WNI Korban Penembakan di Selandia Baru Sempat Sadar

Korban masih dirawat di ruang ICU.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Klarifikasi KPK Terkait Isu Penjebakan OTT Romahurmuziy

Rommy justru berniat ingin melarikan diri saat ada OTT KPK.

2 jam10 menit Viva

Viva.co

155 Rumah Rusak Akibat Ledakan Bom di Sibolga

Warga masing mengungsi di tenda-tenda.

2 jam10 menit Viva

Detik

Di Jepang Ada Cara Unik Semangati Jomblo untuk Olahraga

Salah satu perusahaan film dewasa di Jepang mendorong para jomblo berolahraga di sepeda statis sambil menonton video virtual reality 'penyemangat'.

2 jam10 menit Detik

Detik

Viral Isu Pembiusan di Mal, Pencurian Organ Tak Semudah yang Dibayangkan

Sebuah video viral di media sosial, disebut-sebut aksi pembiusan. Apakah semudah itu untuk membius orang lalu mengambil organnya untuk digunakan?

2 jam10 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

8 Fakta Unik Tentang Jeans yang Belum Tentu Para Millennial Tahu

Rasanya hampir semua millennial punya setidaknya satu pasang jeans di lemari. Tapi sudahkah kamu tahu fakta-fakta tak terduga tentang celana sejuta umat ini?

2 jam10 menit Detik

Detik

Bau Badan Tak Sedap Bikin 40% Orang Merasa Terisolasi dari Pergaulan

masalah bau badan tak sedap bisa berdampak lebih besar bagi 'korbannya', yakni orang itu sendiri. Mereka pun terisolasi dari pergaulan.

2 jam10 menit Detik

Detik

Banyak Perawatan Wajah yang Gagal, Yuk Rawat Kulit dari Dalam

Wanita usia di atas 25 tahun akan kehilangan 1,5% kolagen dalam tubuhnya setiap tahun.

2 jam10 menit Detik

Detik

Pantai Perawan di Ujung Timur Pulau Lombok

Nama Pantai Mandalika atau Kuta Lombok tentu sudah populer di telinga traveler. Namun, masih ada pantai cantik lain di ujung Timur Lombok.

2 jam10 menit Detik

Detik

Bukan Perpustakaan, Ini Toko Snack Bergaya Eropa di Taiwan

Jalan-jalan ke Taiwan tak lengkap kalau tak beli oleh-oleh. Di Taichung, ada toko oleh-oleh yang mirip perpustakaan klasik bergaya Eropa.

2 jam10 menit Detik

Detik

Lewat Tol Trans Jawa, Perhatikan Titik Rawan Kecelakaan Ini

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menghimbau agar hati-hati saat melintasi tol Trans Jawa karena terdapat beberapa titik rawan kecelakaan.

2 jam11 menit Detik

Detik

Momen Anies Bonceng Anak Naik Moge

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berpartisipasi dalam acara Touring Lintas 2019, Millenial Road Safety Festival di Senayan. Seperti apa keseruannya?

2 jam11 menit Detik

Detik

MPV Bekas Mana yang Depresiasi Paling Rendah, Avanza atau Xpander?

Orang Indonesia masih mempertimbangkan penyusutan atau depresiasi harga mobil saat melakukan pembelian mobil.

2 jam11 menit Detik

Detik

Kualifikasi GP Australia: Hamilton Rebut Pole, Mercedes Start 1-2

Lewis Hamilton melanjutkan dominasinya di F1 GP Australia dengan merebut pole position. Ia mengungguli rekan setimnya di Mercedes, Valtteri Bottas.

2 jam11 menit Detik

Detik

Jadwal Siaran Langsung Piala FA

Babak perempatfinal Piala FA akan bergulir akhir pekan ini. Swansea City akan menjamu Manchester City dan Wolverhampton Wanderers menjamu Manchester United.

2 jam11 menit Detik

Detik

Solskjaer, Tertarik Rekrut Bale?

Manchester United jadi salah satu klub yang kerap dikaitkan dengan Gareth Bale. Apakah Ole Gunnar Solskjaer tertarik untuk mendatangkan Bale?

2 jam11 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Kabar Duka, Ayah Eddies Adelia Meninggal Dunia

Eddies Adelia ditinggal ayahandanya, Ismail Djauhari, selama-lamanya. Ismail meninggal kemarin di usia 78 tahun.

2 jam11 menit Detik

Detik

Atiqah Hasiholan Sedih Rio Dewanto Tak Bisa Nonton Perannya Sebagai PSK

Berperan sebagai perempuan malam di konser musikal 'Cinta Tak Pernah Sederhana', akting Atiqah Hasiholan patut diacungi jempol.

2 jam11 menit Detik

Detik

Isi Apel Kebangsaan di Jateng, Slank Heboh Dituding 'Makan Duit Rakyat'

Slank menjadi salah satu pengisi acara dalam apel kebangsaan yang digelar di Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (17/3).

2 jam11 menit Detik

Detik

American Airlines Setop Layani Penerbangan ke Venezuela

American Airlines pada Jumat (15/3) kemarin menangguhkan penerbangan dari dan ke Venezuela. Negara tersebut kini semakin terisolasi.

2 jam11 menit Detik

Detik

Pembangunan Dermaga Baru Pelabuhan Penumpang Labuan Bajo

Pemerintah pusat mulai membangun dermaga baru pelabuhan penumpang di Labuan Bajo, Ibu kota Kabupaten Manggarai Barat di Pulau Flores, NTT. Begini progresnya.

2 jam11 menit Detik

Detik

Resmi, Jokowi Akhirnya Naikkan Gaji PNS

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi meneken aturan tentang kenaikan gaji PNS tahun 2019.

2 jam11 menit Detik

Detik

Wah! di China Bisa Kemping di Dalam Gelembung Lho

Untuk mengisi akhir pekan, yuk coba kemping di alam terbuka. Di China, ada sebuah kawasan yang menawarkaan kemping menyenangkan menggunakan gelembung raksasa.

2 jam11 menit Detik

Detik

Pak Ma'ruf dan Pak Sandi, Masih Ada 7 Juta Orang Nganggur Lho

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran terbuka di Indonesia per Agustus 2018 turun jika dibandingkan dengan Agustus 2017.

2 jam11 menit Detik

Detik

Pelaku Teror Masjid New Zealand Akan Lanjutkan Serangan Jika Tak Ditangkap

Tersangka serangan teroris di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru diyakini masih akan melanjutkan aksi kejinya jika tidak segera ditangkap polisi.

2 jam11 menit Detik

Detik

Salahkan Muslim Atas Teror Masjid New Zealand, Senator Australia Diserang Telur

Senator Australia, Fraser Anning, yang kontroversial diserang dengan telur saat menghadiri sebuah acara di Melbourne.

2 jam11 menit Detik