Jokowi Akan jadi Inspektur Upacara di Pemakaman BJ Habibie

Jokowi kembali melakukan takziah ke rumah duka BJ Habibie
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Jelang Pemakaman BJ Habibie, Masyarakat Padati TMP Kalibata

Jelang pemakaman BJ Habibie juga dilakukan gladiresik proses pemakaman

6 jam13 menit Viva

Detik

Mengenang BJ Habibie Saat Resmikan Gedung RS Khusus Ginjal di Bandung

Mengenang BJ Habibie dalam campur tangannya di Rumah Sakit Khusus Ginjal (RSKG) RA Habibie di Bandung. Semasa hidup, ia juga berjuang dengan masalah ginjal.

6 jam14 menit Detik

Detik

Tips Menua dengan Pikiran dan Tubuh Sehat Seperti Eyang Habibie

BJ Habibie, Presiden ke-3 RI meninggal di usianya yang ke 83 tahun. Semasa hidupnya, Eyang Habibie selalu menebarkan energi positif, cerdas, dan menginspirasi.

6 jam14 menit Detik

Detik

Viral, Kisah Haru Wanita 60 Tahun Jadi Driver Taksi Online Demi Keluarga

Seorang wanita pengemudi taksi online berusia 60 tahun ini jadi perhatian di media sosial. Di usia yang tak lagi muda, ia masih harus bekerja keras

6 jam14 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pakaian Dalam Kim Kardashian Terjual Rp 28 Miliar Hanya dalam Hitungan Menit

Nama Kim Kardashian memang memiliki nilai jual tinggi. Terbukti dari sejumlah produknya yang meledak di pasaran. Termasuk pakaian dalam.

6 jam14 menit Detik

Detik

Suka Tukar Baju dan Handuk Sama Orang Lain? Hati-hati Infeksi Jamur

Apalagi jamur menyukai lingkungan yang lembap maka handuk ataupun pakaian yang basah bisa menjadi tempat yang nyaman buat jamur tersebut.

6 jam14 menit Detik

Detik

Dear Anak Muda, Ini 10 Kutipan BJ Habibie untuk Motivasi Kamu Meraih Sukses

Presiden RI ke-3 BJ. Habibie sering melontarkan kalimat-kalimat inspiratif. Untuk anak-anak muda, berikut 10 kutipan Habibie untuk motivasi meraih sukses.

6 jam14 menit Detik

Detik

Traveling ke Luar Negeri Nggak Perlu Ribet Tukar Uang, Ini Caranya!

Pernah punya pengalaman sedang asyik berbelanja dan tinggal membayar lalu tiba-tiba kartu kreditnya tidak bisa digunakan untuk membayar alias trouble.

6 jam14 menit Detik

Detik

Ini Venesia dari China

Apabila Italia punya Venesia, maka China punya kota kuno Zhu Jia Jiao. Inilah Venesia dari Timur punya China.

6 jam14 menit Detik

Detik

Teriakan Makam Sultan yang Terbengkalai, Tolong!

Makam raja-raja dan kesultanan Sintang banyak yang kondisinya tidak layak. Uluran tangan pemerintah dinanti karena ada jejak sejarah tak ternilai harganya.

6 jam14 menit Detik

Detik

Mengenal 4 Jenis Kategori Halal di Korea

Korea Selatan mulai gencar mengincar turis Muslim. Berbagai fasilitas dan kemudahan diberikan, termasuk seperti kategori halal.

6 jam14 menit Detik

Detik

Ada Mobil Baru Toyota Bakal Meluncur Siang Ini, Nih Bocorannya

Toyota bersiap meluncurkan mobil baru siang ini. Mobil tersebut adalah sedan Corolla Altis.

6 jam14 menit Detik

Detik

Hampir 100 Persen Pemilik Mobil Peugeot Balik ke Bengkel Resmi

Diracik dengan standar dan teknologi membuat mobil Eropa tidak melulu bisa servis di bengkel umum, misalnya merek Peugeot.

6 jam14 menit Detik

Detik

Renault Umbar Harga Triber Akhir September

Mobil MPV yang juga akan bersaing dengan mobil LCGC dari sisi harga, Renault Triber, akan dirilis harga resminya pada akhir bulan ini.

6 jam14 menit Detik

Detik

Misi Real Madrid dan Barcelona Kembali ke Jalur Kemenangan

Liga Spanyol kick-off lagi setelah sempat rehat karena jeda internasional. Real Madrid dan Barcelona sama-sama mempunyai misi untuk kembali ke jalur kemenangan.

6 jam14 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Pekan Kelima Liga Inggris: Lanjut Menang, Liverpool?

Riuh Liga Inggris kembali di akhir pekan ini selepas jeda internasional. Liverpool yang masih sempurna dan kukuh di puncak akan ditantang Newcastle United.

6 jam14 menit Detik

Detik

Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini

Liga Spanyol mementaskan laga keempat di pekan ini. Berikut jadwal bertanding kompetisi level teratas klub-klub di Negeri Matador.

6 jam14 menit Detik

Detik

Digoda Balik ke MU, Van der Sar Menolak

Edwin van der Sar menepis rumor dirinya bakal kembali ke Manchester United. Van der Sar masih setia dengan posisinya sebagai CEO Ajax Amsterdam.

6 jam14 menit Detik

Detik

Kenang BJ Habibie, Aji Santoso Ingat Tiga Pesan Ini

Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, turut kehilangan atas meninggalnya Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie. Dia mengenang tiga pesan dari almarhum.

6 jam14 menit Detik

Detik

Polemik Audisi Umum PB Djarum, Moeldoko Cek Langsung ke Kudus

PB Djarum memutuskan menghentikan audisi umum bulutangkis mulai tahun depan, usai polemik dengan KPAI. Isu ini jadi perhatian istana.

6 jam14 menit Detik

Detik

40 Negara Korban Ronaldo di Timnas Portugal, Siapa Saja?

Cristiano Ronaldo baru saja memasukkan Lithuania sebagai korban terbarunya di Timnas Portugal. Negara mana yang sudah pernah dibobol Ronaldo?

6 jam14 menit Detik

Detik

Klub David Beckham Dikabarkan Sudah Kontak Lionel Messi

David Beckham punya ambisi besar pada klubnya, Inter Miami. Bahkan, beredar kabar Lionel Messi sudah dikontak untuk diajak bermain di Major League Soccer.

6 jam14 menit Detik

Detik

Nikita Mirzani Kecopetan di Paris, Tetap Bisa Eksis

Nikita Mirzani tengah berlibur ke Paris bersama dua temannya. Namun, lagi asyik-asyik liburan, Nikita Mirzani malah kecopetan.

6 jam15 menit Detik

Detik

Tawa Gisel saat Ditanya Soal Joget

Gisel menjelaskan bahwa dirinya bukan berjoget di klub malam melainkan acara konser temannya. Ia pun tampak tertawa saat menjelaskan hal tersebut.

6 jam15 menit Detik

Detik

Jadi Influencer Brand Terkenal, Aron Ashab Mengaku Tak Dibayar

Aktor dan YouTuber Aron Ashab menceritakan pengalaman tak mengenakkan di Instagram. Ia mengaku tak dibayar saat menjadi influencer brand terkenal.

6 jam15 menit Detik