Gawat, Lionel Messi Ancam Tolak Perpanjangan Kontrak

LIonel Messi tidak suka dengan media Spanyol
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Alasan Daniel Mananta Tak Mau Pamer Foto Istri dan Anak di Medsos

Daniel Mananta ingin pisahkan pekerjaan dengan kehidupan pribadi.

9 jam23 menit Viva

Viva.co

Ternyata Ahok Sempat Memohon ke Selingkuhan Veronica Tan

"Harga diri saya diinjak-injak," kata Ahok.

9 jam23 menit Viva

Viva.co

Lagunya Dibawakan Penyanyi Amerika Latin, Melly Goeslaw: Pengen Nangis

Lagu Bagaikan Langit dinyanyikan oleh penyanyi Amerika Latin.

9 jam23 menit Viva

Viva.co

Dituduh Pelakor, Istri Pasha Ungu: Saya Sangat Sakit Hati

Usia pernikahan Pasha Ungu dan Adelia Pasha sudah hampir 10 tahun.

9 jam23 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Jokowi: RI Harus Terus Maju 

Jokowi ingin RI bisa kompetisi di era revolusi industri IV.

9 jam24 menit Viva

Viva.co

Flu Babi Baru di China, Haruskah Kita Waspada?

Menurut para peneliti bisa berpindah dari babi ke manusia.

9 jam24 menit Viva

Viva.co

Kerennya Trik Kampus Bikin 'Selebriti Dunia' Wajah Social Distancing

Seruan social distancing pun jadi happening dan terkesan menyenangkan.

9 jam24 menit Viva

Viva.co

Kim Jong-un Klaim Korut atasi Virus Corona secara Gemilang

Korut mengklaim berhasil cegah terjadinya satu kasus positif Covid-19

9 jam24 menit Viva

Viva.co

Viral Video Elang Besar Melesat Cengkeram Hiu, Cek Faktanya

Ternyata Elang Tiram itu sedang mencengkeram ikan besar Ladyfish.

9 jam24 menit Viva

Viva.co

Ahok Sempat Berpikir untuk Tidak Cerai dengan Veronica

Ketika itu, Ahok berprinsip bahwa perceraian bisa menodai kesucian.

9 jam25 menit Viva

Viva.co

Buka Luka Lama, Ahok Ungkap Nicholas Hampir Pukul Selingkuhan Veronica

Namun Ahok berhasil menahan emosi anak sulungnya itu.

9 jam25 menit Viva

Viva.co

bank bjb Sampaikan Hak Jawab Atas Pemberitaan Rumah Cagar Budaya

bank bjb gunakan hak jawab sesuai dengan pedoman dari Dewan Pers.

9 jam25 menit Viva

Viva.co

Hilmi Aminuddin Positif Corona, 41 Orang Jalani Swab Test

Istri dan anak ustaz Hilmi juga positif Corona.

9 jam25 menit Viva

Viva.co

86 Dokter di Jawa Timur Terinfeksi Covid-19, 13 Meninggal

146 perawat di Jatim yang terinfeksi Covid-19.

9 jam25 menit Viva

Viva.co

Jokowi Marahi Menteri lalu Sudah ke Mana Saja Mengalir Dana Corona

Staf Khusus Menkeu menjelaskan peruntukan dana jumbo Corona.

9 jam26 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Miris! Remaja Ini Bikin 'Lomba' Corona, yang Pertama Tertular Diberi Uang

Sekelompok remaja di Alabama menggelar pesta tidak wajar karena mereka sengaja mengundang pasien Corona dan orang sehat pertama yang terinfeksi diberi hadiah.

9 jam26 menit Detik

Detik

7 Pertanyaan tentang COVID 19 dan Jawabannya

Punya pertanyaan tentang COVID 19? detikcom merangkum beberapa hal yang sering membuat netizen penasaran lengkap dengan jawabannya di sini.

9 jam26 menit Detik

Detik

Ini Daftar Terbaru Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di DKI Jakarta

Beberapa waktu lalu, pemerintah provinsi DKI Jakarta kembali memperbarui daftar rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta yang kini tersedia sebanyak 59.

9 jam26 menit Detik

Detik

Update Corona di Indonesia 3 Juli: 60.695 Positif, 27.568 Sembuh, 3.036 Meninggal

Pemerintah mengumumkan update data terbaru virus Corona COVID-19 di Indonesia. Kasus positif sebanyak 60.695, sembuh 27.568, meninggal 3.036.

9 jam26 menit Detik

Detik

Corona RI Tembus 60.695, 6 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru Per 3 Juli

Total kasus Corona di Indonesia pada 3 Juli mencapai 60.695 kasus. Penambahan kasus tertinggi hari ini terjadi di Jawa Timur sebanyak 353 kasus.

9 jam27 menit Detik

Detik

Kasus Baru Virus Corona Tambah 1.301 Per 3 Juli, Ini Sebarannya

Indonesia mengumumkan adanya penambahan 1.301 kasus baru Corona sehingga totalnya ada 60.695 kasus. Total pasien sembuh 27.568 dan meninggal 3.036.

9 jam27 menit Detik

Detik

12 Foto Rumah Mewah Laudya Cynthia Bella, Jarang Ditinggali Sebelum Cerai

Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran bercerai. Saat masih menikah, Laudya ikut suami ke Malaysia, sehingga rumah mewahnya di Jakarta jarang ditinggali.

9 jam27 menit Detik

Detik

4 Ucapan Kim Myung Soo di Drama Angel's Last Mission: Love yang Bikin Meleleh

Di Angel's Last Mission, Kim Myung Soo atau L Infinite menunjukkan akting piawai dan ucapan-ucapan manis yang bikin meleleh penonton.

9 jam27 menit Detik

Detik

10 Rekomendasi Drama Korea Perkuliahan, Cocok Buat Ditonton Maraton

10 rekomendasi drama Korea bertema perkuliahan ini bisa kamu tonton maraton. Dijamin waktu luangmu jadi tidak akan terasa membosankan.

9 jam27 menit Detik

Detik

Ini Cara Biar Pesepeda Tak Bentrok dengan Kendaraan Bermotor

Menurut Pengamat Transportasi tren bersepeda belum menjadi bagian dari aktivitas harian. Tak jarang membahayakan karena masih bercampur dengan kendaraan lain.

9 jam28 menit Detik