Pendapatan Anjlok, Banyak Rumah Sakit Terancam Bangkrut Akibat Pandemi

Beban operasional rumah sakit juga semakin tinggi.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Ada Lebih dari 70.000 Kasus DBD di RI, Penanganannya Terhambat Corona

Kasus penularan penyakit DBD kian meningkat di tengah pandemi Corona. Menurut data Kemenkes RI, saat ini sudah ada lebih dari 70 ribu kasus DBD di Indonesia.

7 jam49 menit Detik

Detik

Ahok dan Pergolakan Batin Sebelum Memutuskan Cerai dari Veronica Tan

Ahok memutuskan bercerai setelah 21 tahun menikah dengan Veronica Tan. Keputusan itu tidak sekonyong-konyong diambil Ahok dalam satu atau dua hari.

7 jam49 menit Detik

Detik

Kisah Pilu Dini yang Wajahnya Terbakar, Ditolak Masuk Sekolah dan Dibully

Ini Kisah Pilu Dini yang Wajahnya Terbakar, Ditolak Masuk Sekolah dan Dibully. Ia kini mempunyai usaha online yang ia buat sendiri

7 jam49 menit Detik

Detik

Sinopsis Triple 9 di Bioskop Trans TV, Film Gal Gadot dan Kate Winslet

Triple 9 akan mewarnai layar Bioskop Trans TV 3 Juli pukul 21.30 WIB. Baca sinopsis Triple 9 di sini.

7 jam49 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Dishub: Ada Peningkatan Pengguna Sepeda Motor saat PSBB Transisi

Dilaporkan, volume lalu lintas saat PSBB transisi hampir menuju titik normal. Pengguna sepeda motor meningkat.

7 jam50 menit Detik

Detik

Bagi yang Belum Tahu, Ini Jenis-jenis SIM yang Ada di Indonesia

Mungkin sebagian masyarakat sudah tidak asing dengan Surat Izin Mengemudi (SIM). Tapi tahu tidak, ternyata SIM itu ada beberapa jenis.

7 jam50 menit Detik

Detik

Max Biaggi Bakal Ngebut Lebih dari 321 km/jam Pakai Motor Listrik

Legenda MotoGP dan WSBK, Max Biaggi, ingin menambah rekor kecepatan berkendara di catatan pribadinya.

7 jam50 menit Detik

Detik

Trofi Liga Champions Jadi Prioritas Sane di Bayern

Leroy Sane ingin meraih banyak trofi bersama Bayern Munich. Gelar juara Liga Champions jadi incaran utama Sane.

7 jam50 menit Detik

Detik

Griezmann Dicadangkan Lawan Atletico, Rivaldo: Ada yang Salah di Barca

Eks pemain Barcelona, Rivaldo, ikut mengomentari situasi Antoine Griezmann. Mantan pesepakbola asal Brasil itu juga heran Griezmann tak terpakai di Barcelona.

7 jam50 menit Detik

Detik

Phil Foden Simbol Masa Depan Cerah Man City

Phil Foden terus bersinar bersama Manchester City. Pemain 20 tahun itu meyakinkan Raheem Sterling bahwa The Citizens akan mempunyai pemain hebat di masa depan.

7 jam50 menit Detik

Detik

'Liverpool Pasti Pesta Tiga Hari Tanpa Tidur'

Manchester City mencukur Liverpool empat gol tanpa balas. Cesc Fabregas menyindir penampilan The Reds.

7 jam50 menit Detik

Detik

Kobe Bryant Bakal Jadi Sampul Gim NBA 2K21

Penghormatan untuk Kobe Bryant terus mengalir. Kali ini giliran produsen video game, EA Sports, yang menjadikan Kobe sebagai sampul gim NBA 2K21.

7 jam51 menit Detik

Detik

Buat Semua Tim, Man City Siap Juara Inggris Lagi Musim Depan!

Kemenangan 4-0 atas Liverpool disambut sukacita oleh Pep Guardiola. Ini membuktikan kalau Manchester City sudah siap merebut singgsana dari The Reds.

7 jam51 menit Detik

Detik

Dhawiya Zaida Menangis Suami Divonis 5 Tahun Penjara

Muhammad Basurrah divonis lima tahun penjara karena kasus narkoba. Sang istri, Dhawiya Zaida, menangis histeris.

7 jam51 menit Detik

Detik

Vicky Shu dari Nyanyi Jadi Bos Toko Sembako

Vicky Shu dulu dikenal sebagai penyanyi. Saat ini ia jadi bos toko sembako.

7 jam51 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Tinggal Sehari, Segera Beli Tiket Konser Tegar 2.0 Rossa Sebelum Ludes

"Kurasakan pudar dalam hatiku, rasa cinta yang ada untuk dirimu," Ya, lagu yang populer pada awal tahun 2000'an tersebut dinyanyikan oleh Rossa.

7 jam52 menit Detik

Detik

BI Ikut Tanggung Bunga Utang Penanganan Corona Rp 397 T

BI akan menanggung beban bunga pembiayaan yang nilainya hampir Rp 400 triliun atau sebesar Rp 397,6 triliun.

7 jam52 menit Detik

Detik

Gaji 13 PNS Tahun 2020 Kapan Cair? Begini Tanda-tandanya

Gaji 13 pegawai negeri sipil (PNS) biasanya cair setiap bulan Juli. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda uang itu akan cair. Bagaimana tanda-tandanya?

7 jam52 menit Detik

Detik

Perjalanan Perkara Grab hingga Didenda KPPU Rp 30 Miliar

Bagaimana kronologi perkara yang menyeret Grab ke KPPU hingga akhirnya dijatuhi denda Rp 30 miliar? Baca selengkapnya di sini.

7 jam52 menit Detik

Detik

Pemerintah Mau Luncurkan Penjaminan Kredit Modal Kerja

Kepala BKF Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan aturan penjaminan itu masih dalam tahap finalisasi dan akan dirampungkan pada akhir pekan ini.

7 jam52 menit Detik

Detik

Jokowi akan Kembalikan Pengawasan Bank ke BI?

Sebelum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lahir pada 2013 lalu, pengawasan perbankan dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).

7 jam53 menit Detik

Detik

Erick Thohir Bicara soal Maskapai hingga Harga Tiket

Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal maskapai hingga harga tiket pesawat.

7 jam53 menit Detik

Detik

Buruan Dijajal! Tol Desari Seksi Brigif-Sawangan Bisa Dilewati

Tol Depok-Antasari (Desari) Seksi II Brigif-Sawangan resmi dibuka sore ini, dan masih gratis.

7 jam53 menit Detik

Detik

Kasus Corona Melonjak di Korsel, Social Distancing Diperketat Lagi

Korsel melaporkan 63 kasus baru virus Corona pada Kamis (2/7), sebagian besar dari penularan domestik di luar Seoul. Pembatasan sosial pun diperketat lagi.

7 jam53 menit Detik

Detik

Sidang Pembunuhan Jamal Khashoggi Digelar In-Absentia di Turki

Sidang kasus pembunuhan wartawan senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi, mulai digelar di Istanbul, Turki.

7 jam53 menit Detik