Dianggap Tidak Setia, Selir Cantik Raja Thailand Dilucuti Gelarnya

Semua gelar kerajaan dicopot.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Giliran Sri Mulyani Datang ke Istana, Bakal Jadi Menkeu Jokowi Lagi?

Sri Mulyani jadi tokoh pertama yang dipanggil Istana hari ini.

3 jam53 menit Viva

Viva.co

5 Tokoh Calon Menteri Sudah Datangi Istana

Sri Mulyani, Syahrul Yasin Limpo, Agus Gumiwang , Juliari Batubara.

3 jam53 menit Viva

Viva.co

Awal Mula Hari Santri Nasional, Mengenang Semangat Juang Para Ulama

Bertujuan untuk meneladankan semangat jihad para santri.

3 jam53 menit Viva

Viva.co

Hari Santri, Pejabat dan PNS di Kemenag Bersarung dan Berpeci

Hari Santri diperingati tiap 22 Oktober sejak 2015.

3 jam53 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Tarik Ulur Sri Mulyani Talangi BPJS Kesehatan

Sebagai Menteri Keuangan di era pemerintahan Jokowi, Sri Mulyani juga turut ikut andil 'mengurusi' permasalahan defisit yang dialami BPJS Kesehatan.

3 jam53 menit Detik

Detik

3 Gaya Hidup Sehat Sri Mulyani yang Tetap Jadi Menteri Keuangan Jokowi

Sri Mulyani menjadi orang pertama yang dipanggil Jokowi hari ini. Dikenal sebagai menteri dengan aktivitas padat berikut tips sehatnya.

3 jam53 menit Detik

Detik

Sri Mulyani Tetap Jadi Menkeu, Iuran BPJS Kesehatan Jadi Naik?

Sri Mulyani diminta untuk menjadi Menteri Keuangan untuk periode 2019-2024. Apakah berarti iuran BPJS Kesehatan jadi naik per Januari 2020?

3 jam53 menit Detik

Detik

Foto: Beyonce Merah Merona dengan Gaun Kristal Rp 68 Juta

Beyonce bersolek dengan gaya mewah. Kali ini, ia berbalut gaun merah kristal seharga puluhan juta rupiah.

3 jam53 menit Detik

Detik

Holiday Inn Kemayoran Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp 129 Juta

Saat ini, Holiday Inn Jakarta Kemayoran, memiliki tim banquet dan wedding special yang siap membantu calon pengantin.

3 jam53 menit Detik

Detik

6 Zodiak yang Tidak Suka Mengecewakan Orang Lain

Perasaan sedih karena mengecewakan orang lain ini paling dirasakan oleh enam zodiak berikut. Inilah zodiak yang paling tidak suka mengecewakan orang lain.

3 jam53 menit Detik

Detik

Klarifikasi Trigana Air atas Pemberitaan detikcom

Maskapai Trigana Air memberikan klarifikasi atas pemberitaan detikcom berjudul '7 Maskapai Paling Mengerikan Sedunia, Ada dari Indonesia'.

3 jam53 menit Detik

Detik

Honda BeAT Buatan Pabrik Cikarang Laris Manis di Luar Negeri

Honda BeAT buatan pabrik Cikarang laris manis di negeri orang. Honda mencatat adanya peningkatan ekspor pada model BeAT.

4 jam8 menit Detik

Detik

Cuci Mobil dengan Busa Tebal dan Banyak Tak Jamin Bikin Mengkilap

detikers, saat memilih tempat cucian mobil yang tepat jangan tergoda pada busa yang banyak dan tebal ya.

4 jam8 menit Detik

Detik

Evra: Arsenal Masih seperti Bayi

Patrice Evra menyoroti mentalitas Arsenal usai dikalahkan Sheffield United. Eks bek Manchester United itu menilai Arsenal tak berubah: masih seperti bayi.

4 jam23 menit Detik

Detik

Kandang Sheffield Masih Angker untuk Arsenal

Arsenal tumbang saat tandang ke markas Sheffield United dalam lanjutan Liga Inggris. The Gunners masih belum bisa menaklukkan Sheffield di kandangnya.

4 jam23 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Habib Usman Trauma Lihat Kartika Putri Melahirkan di Rumah

Habib Usman mendampingi Kartika Putri yang melahirkan secara normal di rumah. Momen itu menjadi momen tak terlupakan bagi Habib Usman.

4 jam23 menit Detik

Detik

Premiere 'Terminator: Dark Fate' di Seoul hingga Gista Putri

Hot Photo Highlight diwarnai oleh kemeriahan gala premiere 'Terminator: Dark Fate' hingga istri calon menteri kece, Gista Putri.

4 jam23 menit Detik

Detik

Webtoon 'Gundala' Berlanjut, Ada Petualangan Baru soal Anak-anak Pengkor

Season pertama webtoon 'Gundala' resmi berakhir namun kelanjutan cerita segera menyapa pembaca November dengan petualangan baru soal anak-anak Pengkor.

4 jam23 menit Detik

Detik

Komentar Para Artis Lihat Raffi Ahmad Rehat dari Dunia Hiburan

Raffi Ahmad memutuskan untuk rehat dari dunia hiburan. Semalam, dalam KUY Music Fest dan Rans Entertaiment, seperti sekaligus pesta perpisahan Raffi Ahmad.

4 jam23 menit Detik

Detik

Joko Anwar Dibisiki Cerita 'Perempuan Tanah Jahanam' oleh Sosok Ini?

Sejak awal proyek film 'Perempuan Tanah Jahanam' diumumkan, Joko Anwar berulang kali mengatakan kisah film tersebut ia peroleh dari bunga tidurnya.

4 jam23 menit Detik

Detik

Nadiem Makarim Calon Menteri Muda, Giovanni Tobing Merasa Disentil

Presiden Joko Widodo memanggil satu persatu calon menteri untuk menjabat di masa pemerintahannya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Nadiem Makarim.

4 jam23 menit Detik

Detik

Sri Mulyani Dipanggil Jokowi, Rupiah Berotot ke Rp 14.045

Dolar AS tercatat berangsur melemah sejak kemarin ke bawah level Rp 14.100-an.

4 jam23 menit Detik

Detik

Sri Mulyani Dipanggil Jokowi ke Istana, Jadi Menteri Apa?

Sri Mulyani Indrawati memenuhi undangan Presiden Jokowi di Istana Presiden, Jakarta pagi ini. Apakah Sri Mulyani akan kembali mengisi posisi yang sama?

4 jam23 menit Detik

Detik

Harga Emas Merosot Rp 4.000 ke Rp 752.000/Gram

Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini turun Rp 4.000/gram. Harga emas Antam dipatok Rp 752.000/gram hari ini.

4 jam23 menit Detik

Detik

Dihadiri Pejabat dari 180 Negara, Seremoni Penobatan Kaisar Jepang Dimulai

Seremoni penobatan Kaisar Jepang, Naruhito dimulai hari ini dalam ritual yang akan dihadiri para pejabat dari lebih dari 180 negara.

4 jam23 menit Detik