Barcelona Boyong Bek Andalan Sevilla

Clement Lenglet ditebus seharga 35,9 juta euro.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Olivier Giroud Mau 'Pecah Telur' di Final Piala Dunia

Di Piala Dunia 2018 ini, Olivier Giroud belum mencetak satu gol pun.

7 jam27 menit Viva

Viva.co

Ada Peluang Juventus Sandingkan Ronaldo dan Pogba

Terdapat klausul yang memudahkan Juventus memboyong Pogba.

7 jam27 menit Viva

Viva.co

FIFA Pastikan Piala Dunia 2018 Bebas Doping

FIFA telah melakukan pengujian doping sejak Januari 2018

7 jam27 menit Viva

Viva.co

Wanita Australia Terpilih Jadi Sutradara Film Black Widow

Cate Shortland terpilih dari 70 kandidat.

7 jam27 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Ini Nih Alasannya Kenapa Badan Masih Gemuk Walau Sudah Diet Mati-matian

Ada 6 alasan psikologis kenapa berat badan tidak juga turun-turun meski sudah olahraga teratur dan diet sehat. Simak alasannya berikut ini.

7 jam27 menit Detik

Detik

Menu Sarapan yang Cocok bagi Penderita Nyeri Sendi

Mengonsumsi menu sarapan yang salah bisa menyebabkan gejala penyakit nyeri sendi bertambah parah. Untuk itu, ini adalah menu sarapan yang cocok bagi Anda.

7 jam27 menit Detik

Detik

Posting Menu Sehat di Instagram, Dapatkan Hadiah Jutaan Rupiah!

Apa menu sarapan sehat kamu pagi ini? Ayo berbagi inspirasi menu makan sehat di instagram untuk mendapatkan total hadiah senilai jutaan rupiah.

7 jam27 menit Detik

Detik

Ngenes, 9 Potret Kelakuan Jomblo Penggemar Anime yang Bikin Geleng Kepala

Pria jomblo penggemar kartun jepang kerap menjadikan tokoh anime favoritnya sebagai pasangan khayalannya. Ini aksi kocak mereka edit foto bareng tokoh anime.

7 jam27 menit Detik

Detik

Tren Baru di Instagram, Pose Meniru Kaki Barbie agar Terlihat Lebih Tinggi

Tren baru di Instagram kembali muncul. Kini netizen berlomba-lomba pamer foto seperti boneka Barbie.

7 jam27 menit Detik

Detik

Bayaran Sekali Endorse Kim Kardashian Lebih Besar dari Gaji Presiden Setahun

Tak tanggung-tanggung, sekali posting bayaran endorse Kim Kardashian bisa lampaui gaji presiden Amerika Serikat untuk setahun.

7 jam27 menit Detik

Detik

Mobil Terlaris Indonesia Juni 2018 (2)

Setelah melihat urutan 1 sampai 10 mobil terlaris di Indonesia pada bulan Juni, berikut daftar mobil terlaris selanjutnya.

7 jam27 menit Detik

Detik

Yerry Mina: Aku Ingin Sering Bermain, Barca!

Yerry Mina menegaskan keinginannya sering dimainkan di Barcelona. Bek asal Kolombia itu memang belum menjadi pilihan utama Blaugrana sejauh ini.

7 jam27 menit Detik

Detik

Fakta-fakta yang Kamu Harus Tahu tentang 'Aquaman'

Dalam DCEU, 'Aquaman' pertama kali muncul dalam 'Batman vs Superman'. Aquaman sendiri merupakan salah satu superhero ikonik dari DC.

7 jam27 menit Detik

Detik

Disebut Anak Durhaka dan Tak Dapat Restu, Eza Gionino Stres

Eza Gionino mengaku stres karena berseteru dengan sang ibunda. Bagaimana curahan hati Eza Gionino?

7 jam27 menit Detik

Detik

Postingan Ini Kode CL Hengkang dari YG Entertainment?

CL lagi-lagi membuat fans khawatir dengan postingannya di Instagram. Ia menjawab salah satu komentar fans yang bertanya soal statusnya di YG Entertianment.

7 jam27 menit Detik

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Detik

Wajah Baru 'Blade Runner' Bakal Ada di Komik dan Novel Grafis

'Blade Runner' dianggap sebagai salah satu waralaba fiksi sains paling unik selama satu dekade belakangan. Kini bakal hadir dalam bentuk komik dan novel grafis.

7 jam27 menit Detik

Detik

Manis Banget! Ariel Tatum Dukung Ryuji Utomo Segera Nikahi Pacar

Asmara Ryuji Utomo dan Ariel Tatum memang sudah kandas. Namun keduanya tetap memiliki hubungan yang baik.

7 jam27 menit Detik

Detik

Pengumuman! Ini Nama Sutradara untuk Film Solo 'Black Widow'

Marvel akhirnya menemukan nama sutradara bagi film solo 'Black Widow'. Karakter Black Widow akan menambah deretan film superhero dengan lika-liku ceritanya.

7 jam27 menit Detik

Detik

Anak Sheila Marcia Dibawa Mantan Suami, Kerabat Tak Bisa Bilang Diculik

Dua anak Sheila Marcia diduga dibawa kabur oleh seorang laki-laki. Laki-laki itu pun diduga adalah Kiki Mirano yang merupakan mantan suami Sheila Marcia.

7 jam27 menit Detik

Detik

Jokowi Cerita Perjuangan RI Rebut 51% Saham Freeport

Pemerintah akhirnya berhasil mencapai kesepakatan mengambil alih 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Begini cerita selengkapnya.

7 jam27 menit Detik

Detik

OSO Securities: IHSG Berpotensi Menguat

IHSG diproyeksi menguat dengan pergerakan di kisaran 5,875 - 5,987.

7 jam27 menit Detik

Detik

Pelabuhan Modern Rp 14 Triliun Siap Dibangun di Kalbar

PT Pelindo II atau IPC sudah mengantongi izin untuk membangun pelabuhan modern Terminal Kijing di Pontianak, Kalimantan Barat.

7 jam27 menit Detik

Detik

Lanjutkan Penguatan, IHSG Dibuka di Level 5.908

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. IHSG dibuka menguat 0,607 poin atau 0,01% ke level 5.908,479.

7 jam27 menit Detik

Detik

Hari Ini Emas Antam Dijual Rp 648.000/Gram

Naik Rp 2.000, emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini dijual Rp 648.000/gram.

7 jam27 menit Detik

Detik

Mengintip Kehidupan Petani Sawi Dipinggiran Banjir Kanal Timur

Semakin sulit mencari lahan hijau di Jakarta untuk bertani. Namun, di pinggiran kali BKT masih ada sebagian orang yang memanfaatkan lahan hijau itu.

7 jam27 menit Detik