Kenangan Manis Agung Hercules bagi Ramzi: Pintar Nyanyi dan Melawak

Ramzi belum bertemu Agung Hercules hingga sahabatnya itu meninggal.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Peringatan Militer China ke Demonstran Hong Kong: Tanggung Risikonya

Militer China yang bertugas di Hong Kong rilis video berdurasi 3 menit

14 jam39 menit Viva

Viva.co

Begini Jalan Cinta Pria Lima Istri, Tersangka Pemerkosa Anak Kandung

Tersangka menikah lima kali.

14 jam39 menit Viva

Detik

Di Balik Pencarian Ernald, Remaja yang Viral Jualan Nasi Uduk di Karawaci

Sejak videonya jualan nasi uduk di RS Siloam Karawaci viral, Ernald jadi buruan banyak orang. Sejak itu pula, remaja 17 tahun ini makin sulit ditemui.

14 jam39 menit Detik

Detik

Joe Taslim Ungkap Alasannya Jatuh Cinta pada Olahraga Judo

Joe Taslim mengawali karier sebagai atlet Judo. Aktor laga yang namanya tengah berkibar ini mengungkap alasannya jatuh cinta pada olahraga ini.

14 jam39 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Studi: Joging Lebih Baik untuk Kamu yang Ingin Cepat Langsing

Masih bingung olahraga apa yang bisa kamu lakukan untuk cepat langsing? Studi terbaru ungkapkan joging menjadi olahraga paling baik, nih!

14 jam39 menit Detik

Detik

Ini Sosok Wanita di Balik Tangan-tangan Cantik Pemotretan Iklan dan Majalah

Tahukah Anda jika ada model khusus yang bertugas meminjamkan tangannya dalam iklan atau pemotretan? Ini sosok Nina Taylor yang berprofesi sebagai model tangan.

14 jam39 menit Detik

Detik

Serba-serbi Sedot Lemak, Cara Turunkan Berat Badan dengan Instan

Sedot lemak dipilih untuk mendapat hasil yang cepat dalam waktu yang singkat. Jika ingin melakukan prosedur ini sebaiknya ikuti proses-prosesnya dengan benar.

14 jam39 menit Detik

Detik

Sebar CV di Jalan, Pria Ini Dapat Ratusan Tawaran Kerja Setelah di-PHK

Bukan dengan menaruh lamaran di berbagai perusahaan tapi Patrick membagikan CV kepada para pengemudi.

14 jam39 menit Detik

Detik

Foto Simpel Diedit Wanita Ini Jadi Bak Negeri Dongeng, Hasilnya Bikin Kagum

Wanita yang berprofesi sebagai seniman digital ini melakukan edit foto yang hasilnya mengagumkan. Foto simpel dieditnya jadi bak negeri dongeng. Seperti apa?

14 jam39 menit Detik

Detik

Usia 48, Claudia Schiffer Pose Tanpa Busana di Cover Vogue

Lama tak terdengar kabarnya, supermodel senior Claudia Schiffer eksis lagi. Kali ini, sosoknya menghiasi sampul majalah Vogue Italia tanpa busana.

14 jam39 menit Detik

Detik

Foto: Pemenang America's Next Top Model Pertama yang Kini Bisnis MLM

Adrianne menoreh sejarah karena menjadi orang pertama yang memenangkan kontes modeling America's Next Top Model. Begini kehidupannya sekarang.

14 jam39 menit Detik

Detik

6 Fakta Gunung Salak, Kenali Misteri dan Keindahannya

Gunung Salak merupakan salah satu gunung yang terkenal di Jawa Barat. Penasaran seperti apa fakta gunung yang terkenal akan keindahannya itu?

14 jam39 menit Detik

Detik

Kasihan Anak Ini, Lagi Naik Roller Coaster Nabrak Burung

Hal ini sangat jarang terjadi. Seorang anak naik roller coaster, kemudian menabrak burung yang terbang. Aduh!

14 jam39 menit Detik

Detik

Kisah Wanita Hebat, Tak Sengaja Pecahkan Rekor Dunia di Antartika

Cerita ini tentang petualang yang melakukan ekspedisi solo di Antartika atau Kutub Selatan. Tak disangka, rekor dunia pun dipecahkannya.

14 jam39 menit Detik

Detik

Potret Kereta Gantung Pertama yang Melintasi Negara dan Benua

Proyek kereta gantung ini adalah yang pertama di dunia. Tak hanya itu, fasilitas itu akan melintasi batas dua negara dan benua.

14 jam39 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Politisi Naik Fortuner, Ngamuk di Pintu Tol

Jalan tol Delhi-Agra menjadi salah satu jalur nasional terbaik di India, namun cerita miring baru-baru ini menimpa salah satu politisi di negara tersebut.

14 jam40 menit Detik

Detik

Omesh Tahan Beli Mobil Listrik, Harganya Masih Mahal

Ananda Omesh dikenal sebagai pencinta otomotif. Baik motor ataupun mobil ia selalu mengikut tren perkembangan, tak terkecuali mobil listrik.

14 jam40 menit Detik

Detik

Berita Populer: Isi Bensin Tak Usah Goyang Mobil, Gojek Pakai Motor Listrik

Masih banyak ditemukan pemilik kendaraan yang menggoyang-goyangkan mobilnya saat isi bensin. Padahal tindakan itu nggak ngaruh.

14 jam40 menit Detik

Detik

Goyang Kendaraan Saat Isi BBM Bisa Bikin Kebakaran, Benarkah?

Padahal mitos tersebut tidak ada benarnya. Pihak Pertamina sendiri menegaskan bahwa praktik tersebut tidak direkomendasikan.

14 jam40 menit Detik

Detik

Meski Tak Lagi Gelar F1, Korea International Circuit Tetap Bergeliat

Korea International Circuit (KIC) sudah enam tahun ditinggalkan oleh ajang balap Formula 1. Apa kabar sirkuit di Yeongam, Korea Selatan, itu?

14 jam40 menit Detik

Detik

Rossi: Yamaha Kompetitif Kok, tapi ...

Valentino Rossi meyakini kalau motor Yamaha kompetitif. Hasil-hasil yang didapat Maverick Vinales dan Fabio Quartararo membuat Rossi percaya diri.

14 jam40 menit Detik

Detik

Mau Leroy Sane? Siapkan Rp 2,3 Triliun

Masa depan Leroy Sane di Manchester City tengah jadi spekulasi. Di tengah isu ketertarikan Bayern Munich, City mematok harga 137 juta pound sterling untuk Sane.

14 jam40 menit Detik

Detik

Rio Haryanto Masih Punya Mimpi Kembali ke F1

Rio Haryanto memang pernah menembus Formula 1. Kendati begitu, dia masih mempunyai mimpi besar untuk tampil di sana lagi.

14 jam40 menit Detik

Detik

Arsenal Adalah Buah Kerja Keras Nicolas Pepe

Nicolas Pepe senang sekali bisa gabung klub sebesar Arsenal dan bermain di Premier League. Ini adalah hasil kerja keras Pepe selama kariernya di lapangan hijau.

14 jam40 menit Detik

Detik

Orsolya Toth, Pebasket Cantik yang Siap Slam Dunk Hatimu...

Pebasket cantik memang banyak. Tapi yang satu ini kayaknya bisa menyegarkan harimu untuk mengawali Jumat (2/8) ini.

14 jam40 menit Detik