Alasan 'Spy x Family' Terasa Menyegarkan Meski Premi Ceritanya Absurd

Diadaptasi dari manga populer karya Tatsuya Endo, Spy x Family menghadirkan kehangatan keluarga harmonis dalam alur cerita yang suram. Anime ini mengikuti kisah Loid Forger, agen mata-mata yang mendapat tugas mengawasi gerak-gerik politikus Donovan Desmond. Target operasi hanya bisa didekati saat ia mengantar anaknya ke sekolah, sehingga Loid harus mencari orang yang mau berpura-pura menjadi anak dan istrinya demi kelancaran misi. Dalam waktu singkat, Loid sukses membentuk keluarga yang harmonis, tanpa satu pun dari mereka yang tahu identitas asli sang kepala keluarga.

Namun, yang tidak Loid sadari adalah putrinya, Anya, hasil eksperimen dan punya kemampuan membaca pikiran. Sementara itu, Yor yang bersedia menjadi istrinya merupakan pembunuh bayaran.

Lucunya, hampir semua karakter dalam Spy x Family memiliki rahasia mereka masing-masing. Penjual rokok yang sahabatan dengan Loid rupanya menyamar untuk mengumpulkan informasi. Anjing yang ingin dipelihara Anya punya masa lalu kelam seperti dirinya, dan mampu memprediksi masa depan. Adik Yor yang bernama Yuri adalah polisi rahasia. Tugasnya membongkar mata-mata, yang membuatnya berselisih dengan Loid. Damian, anak politikus yang menjadi target, sejujurnya tidak terlalu dekat dengan sang ayah. Dia mati-matian mendapat kasih sayang orang tuanya.

Meski segala kerahasiaan ini menjadi hiburan utama tontonannya, keharmonisan hubungan Loid, Yor dan Anya yang sukses merebut hati para penonton. Karakter Anya digambarkan dengan sangat baik. Kemampuan telepati menjadikannya anak yang jauh lebih cerdas daripada teman-teman sebayanya. Anya tidak perlu repot-repot belajar karena dia bisa tahu segalanya dengan membaca pikiran orang. Dia pintar, tapi juga sangat bodoh. Anya bisa saja memanfaatkan bakatnya untuk hal-hal yang lebih jahat, tapi dia justru menggunakannya demi kesenangan pribadi, seperti merengek kepada ayah angkat supaya dia mau menyewa kastil dan berakting ala kartun mata-mata kesukaannya. Bagi Anya yang yatim piatu, punya orang tua yang menyayanginya sudah lebih dari cukup.

Spy x Family memang tidak akurat menggambarkan espionase dan politik; ini mungkin tentang institusi konservatif dan bagaimana outsider dapat berperan di dalamnya. Anime ini tujuannya untuk menghibur, bukan mengkritik kondisi yang menciptakan struktur represif. Spy x Family ingin menunjukkan, dukungan orang yang mencintai kita apa adanya menjadi alasan kita bisa bertahan dan berkembang di dunia yang kejam.

Bagian akhir acara menggambarkan keangkuhan sentral ini dengan sangat jelas. Di luar, Loid dan Yor digambarkan sebagai bayangan abu-abu ketika menjemput Anya dari sekolah. Tapi hidup mereka berubah penuh warna sepulangnya ke rumah. Mereka bertiga menjalani hidup layaknya keluarga normal yang bahagia. Yor dan Loid memberi kasih sayang yang sebesar-besarnya untuk Anya.