Ruben Onsu Ajarkan Kebudayaan Imlek pada Betrand Peto

Tahun Baru Imlek jatuh pada 25 Januari 2020.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Akhir Kisah Sang Penipu 'Catut' Nama Kaesang dan Presiden Jokowi

Ngaku keluarga Presiden Jokowi agar dagangannya laku.

10 jam56 menit Viva

Detik

5 Fantasi Seks yang Diidamkan Wanita Saat Bercinta

Fantasi seks wanita sering dirahasiakan sebab beberapa terlalu riskan untuk dibagikan. Ingin tahu fantasi apa yang sebenarnya diimpikan para wanita?

10 jam56 menit Detik

Detik

Angelina Jolie Jadi Meme Kocak di Antara Reuni Pitt dan Aniston

Setelah pertemuan Brad Pitt dan Jennifer Aniston, kini muncul meme kocak Angelina Jolie yang hadir di antara mereka.

10 jam57 menit Detik

Detik

Beda Spek Helm Pembalap dan Helm Biker Harian

Helm balap punya spesifikasi khusus supaya tetap aman dan nyaman ketika diajak ngebut lebih dari 300 km/jam di lintasan sirkuit.

10 jam57 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Menpora Cari Provinsi Pendamping Tuan Rumah PON 2020 untuk 10 Cabor Ini

Menpora Zainudin Amali merencanakan untuk tetap menggelar pertandingan 10 cabang olahraga yang sempat dicoret dari PON 2020 Papua. Bagaimana caranya?

10 jam57 menit Detik

Detik

Pemerintah Jamin PON 2020 Papua Aman!

Menpora Zainudin Amali menjamin Papua aman untuk peserta dan tamu PON XX/2020. Bumi Cendrawasih sama amannya dengan daerah lain di Indonesia.

10 jam57 menit Detik

Detik

MU Apes Betul, Kena Dakwaan FA Usai Dikalahkan Liverpool

Manchester United didakwa Federasi Sepakbola Inggris (FA) usai laga menghadapi Liverpool. Hal itu lantaran protes berlebihan para pemainnya kepada wasit.

10 jam57 menit Detik

Detik

AFC Cup 2020: Bojan Hodak Tak Sepelekan Lalenok United

PSM Makassar tak akan menyepelekan Lalenok United FC pada playoff Zona Asean AFC Cup 2020. Juku Eja akan tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan.

10 jam58 menit Detik

Detik

PSM Boleh Punya Nama Besar, tapi Lalenok United Berkarakter

Lalenok United FC telah mengantongi kelemahan dan kelebihan PSM Makassar menjelang duel di playoff Zona Asean AFC Cup 2020.

10 jam58 menit Detik

Detik

Eks Persija Jakarta Merapat ke PSS Sleman

PSS Sleman terus menambah amunisi seiring kian dekatnya Liga 1 2020. Sejumlah pemain baru muncul dalam latihan perdana, termasuk mantan pemain Persija Jakarta.

10 jam58 menit Detik

Detik

Budiman Dalimunthe Eks Orang Dalam Persija, Kini Calon Pembina Suporter PSSI

PSSI merencanakan membentuk Divisi Pembinaan Suporter dan Fans Klub di struktur kabinet periode 2019-2023. Budiman Dalimunthe menjadi calonnya.

10 jam58 menit Detik

Detik

Terobos Latihan PSS, Suporter Minta Kembalikan Seto

Aksi protes suporter mewarnai latihan perdana PSS Sleman, Selasa (21/1/2020) sore. Mereka menuntut manajemen Elang Jawa untuk merekrut Seto Nurdiantoro.

10 jam58 menit Detik

Detik

'Guru-Guru Gokil', Film Perdana Garapan Dian Sastrowardoyo

'Guru-Guru Gokil' film garapan Dian Sastrowardoyo. Berkolaborasi dengan Base Entertainment, ini adalah film yang perdana diproduseri Dian.

10 jam58 menit Detik

Detik

Proyek LRT Bali Senilai Rp 5 T Digarap RI-Korsel

LRT Bali ditargetkan bisa terealisasi per 2022 mendatang dan dibangun oleh pihak RI dan Korea Selatan.

10 jam59 menit Detik

Detik

Bocoran Bos Baru Garuda Indonesia, Isi Ulang OVO Bayar Rp 1.000

Berita tentang bocoran nama Dirut dan Komut Garuda Indonesia, serta isi ulang OVO kena biaya Rp 1.000 mulai 2 Maret menjadi berita terpopuler detikFinance.

10 jam59 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pembahasan RUU 'Sapu Jagat' Jadi Penentu Lahirnya Bank Tanah

Program bank tanah diharapkan bisa terwujud lewat omnibus law atau undang-undang 'sapu jagat'.

10 jam59 menit Detik

Detik

Cegah Wabah Pneumonia ke RI, Kemenhub Perketat Pengawasan Bandara

Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi penyebaran wabah pneumonia.

10 jam59 menit Detik

Detik

Wahyu Setiawan Diperiksa KPK Jadi Saksi Dugaan Suap PAW Harun Masiku

Wahyu Setiawan mengaku diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Harun Masiku. Dia menyebut mendapat banyak pertanyaan dari penyidik KPK.

10 jam59 menit Detik

Detik

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Balita Yusuf Tewas Tanpa Kepala

Polisi menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tewasnya balita M Yusuf Ghazali yang mayatnya ditemukan tanpa kepala.

11 jam0 menit Detik

Detik

Perempuan WN China Diduga Tewas Overdosis di Jakbar

Perempuan bernama Xinyi Wu disebut-sebut meninggal karena overdosis di sebuah tempat hiburan malam di Jakbar. Namun hal ini dibantah oleh polisi.

11 jam0 menit Detik

Detik

Komisi III Selektif Cari Hakim Agung, Desmond Nilai MA Sekarang Buruk

Desmond kemudian menyampaikan penilaiannya atas salah seorang calon hakim agung, Soesilo, yang menjalani uji kelayakan hari ini. Dia lalu menyebut MA berengsek.

11 jam0 menit Detik

Detik

2 Tersangka Kasus Balita Yusuf Tewas Tanpa Kepala Diperiksa Intensif

Dua orang tersangka kasus tewasnya balita M Yusuf Ghazali tanpa kepala berinisial M dan Tsy diperiksa intensif polisi.

11 jam0 menit Detik

Detik

Periksa Advokat PDIP Donny, KPK Cecar Aliran Duit ke Wahyu Setiawan

"Penyidik mendalami terkait dengan pemberian uang oleh tersangka SAE (Saeful) kepada WS (Wahyu Setiawan)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri.

11 jam0 menit Detik

Detik

Upaya Hapus Jejak Eksekutor Pembunuh Hakim Jamaluddin

Wajah eksekutor Jefri dan Reza tertunduk dan pasrah memperagakan adegan saat menghapus jejak pembunuhan hakim Jamaluddin. Rekonstruksi pembunuhan itu tamat.

11 jam0 menit Detik

Detik

Jadi Tersangka Kasus Balita Yusuf Tanpa Kepala, 2 Pengasuh PAUD Dinilai Lalai

Pengajar dan pengasuh PAUD ditetapkan sebagai tersangka terkait tewasnya balita Yusuf. Keduanya dianggap lalai.

11 jam1 menit Detik