Pelaku Bisnis juga Butuh SEO, Bukan Cuma Media Online

E-commerce dan marketplace butuh SEO untuk kelancaran bisnis.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Anggota Pasukan Khusus Terpapar Radikalisme

Seorang perwira anggota pasukan khusus terpapar radikalisme dipecat.

2 jam58 menit Viva

Viva.co

Megawati: Orang Bingung Kok Saya Sobatan Sama Prabowo

Persahabatan Mega dan Prabowo merupakan sikap Pancasilais apa adanya.

2 jam58 menit Viva

Viva.co

Alasan Polisi Tolak Laporan FPI soal Muwafiq yang Dinilai Hina Nabi

Dalam ceramahnya berbahasa Jawa itu ada kalimat ‘merembes'.

2 jam58 menit Viva

Viva.co

Jadikan Hari Ibu Momentum Perempuan Perkuat Kemampuan di Era Digital

Diharapkan bisa bersaing menjadi perempuan yang berdaya di era digital

2 jam58 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Cara Menghilangkan Bintik Hitam Bekas Bisul di Pantat

Ada detikers penasaran bagaimana cara menghilangkan bintik-bintik hitam bekas bisul di kulit pantat. Ini penjelasan ahli kesehatan kulit.

2 jam59 menit Detik

Detik

Ramai Challenge Bengkokkan Sendi Jari, Siapa Bisa?

Ramai di media sosial foto netizen yang bisa membengkokkan ibu jari dengan berbagai bentuk, ke arah belakang hingga menyentuh punggung tangan. detikers bisa?

2 jam59 menit Detik

Detik

5 Fakta Seputar Mr P yang Wajib Diketahui Pria

Setiap pria ingin Mr P atau penis punya performa maksimal saat bercinta. Demi kepuasan tersebut, pria harus tahu 5 fakta seputar penis berikut.

2 jam59 menit Detik

Detik

Melongok Dekorasi Natal 2019 di Gedung Putih Karya Melania Trump

Melania Trump menunjukkan kebolehannya mendekorasi Gedung Putih untuk menyambut Natal 2019. Yuk, intip dekorasi Natal a la FLOTUS yang bisa jadi inspirasi.

2 jam59 menit Detik

Detik

Review: Mencoba Perawatan Laser Rejuvenation untuk Kulit Cerah & Kenyal

Perawatan laser rejuvenation saat ini tengah menjadi tren. Wolipop mencoba perawatan tersebut klinik kecantikan di Kemang dengan keunikan tersendiri.

2 jam59 menit Detik

Detik

Viral Pengakuan Pilu Makeup Artist yang Dilecehkan Pacarnya Selama Setahun

Makeup artist asal Chongqing, China, He Yuhong membuat pengakuan mengejutkan kepada publik tentang menjadi korban kekerasan

2 jam59 menit Detik

Detik

Usai Labuan Bajo dan Mandalika, Wishnutama Mau ke Mana Lagi?

Menparekraf Wishnutama dan wakilnya, Angela Tanoesoedibjo, sudah melakukan kunjungan daerah ke Labuan Bajo dan Mandalika. Berikutnya mau ke mana?

2 jam59 menit Detik

Detik

Prasasti Peradaban Pertama Wilayah Terdepan RI Ada di Area Tambang

Peradaban di wilayah terdepan RI ini terbilang unik dan memiliki daya tarik sendiri. Prasastinya berada di dalam konsesi tambang granit terbaik se-Asia.

3 jam0 menit Detik

Detik

Terlalu Senyap, Maverick Vinales Belum Tertarik Balap MotoE

Dibanding balap motor lainnya yang masih menggunakan mesin konvensional, balap MotoE, belumlah menarik perhatian. Tak terkecuali buat Maverick Vinales.

3 jam0 menit Detik

Detik

Kendaraan Mewah di Jaksel Belum Bayar Pajak Senilai Rp 24 Miliar

Petugas semakin gencar mengadakan razia gabungan pengesahan STNK dengan mendatangi langsung pemilik mobil mewah.

3 jam0 menit Detik

Detik

Bandingkan Desain Nmax, ADV dan PCX, Suka yang Mana?

Yamaha Nmax akan menantang Honda PCX 150 sampai Honda ADV 150. Secara desain lebih keren mana?

3 jam0 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Klasemen SEA Games: Tambah Satu Emas, Indonesia Tetap Ketiga

Posisi Indonesia di klasemen medali SEA Games 2019 pada Selasa (3/12/2019) sore WIB tidak beranjak dari posisi ketiga. Sekalipun menambah sekeping medali emas.

3 jam0 menit Detik

Detik

Emas SEA Games Dekatkan Deni ke Olimpiade 2020

Lifter senior Deni sukses pertahankan medali emas di SEA Games. Kali ini ia turun di kelas 67 kg.

3 jam0 menit Detik

Detik

SEA Games 2019: Thailand Kandaskan Laos 2-0

Timnas Thailand U-22 memetik hasil positif saat melawan Laos di lanjutan SEA Games 2019. War Elephants menang dengan skor akhir 2-0.

3 jam1 menit Detik

Detik

Indonesia Vs Brunei: Perjalanan Panjang Suporter Dukung Garuda Muda

Indonesia butuh setiap dukungan di laga lawan Brunei demi bisa menang besar. Sejumlah pekerja Indonesia di Filipina menjawab panggilan itu.

3 jam1 menit Detik

Detik

Rifda Raih Emas dari Senam Meja Lompat, Dwi Arifin Tuai Perunggu Gelang-Gelang

Rifda Irfanulutfi meraih medali emas SEA Games 2019 Filipina dari senam artistik di nomor meja lompat. Itu menjadi emas ke-12 Kontingen Indonesia.

3 jam1 menit Detik

Detik

Live Report: Indonesia Vs Brunei

Timnas Indonesia U-22 menghadapi Brunei di matchday keempat Grup B sepakbola SEA Games 2019. Skuat Garuda Muda wajib menang untuk menjaga kans ke semifinal.

3 jam1 menit Detik

Detik

PSIS ke Kandang Persipura untuk Jauhi Zona Degradasi

PSIS Semarang mendatangi kandang Persipura Jayapura di lanjutan Liga 1. Laskar Mahesa Jenar mempunyai misi untuk menjauhi zona degradasi.

3 jam1 menit Detik

Detik

Solskjaer: Kembalinya Mourinho Tak Akan Pengaruhi Pemain-pemain MU

Manchester United akan bereuni dengan mantan Jose Mourinho saat menjamu Tottenham Hotspur. Kehadiran Mourinho dijamin tak akan memengaruhi pemain-pemain MU.

3 jam1 menit Detik

Detik

Suami Karen Pooroe Akui Hubungan dengan Marshanda Istimewa, Tapi...

Tuduhan perselingkuhan yang dilayangkan oleh Karen Pooroe telah dibantah Arya Satria Claproth.

3 jam1 menit Detik

Detik

Ditanya Soal Duet dengan Istri, Glenn Fredly: Akan Ada Waktunya

Glenn Fredly baru saja mempersunting Mutia Ayu pada 19 Agustus 2019. Sang istri juga merupakan seorang penyanyi dari genre dangdut.

3 jam2 menit Detik