Pemprov DKI Sediakan Pojok Membaca di Stasiun MRT

Penumpang MRT bisa membaca sambil menunggu kereta di stasiun MRT.
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Tips Memilih Tabir Surya yang Cocok Bagi Kulit Saat Cuaca Panas

Pemakaian body lotion ataupun tabir surya disarankan untuk melindungi kulit. Ahli kulit memberikan tips untuk pilih yang sesuai.

8 jam52 menit Detik

Detik

Potret Serangga Air Raksasa yang Disebut Dalam Hoax Bikin Kulit Bolong

Kembali beredar pesan di media sosial tentang serangga misterius yang gigitannya dapat membuat kulit jadi bolong-bolong. Kabar tersebut dipastikan hoax.

8 jam52 menit Detik

Detik

Cerita Pilu PNS Dipecat Usai Tampil di Majalah Playboy, Kini Terlunta-lunta

Anna Anufrieva, seorang PNS dari Rusia dipecat setelah tampil sensual di majalah Playboy. Anna kini hidup terlunta-lunta setelah kehilangan pekerjaannya itu.

8 jam52 menit Detik

Detik

Potret 5 Wanita Rusia yang Didapuk Paling Seksi 2019 Menurut Majalah Pria

Setiap tahunnya majalah pria Maxim menyajikan daftar wanita terseksi di Rusia. Pada 2019 ini berikut lima wanita Rusia terseksi dari model hingga aktris.

8 jam52 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Gemas Banget: Penampakan Kucing Terkecil di Dunia

Inilah kucing terkecil di dunia, nama ilmiahnya Prionailurus rubiginosus. Rupanya begitu amat menggemaskan!

8 jam52 menit Detik

Detik

Website AS Sarankan Jangan ke Bali, Warganya Malah Suka ke Sana

Website pariwisata asal Amerika Serikat (AS) memasukkan Bali ke daftar 'No Visit' 2020. Padahal, orang AS sendiri suka liburan ke Bali.

8 jam53 menit Detik

Detik

Akhir Kisah Pria yang Suka Nyamar Jadi Pilot Saat Naik Pesawat

Seorang pria mengaku sudah belasan kali berhasil naik pesawat dengan menyamar jadi pilot. Begini akhir kisah tipu-tipu pria itu.

8 jam53 menit Detik

Detik

Dark Tourism, 'Wisata Kelam' yang Kian Populer

Dark tourism atau 'wisata kelam' kian populer walaupun identik dengan tragedi dan kesedihan. Lantas, mengapa wisata ini diminati banyak orang?

8 jam53 menit Detik

Detik

Serunya Berwisata Alam dan Main Permainan Tradisional di Trenggalek

Desa Wisata Duren Sari Sawahan Watulawang di daerah Trenggalek, Jawa Timur, merupakan tempat wisata yang memiliki ragam hiburan.

8 jam53 menit Detik

Detik

Makna di Balik Logo Wonderful Indonesia, Sudah Tahu Belum?

Logo Wonderful Indonesia adalah branding yang digunakan untuk mempromosikan wisata Indonesia. Penasaran apa makna di balik logo ini?

8 jam53 menit Detik

Detik

Xpander Cross Meluncur Bisa Bikin Pasar Kembali Bergairah

Mitsubishi melakukan gebrakan lewat peluncuran Xpander Cross. Langkah tersebut dianggap positif dan turut diapresiasi kompetitor mereka, Toyota.

8 jam53 menit Detik

Detik

Harga Chevrolet Cuci Gudang Naik Setelah BBN-KB Baru

Awal bulan November 2019 Chevrolet memberikan diskon cuci gudang menjelang penghentian penjualan mobil pada Maret 2020.

8 jam53 menit Detik

Detik

Beli Mobil Bekas yang Jarang Dipakai Lebih Untung?

Mobil bekas bisa menjadi pilihan masyarakat yang ingin memiliki mobil dengan budget terbatas.

8 jam53 menit Detik

Detik

Disuruh Mundur Pemotor Lawan Arus, TransJ: Pantang Mundur

Pemotor di Jakarta sebagian masih berperilaku buruk di jalanan. Bukannya menaati aturan lalu lintas malah setiap hari ada saja ulahnya.

8 jam53 menit Detik

Detik

Diler Chevrolet Kuat Hidup dari Hasil Servis

Mulai April 2020 diler Chevrolet hanya akan melayani perawatan dan penjualan saja mobil. Soalnya General Motors telah memutuskan untuk tidak lagi berjualan

8 jam53 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Juve Fokus ke Liga Champions, Inter yang Akan Rebut Scudetto Musim Ini

Inter Milan diyakini akan menjadi juara Serie A musim ini. Juara bertahan sekaligus rival beratnya Juventus diyakini lebih fokus mengejar gelar Liga Champions.

8 jam53 menit Detik

Detik

Quartararo Tak Sabar Jajal Mesin Anyar Yamaha

Fabio Quartararo mendapat hasil oke selama tes MotoGP Valencia. Fokus Quartararo sekarang adalah mencoba mesin baru Yamaha.

8 jam53 menit Detik

Detik

Indra Sjafri Bicara Neraka dan Strategi Timnas U-23

Coach Indra Sjafri bicara soal peluang Timnas U-23 meraih emas dalam SEA Games 2019 di Filipina. Baginya, satu grup dengan Thailand dan Vietnam bukanlah neraka.

8 jam53 menit Detik

Detik

Cepat atau Lambat, Mourinho Akan Bawa Tottenham Raih Trofi

Tottenham Hotspur baru saja merekrut Jose Mourinho sebagai manajer baru. Ia diyakini akan mengakhiri puasa gelar yang dialami Spurs selama lebih dari sedekade.

8 jam53 menit Detik

Detik

Lelucon Kontroversial Bale 'Wales, Golf, Madrid'

Gareth Bale dan rekannya di timnas Wales bikin lelucon kontroversial dengan membentangkan bendera Wales bertuliskan Wales, Golf, Madrid, In That Order.

8 jam53 menit Detik

Detik

Mourinho Gabung Rival pun Azpilicueta Tetap Doakan yang Terbaik

Jose Mourinho resmi menangani Tottenham Hotspur, rival sekota Chelsea. Bek The Blues yang juga mantan anak asuhnya, Cesar Azpilicueta, mendoakannya.

8 jam53 menit Detik

Detik

Marquez: Aku Butuh Motor Kencang, Bukan yang Mudah

Marc Marquez mengakui RC213V yang mudah dikendalikan akan menguntungkan banyak pebalap Honda. Tapi ia lebih butuh motor kencang untuk juara.

8 jam53 menit Detik

Detik

Luna Maya Akui Dekat dengan Seorang Pria, Siapa?

Luna Maya bicara tentang hidupnya saat ini di luar kariernya di dunia hiburan.

8 jam53 menit Detik

Detik

Ngaku Masih Jomblo, Atta Halilintar Kepedean Bakal Dapat Kejutan

Atta Halilintar mengaku belum dapat kejutan ulang tahun dari adik-adiknya.

8 jam53 menit Detik

Detik

Titi Kamal, Kriss Hatta hingga Valeria Stahl

Berita foto populer detikHOT, Rabu (20/11/2019) datang dari Titi Kamal, Kriss Hatta hingga Valeria Stahl. Simak foto-fotonya.

8 jam53 menit Detik