Kecam Aksi Penembakan, Menag: Jaga Kesucian Rumah Ibadah

Aksi ini sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

OTT Rommy, Pengaturan Jabatan di Kemenag Banyak dan Berangkai

Menteri Agama Lukmam Hakim tak berdaya menghadapi praktik curang ini.

20 jam26 menit Viva

Detik

Pola Makan Sehat Putri Ayuningtyas, Moderator Debat Pilpres 2019

Putri Ayuningtyas punya menu pilihan yang bisa membantunya tetap sehat. Menu tersebut adalah makanan yang minim proses, tidak jauh beda dari bentuk aslinya.

20 jam26 menit Detik

Detik

Ini Gaya Romahurmuziy yang Ditangkap KPK, Pakai Jaket Bomber hingga Kafiyeh

Ketua Umum PPP Romahurmuziy sedang jadi perbincangan hangat karena ditangkap KPK. Di kesehariannya, gaya Rommy memiliki ciri khas.

20 jam26 menit Detik

Detik

Foto Gaya Traveling Ketum PPP Romahurmuziy yang Diciduk KPK

Ketua Umum PPP Romahurmuziy adalah politisi yang aktif di media sosial. Dia juga suka mengisi waktunya dengan traveling.

20 jam26 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Cullinan, SUV Miliaran Rolls-Royce Resmi Mengaspal di Indonesia

Rolls-Royce Motor Cars Indonesia resmi meluncurkan Cullinan, SUV mewah yang dibanderol dengan harga Rp 10 miliar lebih. Fantastis!

20 jam26 menit Detik

Detik

Superbike BMW S 1000 RR Siap Mengaspal di Indonesia

Superbike BMW S 1000 RR bakal jadi santapan penggila kecepatan di Indonesia.

20 jam26 menit Detik

Detik

Superbike BMW Bakal Datang ke Indonesia

BMW Motorrad di Indonesia berencana mengeluarkan produk anyarnya di IIMS 2019. Apa saja kelebihan motor ini? Yuk, lihat.

20 jam26 menit Detik

Detik

Messi Vs Ronaldo di Final Liga Champions Musim Ini?

Ada satu skenario yang tentu diinginkan banyak orang terjadi di final Liga Champions musim ini. Itu ketika Cristiano Ronaldo berjumpa Lionel Messi. Mungkinkah?

20 jam26 menit Detik

Detik

Mercedes Bagus, tapi Masih Buta Kekuatan Tim Lain

Mercedes mendominasi latihan bebas GP Australia. Kendati sudah tampil bagus, mereka masih buta kekuatan lawan.

20 jam26 menit Detik

Detik

Guardiola: Sancho Belum Tentu Sukses di City

Jadon Sancho bermain bagus untuk Borussia Dortmund musim ini. Josep Guardiola menilai belum tentu akan sukses kalau tetap bertahan di Manchester City.

20 jam26 menit Detik

Detik

Selebrasi Selangkangan CR7 Membalas Ejekan Fans Atletico

Selebrasi selangkangan Cristiano Ronaldo jadi sorotan di Liga Champions pekan ini. Aksi itu dinilai wajar untuk membalas cemoohan fans Atletico Madrid.

20 jam26 menit Detik

Detik

Local Standup Day 2019 Hari Pertama Sukses Digelar

Local Standup Day 2019 sukses digelar dan ramai penonton pada hari pertamanya pada Jumat (15/3/2019).

20 jam26 menit Detik

Detik

Anggika Bolsterli, Wulan Guritno, Park Han Byul hingga Beby Tsabina

Deretan penampilan sejumlah artis menjadi perhatian di berita foto detikHOT, Jumat (16/3). Simak foto-fotonya.

20 jam27 menit Detik

Detik

Sebut Regenerasi Alasan 'Warkop DKI Reborn' Ganti Pemain

'Warkop DKI Reborn' membawa pemain baru dalam ceritanya.

20 jam27 menit Detik

Detik

Boy William Memaki 'Bangsat' Pelaku Penembakan di Masjid New Zealand

Boy memposting salah satu berita soal peristiwa mengerikan tersebut. Dia tak habis pikir pelaku tega melakukan penembakan di masjid.

20 jam27 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Diciduk KPK, Ini Daftar Harta Rp 11 M Rommy Ketum PPP

Jumlah harta tersebut adalah yang didaftarkannya pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2010.

20 jam27 menit Detik

Detik

Megahnya TPI Baru Labuan Bajo yang Mulai Beroperasi

Salah satu daya tarik wisatawan baik lokal maupun internasional saat berkunjung ke Labuan Bajo adalah mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan. Intip kemegahannya yuk

20 jam27 menit Detik

Detik

Akhirnya Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 330 Juta

Faktor apa saja yang membuat neraca perdagangan nasional surplus, lalu bagaimana respon pemerintah tentang capaian tersebut?

20 jam27 menit Detik

Detik

Sandiaga akan Paparkan Program Wirausaha Era Digital di Debat Cawapres

Salah satu yang akan dipaparkan Sandiaga adalah penyediaan lapangan kerja lewat wirausaha di era digital.

20 jam27 menit Detik

Detik

Herannya Ma'ruf Amin, Orang Salat Ditembakin

Cawapres Ma'ruf Amin mengutuk sekaligus merasa heran terkait penembakan di New Zealand. Ma'ruf merasa heran terhadap pelaku yang menembaki jemaah saat salat.

20 jam27 menit Detik

Detik

Prihatin Penembakan di New Zealand, BPN Ingatkan Deradikalisasi Teroris

Timses kubu 02 menilai salah satu radikalisme muncul karena kebencian dan dendam.

20 jam27 menit Detik

Detik

Jeritan Hati Keluarga soal Penangkapan Romahurmuziy dan Pesan Bijak Abah

Keluarga kaget bukan kepalang saat mendengar Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

20 jam27 menit Detik

Detik

TKN Anggap Janji Prabowo Kembalikan Lahan HGU Tak Ikhlas

TKN Jokowi-Ma'ruf menilai janji Prabowo menyerahkan mayoritas saham perusahaannya yang punya HGU lahan ke negara tak ikhlas. Apa alasannya?

20 jam27 menit Detik

Detik

BPN Beberkan Alasan Prabowo Janji Kembalikan Lahan HGU Jika Terpilih

TKN menganggap janji Prabowo mengembalikan mayoritas saham perusahaannya yang punya HGU lahan tak ikhlas karena bersyarat. BPN pun menjelaskan alasannya.

20 jam27 menit Detik

Detik

Konsepindo: OTT Ketum PPP Romahurmuziy Tak Gerus Elektabilitas Jokowi

Ketum PPP Romahurmuziy diamankan KPK dalam sebuah OTT di Surabaya, Jatim. Peristiwa ini disebut akan memberi dampak langsung pada PPP pada Pileg mendatang.

20 jam27 menit Detik