Istri Bos Kartel El Chapo Ikut Ditangkap, Terlibat Distribusi Narkoba Lintas Negara

Kisah Joaquín “El Chapo” Guzmán Loera, sang kartel narkoba kesohor Meksiko, ternyata tidak langsung berakhir setelah dia resmi divonis hukuman penjara seumur hidup di Amerika Serikat. Keluarganya kini ikut terseret upaya penegakan hukum. Istri El Chapo, bernama Emma Coronel, awal pekan ini ditahan oleh polisi Amerika Serikat. Dia didakwa memahami seluk beluk jalannya bisnis kartel Sinaloa untuk mendistribusikan narkoba ke berbagai negara. Ada pula dugaan dia kini berperan menggantikan tugas di kartel, selepas suaminya dijebloskan ke bui.

Selain itu, aparat juga menemukan bukti awal, bila dia terlibat aktif membantu sang suami kabur dari penjara berpengamanan tinggi di Meksiko, pada 2015. Kala itu El Chapo sukses kabur lewat terowongan yang dilengkapi AC dan sepeda motor menuju rumah kosong di pinggir lapas.

Emma Coronel Aispuro adalah mantan pemenang ajang putri kecantikan Meksiko berusia 31 tahun. Coronel ditahan tak lama setelah turun dari pesawat di Bandara Kota Virginia, Amerika Serikat, pada Senin (22/2). Departemen Kehakiman AS menuding bukti-bukti penyidik menunjukkan Emma bukan sekadar istri biasa, tapi mengetahui “secara sadar” proses distribusi kokain, heroin, hingga mariyuana yang diproduksi Kartel Sinaloa.

“Dia juga memahami bahwa sumber kekayaan suaminya adalah distribusi produk-produk narkoba yang terlarang hukum,” demikian kutipan dari dakwaan jaksa.

Coronel memiliki kewarganegaraan ganda AS-Meksiko, menikahi El Chapo saat usianya belum genap 18 tahun. Dari pernikahan dengan El Chapo, mereka dikaruniai putri kembar. Jaksa menuding dia selama setahun terakhir aktif berkoordinasi dengan Iván, Ovidio, Joaquín, dan Alfredo—anak El Chapo dari pernikahan sebelumnya—untuk meneruskan roda operasional Kartel Sinaloa.

Dakwaan lain yang dikenakan pada Coronel adalah keterlibatannya membantu upaya El Chapo kabur dari penjara Altiplano Meksiko, yang berpengamanan tinggi, lewat cara dramatis. Coronel mengkoordinasi para pekerja yang menggali terowongan dari luar penjara sampai ke lubang persis di bawah sel El Chapo.

El Chapo, yang saat ini ditahan di Penjara ADX Colorado dengan keamanan super maksimum, menurut pengacara sudah mendapat kabar kalau istrinya turut ditangkap atas dugaan terlibat aktivitas kartel.

Pejabat Departemen Kehakiman yang meminta namanya tidak disebutkan agar menjaga kerahasiaan proses penyidikan, saat dihubungi VICE menilai peran Coronel tidak langsung mengatur pengiriman narkoba. Dia lebih sering menjadi pelobi bagi kartel saat berkomunikasi dengan para pejabat korup di Meksiko.

“Dia paling sering melakukan suap-suap,” ujarnya pada VICE News. “Meski suaminya buronan internasional, tapi citranya di dalam negeri terkenal bersih. Sehingga politikus tidak khawatir terlihat ngobrol dan berinteraksi dengan [Coronel].”

Kartel Sinaloa adalah salah satu organisasi kejahatan paling brutal di muka bumi. Persenjataan mereka, dan pasukan pembunuhnya yang sadis, disebut-sebut bisa mengimbangi kepolisian Meksiko. El Chapo sendiri selama kabur dari penjara pada 2015-2018, sempat masuk daftar buronan paling dicari sedunia.

Artikel ini pertama kali tayang di VICE News