Miss Universe Diamuk Warga Amerika Gara-gara Lecehkan Demo Kulit Hitam

Dia melecehkan gerakan demo Black Lives Matter.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Penjelasan Dirut Garuda soal PHK Para Pilot

Garuda menyatakan, pihaknya akan memenuhi kewajiban atas hak pilot.

3 jam28 menit Viva

Viva.co

Aksi Protes Kematian George Floyd di Paris Berakhir Ricuh

Para pendemo melempari polisi dengan puing-puing.

3 jam28 menit Viva

Viva.co

Uskup Kecam Trump karena Menyalahgunakan Agama di Kasus George Floyd

Seiring dengan demo yang berlangsung selama tujuh hari berturut-turut.

3 jam28 menit Viva

Viva.co

Keberangkatan Haji 2020 Batal, Begini Prosedur Pengembalian Biayanya

Disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri.

3 jam29 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Kota Surabaya Zona Hitam Penyebaran Virus Corona

Dalam peta penyebaran, Kota Surabaya diberi warna hitam.

3 jam29 menit Viva

Viva.co

Wow, Konsumsi Ikan Ini Ampuh Jaga Imun Tubuh Lawan Corona

Jenis ikan ini pun dikonsumsi para pasien di RS Darurat Wisma Atlet.

3 jam29 menit Viva

Viva.co

Dispensasi Perpanjang SIM Berlangsung Hingga 29 Juni 2020

Masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru dalam memperpanjang SIM.

3 jam29 menit Viva

Viva.co

Luar Biasa, Nenek 105 Tahun Sembuh dari Corona

Nenek Kamtin sangat disiplin mengikuti aturan perawat.

3 jam29 menit Viva

Detik

Beragam Bukti Tunjukkan Remdesivir Efektif pada Pengobatan Pasien Corona

Beragam bukti tunjukkan remdesivir efektif dalam pengobatan pasien Corona. Salah satunya mempercepat pemulihan pasien Corona.

3 jam29 menit Detik

Detik

Surabaya Jadi 'Zona Hitam' Virus Corona, Bagaimana Caranya Kembali ke Hijau?

Dalam peta sebaran virus Corona, Kota Surabaya tampak hitam. Bagaimana caranya bisa kembali ke zona hijau? Begini saran ahli epidemiologi.

3 jam29 menit Detik

Detik

Selain Surabaya, 5 Wilayah Ini Juga Jadi Zona 'Hitam' Corona di Indonesia

Kota Surabaya ramai diperbincangkan karena berwarna 'hitam' di peta laporan kasus COVID-19. Selain Surabaya, ada wilayah lain yang juga tampak 'hitam'.

3 jam29 menit Detik

Detik

8 Foto Menggemaskan Anak 5 Tahun Tiru Gaya Penyanyi Dunia di Sampul Album

Ibu ini melakukan hal kreatif bersama anaknya di tengah Corona. Sang ibu mendandani anaknya meniru gaya musisi dunia di sampul album. Seperti apa?

3 jam30 menit Detik

Detik

Dukung Gerakan Blackout Tuesday untuk George Floyd, Rihanna Tutup Bisnis

Rihanna menutup semua bisnisnya untuk gerakan Blackout Tuesday yang dilakukan secara serentak. Tiga bisnis miliknya setop beroperasi.

3 jam30 menit Detik

Detik

Ramalan Zodiak Cinta 3 Juni: Taurus Dia Perhatian, Cancer Emosinya Labil

Ramalan zodiak cinta Aries si dia saat ini mendambakan situasi dan suasana romantis. Bagaimana dengan ramalan zodiak cinta anda hari ini:

3 jam30 menit Detik

Detik

Akhirnya, Museum Terkenal di Spanyol Buka untuk Turis

Spanyol telah melonggarkan lockdownnya. Sejumlah tempat wisata dibuka kembali, termasuk museum yang terkenal di negara itu.

3 jam30 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Indahnya Jembatan Kaca Tertinggi dan Terpanjang di Dunia

Zhangjiajie Glass Bridge yang terletak di Cina merupakan jembatan kaca tertinggi dan terpanjang di dunia dengan pesona alam yang luar biasa.

3 jam30 menit Detik

Detik

Tak Akan Bosan Boarding di Adi Soemarmo

Menunggu saat boarding di bandara terkadang terasa membosankan. Namun beda bila di bandara New Terminal Adi Soemarmo Solo. Banyak fasilitas menarik di sini.

3 jam30 menit Detik

Detik

Cek Harga Mobil Bekas Nissan, Juke Dijual Rp 100 Jutaan, Serena Rp 240 Jutaan

Dibandingkan merek mobil Jepang lainnya, depresiasi alias penurunan harga mobil Nissan memang cukup tinggi.

3 jam30 menit Detik

Detik

Perlu Tahu, Ini Tips Klaim Asuransi Kendaraan Mudah dan Cepat Cair

Anda juga perlu memperhatikan tips ini agar klaim asuransi mobil atau motor dapat berjalan lancar serta gampang cair.

3 jam30 menit Detik

Detik

Asosiasi Ojol Kaji Keamanan Sekat Pemisah Driver dan Penumpang

Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia yang merupakan asosiasi ojek online (ojol) sedang mengembangkan partisi yang memisahkan driver dan penumpangnya.

3 jam30 menit Detik

Detik

Conor McGregor Kecam Kematian George Floyd

Conor McGregor, petarung UFC menyampaikan belasungkawa dan simpati atas kematian George Floyd. Dia secara tegas menyampaikan tidak ada ruang untuk rasisme!

3 jam30 menit Detik

Detik

Kenang Momen Gila Joey Barton, Sergio Aguero: Kayak Pembunuh

Sergio Aguero mengenang momen beberapa tahun silam saat kena tendang Joey Barton, yang juga menyikut Carlos Tevez lalu coba menanduk Vincent Kompany.

3 jam30 menit Detik

Detik

Top! Jadon Sancho Ikuti Jejak Messi, Hazard, Ronaldo, dan Suarez

Baru-baru ini Jadon Sancho sukses mengikuti jejak Lionel Messi, Eden Hazard, Cristiano Ronaldo, dan Luis Suarez lewat sebuah catatan mentereng

3 jam30 menit Detik

Detik

10 Petinju Terbaik Sepanjang Masa, Mike Tyson Kok Absen?

Sebuah media tinju kondang memunculkan daftar 10 petinju terbaik sepanjang masa. Yang menarik, nama Mike Tyson absen dari daftar tersebut.

3 jam30 menit Detik

Detik

Bintang Barca-Real Madrid Kompak 'Gelap-gelapan' Lawan Rasisme

Punya rivalitas abadi, Barcelona dan Real Madrid tetap kompak "gelap-gelapan" dalam bentuk aksi solidaritas lawan rasisme, terkait tragedi George Floyd.

3 jam30 menit Detik