Via Vallen Nonton Semifinal Piala Dunia di Rusia, Jagoannya Malah Keok

Via menjagokan tim Inggris.
« Kembali Baca berita lengkap »

Viva.co

Berhijab, Nikita Mirzani Belum Mau Hapus Tato

Niki saat ini sedang fokus memperbaiki fesyen busananya

22 jam35 menit Viva

Viva.co

POPCON Asia 2018 Digelar Lagi, Catat Tanggalnya!

Festival konten kreatif ini diadakan di ICE BSD.

22 jam35 menit Viva

Viva.co

Sidang Ditunda, Roro Fitria: Alhamdulillah

Roro seharusnya jalani sidang mendengarkan keterangan saksi.

22 jam35 menit Viva

Viva.co

Cabang Olahraga Favorit Dian Sastro di Asian Games

Dian Sastro membawa obor Asian Games 2018.

22 jam35 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Jokowi Ingin Koperasi Indonesia Masuk 100 Besar Dunia

Koperasi RI harus belajar serius ke koperasi dunia yang berhasil.

22 jam35 menit Viva

Viva.co

Industri Ini Diuntungkan akibat Pelemahan Rupiah

Industri yang miliki utang luar negeri besar tentu akan tertekan.

22 jam35 menit Viva

Viva.co

REI Nilai LTV Bisa Jadi Obat Mujarab Sektor Properti

Aturan LTV ini bukan sembuhkan properti keseluruhan tapi hanya awalan.

22 jam35 menit Viva

WOWKEREN

Curhat Gembira Aplikasi Tik Tok Dibuka Kembali, Netter Malah Salfok Kecantikan Chika Jessica

Chika Jessica mengungkapkan akan kembali menghibur para penggemarnya dengan aplikasi Tik Tok.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Rilis Lagu 'Kering Air Mataku' Tanpa Momo, Geisha Ganti Vokalis?

Geisha baru saja merilis lagu 'Kering Air Mataku' dengan menggandeng vokalis baru tanpa Momo.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Masak Bareng di 'Food Diary', Taeyong NCT Candai BoA Tak Bisa Hidup Tanpanya

Taeyong juga berkata jika dirinya dan BoA adalah pasangan yang cocok.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Lama Dinanti, Akhirnya First Look Resmi Zachary Levi di 'Shazam!' Dirilis

Berpose lucu di depan mini market bersama Freddy Freeman, simak tampilan first look Shazam berikut ini.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Akan Tayang di Fantasia Film Kanada, 'Pengabdi Setan' Disandingkan dengan Dua Film Horor Hollywood

Tak hanya 'Buffalo Boys', 'Pengabdi Setan' juga akan tayang di Festival Film Internasional Fantasia, Kanada.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bikin Gemas, Ternyata Begini Cerita di Balik Tas Chanel Mahal Milik BamBam

Meski punya banyak uang, ternyata tak semudah itu bagi BamBam untuk memiliki tas Chanel kesayangannya.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Tak Mau Sebut Jumlah Uang Belanja dari Raffi, Nagita Pamer Anting Emas Dipuji Inner Beauty Terpancar

Netter memuji kecantikan Nagita yang terpancar saat tampil ala artis era 80-90an.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Berhenti Bintangi Sitkom 'Tukang Ojek Pengkolan', Putri Anne Pamitan

Putri Anne tidak menjelaskan alasan harus mengakhiri aktingnya di sitkom RCTI itu.

23 jam20 menit Wowkeren

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

WOWKEREN

Belum Lama Kembali Main Instagram, Rina Nose Dapat Serangan Haters Lagi

Sempat vakum satu bulan dari Instagram, Rina Nose kembali mendapatkan serangan komentar dari haters.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Umbar Senyum Manis, Sooyoung Ungkap Benci Foto Selca Gara-Gara Pipi Chubby

Dari Instagram pribadinya bisa dilihat Sooyoung jarang memamerkan foto selca.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Mahar Bakal Pakai Dolar, Tasya Kamila Bocorkan Bulan Pernikahan

Tanpa ragu, Tasya Kamila menyebutkan bulan pernikahannya dengan Randi Bachtiar. Kapan?

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Dua Tahun Sembunyikan Penderitaan, Ini Alasan Eza Gionino Ngotot Nikahi 'Kembaran' Mulan Jameela

Tak kunjung mendapat restu, akankah Eza tetap bersikeras untuk menikahi Echa?

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Gara-Gara Caption, Foto Prilly Bareng Tasya Kamila Ini Banjir Komentar Soal Nikah

Caption yang ditulis Prilly Latuconsina ini memang cukup membuat netter semangat menuliskan komentar tentang nikah.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Caisar Sering Pamer Kecantikan Istri Baru, Indadari Malah Unggah Video Bijak 'Tujuan Pernikahan'

Berbeda dengan Caisar, Inda justru tak memperlihatkan kemesraan dan fokus mendalami agama.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Unggah Foto Pemotretan Gaya 'Encok', Marion Jola Banjir Pujian

Lala tampil dewasa mengenakan pakaian ketat yang memperlihatkan bahunya, serta riasan tegas dengan tatanan rambut model keriting ombak.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Timnas Inggris Gagal Menuju Final Piala Dunia, Pangeran William Kembali Bajak Twitter Kerajaan

Meskipun kecewa, William tetap menunjukkan dukungan dan rasa bangganya pada timnas asuhan Gareth Southgate tersebut.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Beredar Foto-Foto Merokok Saat Masih di Bawah Umur, Karier Mei Qi Cosmic Girls Sudah Berakhir?

Intip foto-foto lawas Mei Qi di mana ia merokok saat masih di bawah umur yang sukses membuat netter kaget.

23 jam20 menit Wowkeren

WOWKEREN

Unggah Foto Jenguk Sang Ayah, Pose Tangan Raditya Dika Jadi Sorotan Netter

Unggah Foto Jenguk Sang Ayah, Pose Tangan Raditya Dika Jadi Sorotan Netter

23 jam20 menit Wowkeren