KPU Tetapkan Mulan Jameela Jadi Anggota DPR RI

Pengadilan memenangkan gugatan Mulan Jameela Cs
« Kembali Baca berita lengkap »

Detik

Miss V Terasa Kering? 4 Hal Ini Diklaim Bisa Mengatasinya

Tidak hanya yang lanjut usia, wanita muda pun tidak menutup kemungkinan dapat mengalami vagina yang terasa kering.

3 jam46 menit Detik

Detik

5 Gejala Diabetes yang Sering Terabaikan, Salah Satunya Mendadak Kurus

Tubuh memberi banyak tanda mengalami diabetes yang kerap tidak disadari. Salah satunya tiba-tiba kurus. Diabetes bisa dikendalikan bila diketahui lebih cepat.

3 jam46 menit Detik

Detik

Ke Manakah Perginya Lemak-lemak yang Terbakar Saat Olahraga?

Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk berolahraga membakar kelebihan lemak di dalam tubuh. Kalau sudah terbakar, lemak akan dibuang dalam wujud apa sih?

3 jam46 menit Detik

Detik

5 Alasan Menu Sarapan Tak Boleh Itu-itu Saja, Harus Variatif!

Sarapan tidak boleh cuma asal enak. Agar manfaat sehatnya optimal, keberagaman dan keseimbangan nutrisi penting sekali diperhatikan.

3 jam46 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

6 Kandidat Menteri Kesehatan Sudah Terjaring, Siapa Paling Layak?

Ada 6 nama kandidat menteri kesehatan yang bisa dipilih detikers untuk disampaikan ke Jokowi. Sampaikan pilihan lewat tautan berikut.

3 jam46 menit Detik

Detik

Riset Ungkap Jenis Makanan Inilah yang Bikin Susah Tidur di Malam Hari

Setiap malam kamu harus berusaha keras agar bisa tidur? Riset mengungkapkan ada makanan-makanan yang bisa memengaruhi jam tidur terutama di malam hari.

3 jam46 menit Detik

Detik

J-Lo Mendadak Muncul di Milan Fashion Week, Bikin Heboh Pakai Gaun Seksi

Masih ingat penampilan seksi Jennifer Lopez dalam balutan gaun Versace di Grammy Awards 2000 silam? J-Lo kembali mengulang momen tersebut di Milan Fashion Week.

3 jam46 menit Detik

Detik

Kisah KDRT yang Dialami 5 Wanita Ini Viral, Bikin Netizen Sedih

Wanita pun sangat rentan mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Seperti dialami oleh lima wanita ini yang mengalami KDRT.

3 jam46 menit Detik

Detik

Pantai Lantik, Si Cantik dari Simeulue

Bicara soal pantai di Kabupaten Simeulue, Pulau Sinabang, banyak yang bisa jadi rekomendasi. Salah satu yang cukup populer adalah Pantai Lantik di Teupah Barat.

3 jam47 menit Detik

Detik

Mana yang Lebih Aman di Jalan, Mobil Matik atau Manual?

Mobil bertransmisi manual dan otomatis punya kelebihan dan juga pencintanya sendiri. Tapi kalo soal keamanan, mana yang lebih aman di jalan ya?

3 jam47 menit Detik

Detik

Barcelona Ambyar di Kandang Lawan

Barcelona tumbang saat menjalani laga tandang di kandang Granada. Kekalahan itu memperpanjang catatan buruk Barcelona di pertandingan tandang.

3 jam47 menit Detik

Detik

Komisi IV DPR Usul Kasus Karhutla Masuk Kategori Kejahatan Luar Biasa

"Seharusnya dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary crime). Levelnya sama dengan teroris," kata Viva Yoga Mauladi.

3 jam47 menit Detik

Detik

Akan Digugat Caleg yang Digantikan Mulan, Gerindra: Kami Patuh Hukum

"Prinsipnya Gerindra adalah partai yang taat asas dan senantiasa patuh pada hukum dan perundang-undangan yang berlaku," kata Habiburokhman.

3 jam47 menit Detik

Detik

Anggota DPR ke Dahnil Anzar: KPK Tak Bisa Jadi Alat Kekuasaan!

Anggota Komisi III DPR, Taufiqulhadi membantah pernyataan Juru Bicara Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak soal KPK.

3 jam47 menit Detik

Detik

Pesawat Twin Otter yang Hilang di Papua Baru Setahun Beroperasi

Pesawat Twin Otter DHC6-400 yang hilang kontak di Papua belum ditemukan. Pesawat tersebut baru beroperasi sekitar satu tahun di Papua.

3 jam48 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Soal RUU Pesantren, F-PAN DPR Minta Masukan Muhammadiyah Diakomodasi

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menyebut Fraksi PAN meminta agar permintaan Muhammadiyah soal RUU Pesantren diakomodasi.

3 jam48 menit Detik

KONTAN

Jeff Bezos targetkan 2040 Amazon, perusahaan e-commerce terbesar yang bebas polusi

Jeff Bezos targetkan 2040 Amazon, perusahaan e-commerce terbesar yang bebas polusi

4 jam30 menit Kontan

KONTAN

Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS besok

Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS pada Senin besok.

4 jam30 menit Kontan

BISNIS

LAPORAN DARI CHINA: Luhut Blak-blakan dengan Pengusaha China

?Kalau ada masalah investasi di Indonesia jangan ragu-ragu untuk menghubungi saya. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Saya pastikan tidak ada lagi pungutan-pungutan biaya yang tidak jelas. Itu sudah instruksi Presiden.?

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Rupiah Berpeluang Menguat Pekan Depan

Rupiah berpotensi menguat pada pekan depan, seiring respon positif pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan Bank Indonesia.

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

LAPORAN DARI CHINA: Perluasan Protokol Buah Dijanjikan Kelar Tahun Ini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjanjikan perluasan protokol kerja sama perdagangan buah dengan China bakal kelar tahun ini.

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Tren Penyakit Paru Akibat Rokok Elektrik di AS Meningkat

Departemen Kesehatan AS per September 2019 mencatat setidaknya 530 kasus penyakit paru-paru kronis akibat rokok elektrik atau vape, di mana tujuh di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Hasil La Liga : Barcelona Tersungkur, Atletico Tersandung Lagi

Barcelona menelan kekalahan dari tim promosi dalam lanjutan La Liga, sedangkan Atletico meneruskan tren buruk tanpa kemenangan.

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Pentingnya Recovery Usai Lari Jarak Jauh

Olahraga lari telah menjadi gaya hidup sehat bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Tak heran, perhelatan lari jarak jauh selalu dinanti-nanti oleh kalangan pelari. Agenda lari jarak jauh pun menjadi ajang bergengsi bagi kalangan tersebut.

4 jam31 menit Bisnis

BISNIS

Cuaca Jakarta 22 September : Cerah Berawan, Suhu Hingga 34 Derajat

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya cenderung cerah hingga cerah berawan hari ini, Minggu (22/09/2019).

4 jam31 menit Bisnis