Heboh Komplek Perumahan di Serpong Terpapar Radiasi Nuklir

Ditemukan paparan radiasi di atas normal.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Setien Tak Khawatir Messi Tampil dengan Menahan Rasa Sakit

Quique Setien mengaku tak khawatir dengan kondisi Lionel Messi yang disebut bermain dengan menahan rasa sakit. Ia yakin La Pulga tahu betul ketahanan fisiknya.

18 jam5 menit Detik

TRIBUNNEWS

Pejabat Korea Utara yang Diduga Terinfeksi Virus Corona Ditembak Mati

Seorang pejabat Korea Utara yang diduga terinfeksi virus corona, dieksekusi mati lantaran telah melanggar karantina.

19 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

KKP Garap Industri Budidaya Lobster Dalam Negeri

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan berbagai strategi untuk mendorong industri budidaya lobster nasional.

19 jam15 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kebiasaan yang Bikin Kulit Wajah Cepat Tua

Ada beberapa kebiasaan yang kita lakukan pada wajah yang selama ini dianggap wajar, padahal kebiasaan tersebut bisa membuat kulit wajah cepat tua.

19 jam16 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

6 Hal yang Bikin Kamu Gagal Diet

Banyak cara dilakukan orang untuk menurunkan berat badan. Satu di antaranya diet. Namun, tak jarang yang terjadi malah gagal.

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Seusai Unggah Rekam Tumpukan Mayat Korban Virus Corona di Wuhan, Jurnalis China Ini Mendadak Hilang

Seorang jurnalis China 'menghilang' setelah merekam kondisi sebenarnya di Wuhan dan mengatakan dirinya tak takut pemerintah.

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Marwan Jafar: Untuk Penguatan Pariwisata Butuh Pembangunan iIfrastruktur Yang Komprehensif

Beberapa tahun terakhir, pemerintah makin menyadari peran strategis buat menggenjot potensi raksasa sektor pariwisata. Buktinya,

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Kisah Dua Peserta CPNS di Lampung Melahirkan Saat Tengah Tes Computer Assisted Test

Tes seleksi CPNS di Provinsi Lampung dikejutkan dengan dua peristiwa peserta melahirkan saat mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT)

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Praktik Kawin Kontrak Berbalut Wisata Seks ''Halal'' di Puncak, Tarif Rp 5 Juta untuk Tiga Hari

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdi Sambo mengungkap praktik kawin kontrak di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Besok, Jokowi Bakal Resmikan Stadion Manahan Solo

Stadion Manahan Solo baru selesai direnovasi untuk digunakan dalam ajang Piala Dunia U-20 tahun depan, di mana Indonesia selaku tuan rumah.

19 jam16 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sabtu, 238 WNI dari Natuna Akan Diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma

Para WNI tersebut akan diterbangkan dari Natuna dan dibawa ke Bandara Halim Perdanakusuma sebelum dipulangkan

19 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sahbirin Noor Apresiasi Polda Kalsel dalam Memberantas Peredaran Narkoba di daerahnya

Direktorat Reserse (Ditresnarkoba) Polda Kalsel menggelar pemusnahaan barang bukti narkoba, jenis sabu seberat 27,98 kilogram.

19 jam17 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sepang International Circuit Tiap Tahun Gelar Event Balap Dunia

Seri ketiga Asian Le Mans Series resmi diselenggarakan di Sepang International Circuit, Malaysia, 14 dan 15 Februari 2020.

19 jam17 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Shin Tae-Yong beri perhatian ekstra kepada kiper timnas

Manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-Yong memberikan perhatian ekstra kepada kiper timnas dalam pemusatan latihan (TC) yang berlangsung pada 14-23 Februari 2020. “Kiper akan mendapatkan porsi latihan lebih ...

19 jam17 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Undip berikan gelar doktor kehormatan untuk Puan Maharani

ANTARA – Univeritas Diponegoro (Undip), Semarang, memberikan gelar doktor Honoris Causa (kehormatan) kepada Ketua DPR Puan Maharani. Gelar dalam bidang kebudayaan dan kebijakan pembangunan manusia itu menjadi gelar doktor ...

19 jam17 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Pelatih kecewa Bhayangkara gagal ke semifinal Piala Gubernur Jatim

Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster tak bisa menyembunyikan kekecewaan ketika anak-anak asuhnya gagal melaju ke semifinal Piala Gubernur Jawa Timur 2020 setelah takluk 0-3 dari Persik Kediri. "Ini jadi pelajaran buat ...

19 jam17 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BRG telah restorasi 780 ribu ha tanah gambut di lahan nonkonsesi

ANTARA - Badan Restorasi Gambut (BRG) melaporkan telah dilakukannya restorasi atas 780 ribu hektare tanah gambut di lahan nonkonsesi kepada Wapres Ma'ruf Amin, Jumat (14/2).  Kepala BRG Nazir Foead mengatakan ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Penajam Paser Utara targetkan 4 desa mandiri

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan pada 2022 terdapat empat desa berstatus mandiri atau bertambah tiga desa dengan menaikkan nilai dimensi dalam Indeks Desa Membangun (IDM). "Terdapat tiga komponen ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Shin Tae-Yong berjanji bantu regenerasi pemain timnas Indonesia

Manajer pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-Yong berjanji membantu regenerasi pemain tim nasional Indonesia, salah satunya dengan memanggil pesepak bola timnas U-19 ke pemusatan latihan timnas senior. “Saya fokus ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Belajar toleransi di Penagi, di seberang lokasi observasi Covid-19

Suasana Kota Tua Penagi Natuna (Naim) Azan Ashar mengumandang di pelantar Kota Tua Penagi, sebuah kampung yang berada di seberang Lanud Raden Sadjad, Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Sebuah sepeda ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

2 warga India dituntut 20 tahun penjara karena miliki 2,75 kg sabu

Dua warga negara asing (WNA) asal India bernama Manjeet Singh (32) dan Harvinder Singh (26) dituntut hukuman penjara selama 20 tahun karena memiliki 2,75 kg sabu. "Menuntut, menyatakan terdakwa Manjeet Singh dan Harvinder ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BNN: Agar sukses berantas narkoba, hilangkan egosektoral

Inspektur Utama Badan Narkotika Nasional Irjen Pol Eko Daniyanto meminta sejumlah lembaga terkait untuk menghilangkan egosektoral agar sukses dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. "Kerja BNN sudah luar biasa ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hayatun tak lelah kenalkan seni Dayak Deyah ke penjuru nusantara

Jika menyebut Dayak, sebagian besar masyarakat Indonesia pasti mengenalnya sebagai suku yang ada di Pulau Kalimantan. Namun, tidak banyak yang tahu jika Suku Dayak terdiri dari banyak rumpun dengan adat istiadat yang ...

19 jam18 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi telusuri dokter kirim pasien ke klinik aborsi ilegal di Paseban

Penyidik Polda Metro Jaya mendalami informasi mengenai sejumlah oknum dokter yang mengirimkan pasien mereka ke klinik ilegal di Paseban, Jakarta Pusat, untuk aborsi. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri ...

19 jam19 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dirut BPJS Kesehatan pastikan pelayanan kesehatan maksimal di Aceh

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Republik Indonesia Fachmi Idris memastikan kualitas pelayanan oleh fasilitas kesehatan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ...

19 jam19 menit Antaranews