabannya

Hal tersebut ternyata pernah dibeberkan langsung oleh Armand Maulana.

6 jam7 menit Viva

Viva.co

Cara Mengenalkan Anak dengan Dunia Digital Tanpa Khawatir

Tips aman anak main di dunia digital.

6 jam7 menit Viva

Viva.co

Gunung Sinabung Erupsi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 2.000 Meter

Gunung Sinabung berada pada status Level III atau Siaga.

6 jam7 menit Viva

Detik

Bisa Picu Gangguan Mental, Ini 5 Cara Atasi Overthinking

Bagi sebagian orang, hal ini mungkin sangat normal terjadi. Padahal, jika dibiarkan terus-menerus overthinking bisa menjadi pemicu stress dan gangguan mental.

6 jam7 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Eijkman Jelaskan Beda Vaksin Corona 'Merah Putih' dan Sinovac

Indonesia punya dua kandidat vaksin Corona. Lalu apa perbedaan dari vaksin 'Merah Putih' yang dikembangkan LBME Eijkman dan vaksin Corona Sinovac?

6 jam8 menit Detik

Detik

Bintang Reality Show Copot Veneer, Penampakan Gigi Aslinya Mengejutkan

Biasanya Katie Price tampil dengan gigi putih dan rapi berkat veneer mahalnya itu. Tapi kini dia melepas veneernya. Penampilan giginya pun mengejutkan.

6 jam8 menit Detik

Detik

Ramalan Zodiak Hari Ini: Gemini Jangan Menyerah, Taurus Pantang Mundur

Ramalan zodiak Virgo langkah dan metode yang telah anda jalankan selama ini sebaiknya dipertahankan. Berikut ramalan zodiak anda hari ini:

6 jam8 menit Detik

Detik

Sosialita Beli Gaun Pengantin Transparan Rp 470 Juta, Dihujat Buang-buang Uang

Sosialita ini membeli gaun pengantin dengan harga fantastis. Gaun pengantin transparan tersebut seharga Rp 470 juta.

6 jam8 menit Detik

Detik

Hypercar Ini Mirip Kombinasi Jet dan Mobil F1, Harga Mulai Rp 33 M

Perusahaan bernama Delage ini merupakan nama lama yang sempat vakum puluhan tahun tak membat mobil

6 jam9 menit Detik

Detik

Gabriel Jesus Juru Selamat Guardiola

Gabriel Jesus menuai pujian dari Pep Guardiola, usai Manchester City menyingkirkan Real Madrid di Liga Champions. Pemain Brasil itu dinilai juru selamatnya.

6 jam9 menit Detik

Detik

Belasan Pemain Timnas Indonesia Absen Latihan, Ini Kata Shin Tae-yong

Ada belasan pemain timnas Indonesia yang absen di latihan perdana. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong pun ditanya soal absennya para pemain tersebut.

6 jam9 menit Detik

Detik

MotoGP Ceko 2020: Ramai-ramai Kecam Aspal Sirkuit Brno

Setelah menjalani sesi latihan jelang race di MotoGP Republik Ceko 2020, para pebalap ramai-ramai mengeluhkan aspal Sirkuit Brno. Apa masalahnya?

6 jam9 menit Detik

Detik

Marak Kasus Pelecehan Seksual di Kalangan Artis, Indikasi Gangguan Psikis?

Sejumlah selebriti mulai terbuka terkait masalah pelecehan seksual yang mereka alami. Apa kata psikolog tentang masalah ini?

6 jam10 menit Detik

Detik

Sinopsis Power Rangers, Tayang di Bioskop Trans TV

Bioskop Trans TV kembali hadir dengan film pilihan. Kali ini, Power Rangers akan menemani malam Anda.

6 jam10 menit Detik

Detik

Hal-Hal Pemicu Pelecehan Seksual pada Artis

Pelecehan seksual yang terjadi di kalangan artis lebih banyak mendapatkan sorotan dari publik. Apa yang sebenarnya membuat para pelaku melakukan hal tersebut?

6 jam10 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Evi Masamba Niat Calonkan Diri Sebagai Bupati Luwu Utara, Cocok Nggak?

Evi Masamba tertarik terjun ke dunia politik. Melalui akun Instagram-nya, ia mengungkap pada netizen soal keinginannya mencalonkan diri sebagai bupati.

6 jam10 menit Detik

Detik

Gisel Tegaskan Baik-baik Saja dengan Wijin

Kegalauan Gisel di media sosial belum lama ini menarik perhatian netizen. Banyak yang kemudian berasumsi ia dan Wijin sudah putus.

6 jam10 menit Detik

Detik

Korban PHK Jadi Prioritas Peserta Kartu Pra Kerja

"Mulai batch IV, kuotanya 800.000 orang, dengan proporsi sebesar 80% untuk pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan."

6 jam10 menit Detik

Detik

Ancaman Resesi Kian Nyata, Masyarakat Mesti Ngapain Nih?

Ancaman resesi di depan mata setelah BPS mengumumkan ekonomi kuartal II-2020 minus 5,32%. Masyarakat harus lakukan apa biar bisa bertahan?

6 jam11 menit Detik

Detik

Daftar Pra Kerja Bisa On The Spot, Lokasinya di Mana?

Pendaftaran program Kartu Pra Kerja gelombang IV bisa dilakukan secara offline alias on the spot.

6 jam11 menit Detik

Detik

Pegang Dana Darurat Sekarang, Biar Kuat Saat Resesi Tiba

Salah satu hal yang penting untuk dipersiapkan masyarakat dalam menghadapi resesi adalah dana darurat.

6 jam11 menit Detik

Detik

Syarat buat Pegawai Swasta Dapat Rp 600 Ribu/Bulan dari Jokowi

Kabar gembira bagi pegawai bergaji di bawah Rp 5 juta/bulan. Pemerintah akan memberikan bantuan Rp 600.000 per bulan.

6 jam11 menit Detik

Detik

Ngerinya Krisis Ekonomi: Dolar AS Meroket, PHK di Mana-mana

Bukan hal baru jika Indonesia mengalami krisis ekonomi karena sebelumnya pada 1998 sudah pernah terjadi. Seperti apa kisahnya?

6 jam11 menit Detik

Detik

Megawati di KLB Gerindra: Semoga Kepakan Garuda Semakin Kuat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan secara virtual di Kongres Luar Biasa (KLB) Gerindra.

6 jam11 menit Detik

Detik

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Sinabung 2.000 Meter, 4 Kecamatan Terdampak

Sebanyak empat kecamatan terkena dampak erupsi Gunung Sinabung yang menyemburkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter.

6 jam12 menit Detik