Flu Babi Baru Muncul di China, Akankah Jadi Pandemi dan Haruskah Kita Waspada?

Para peneliti mengatakan telah menemukan sebuah galur baru virus flu yang bisa menjadi pandemi di China, yang bisa berpindah dari…
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

'Seperti Mau Menangis': Hari Pertama Sebagian Melbourne 'Lockdown' Lagi

Di hari pertama lockdown di beberapa wilayah di Melbourne, Negara Bagian Victoria mengumumkan 77 kasus baru COVID-19.

19 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

'Percaya Virus Corona Sebagai Konspirasi': Ribuan Warga Melbourne Tak Mau Dites

Lebih dari 10.000 orang warga di wilayah hotspot virus corona menolak dites pada tes massal yang dilakukan oleh Pemerintah Victoria.…

19 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hampir 10 Ribu Angka Kematian COVID di Indonesia Jika Ikuti Cara Hitung WHO

Angka kematian terkait virus corona di Indonesia jauh lebih tinggi jika memasukkan mereka yang meninggal dengan gejala virus corona,…

19 jam54 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

'Dunia Akan Lebih Kacau': Australia Belanja Senjata Hingga Rp2.700 Triliun

Australia mengumumkan strategi pertahanan yang lebih agresif untuk mengantisipasi kebangkitan China, dengan menyebut tantangan yang…

19 jam55 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Terobosan Baru, Disifektan Berbahan Baku Limbah Kayu

Selain menghasilkan produk disinfektan yang sangat dibutuhkan guna memerangi Covid-19, juga menjaga kelestarian hutan lewat pemanfaatan limbahnya

19 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Amien Rais Sodorkan Masukan ke Jokowi, Kriteria Menteri Jika Terjadi Reshuffle

Politikus Senior Amien Rais mendukung langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merombak kabinetnya lewat reshuffle.

19 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau Bersama Kelompok Petani Binaan Produksi Deasep

Deasep mengandung 25 persen asam cuka, 1 persen serai yang berfungsi sebagai pewangi alami serta 74 persennya dari air.

19 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Benny Wahyudi Tetap Rutin Berlatih di Kota Malang Selama Kompetisi Liga 2 Diliburkan

Pemain PSIM Yogyakarta, Benny Wahyudi tetap rutin berlatih selama kompetisi Liga 2 2020 diliburkan.

19 jam55 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sandiaga Uno: Desa Wisata Berpeluang Dikembangkan di Masa Pandemi

Sandiaga Salahudin Uno memprediksi masa depan pariwisata Indonesia pasca Covid-19 ini adalah tempat-tempat yang jarang dipromosikan dan belum viral.

19 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pemain Bharangkara FC Ini Belum Pernah Terima Kartu Merah, Kartu Kuning Sering, katanya

Sebagai gelandang bertahan, Teuku Muhammad Ichsan tentu bertugas untuk menghentikan serangan lawan.

19 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Osvaldo Haay Memanfaatkan Waktu Libur Kompetisi Berburu Ikan di Laut

Penyerang Persija Jakarta, Osvaldo Haay memiliki aktivitas favorit pada saat tidak menjalani kegiatan di dunia sepak bola.

19 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Joner 21 Salah Satu Kelompok Bonek Persebaya Surabaya Setuju Kompetisi tak Lanjut

Erik Wicaksono, Koordinator Gate Joner 21, salah satu kelompok Bonek, mendukung sikap Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda

19 jam57 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

30 Menit - Ketua KPU - Yang akan berbeda di Pilkada Serentak 2020

ANTARA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman hadir dalam Program 30 Menit untuk membahas banyak hal tentang Pilkada Serentak yang akan digelar 9 Desember 2020. Segmen pertama, kami membahas tentang apa saja yang akan ...

19 jam57 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Genap dua tahun, ACP terus gencarkan pembangunan TOD

- Dua tahun berkiprah di bidang properti, anak usaha PT Adhi Karya (Persero), Tbk (ADHI), yakni PT Adhi Commuter Properti (ADP) telah sukses mengembangkan properti terintegrasi transportasi massal (Transit Oriented ...

19 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

PSSI bersedia bicarakan TC ke Korea Selatan dengan Shin Tae-yong

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa pihaknya bersedia membicarakan rencana pemusatan latihan (TC) tim nasional U-19 di Korea Selatan dengan manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Ketika ditemui di Gedung ...

19 jam58 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Bupati Kutai Timur dan istrinya ditahan KPK

Bupati Kutai Timur Ismunandar mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan pasca terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2020). Dalam OTT itu KPK menahan tujuh tersangka yakni Bupati Kutai ...

19 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

OTT Bupati Kutai Timur hasil penyadapan pasca berlakunya UU KPK baru

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kutai Timur Ismunandar merupakan hasil penyadapan pertama yang dilakukan KPK pasca pemberlakuan ...

19 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kepala BRG sebut cetak sawah baru sama dengan program restorasi gambut

Rencana pemerintah mencetak sawah baru di lahan gambut seluas 160.000 hektare di Kalimantan Tengah sama dengan salah satu program restorasi gambut yakni revitalisasi sumber mata pencaharian masyarakat, kata Kepala Badan Restorasi ...

19 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ferrari terpaksa lepas Vettel karena pandemi, kata Binotto

Kepala tim Ferrari Mattia Binotto pada Jumat mengungkapkan jika Sebastian Vettel tetap menjadi pilihan utama mereka sebagai rekan Charles Leclerc untuk Formula 1 tahun depan sebelum pandemi merubah segalanya. Juara dunia empat ...

19 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK masih hitung suap yang diterima para tersangka korupsi Kutai Timur

Komisi Pemberantasan Korupsi masih menghitung total keseluruhan suap yang diterima para tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji terkait pekerjaan infrastruktur di lingkungan pemerintah ...

19 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

30 Menit - Ketua KPU - Tambahan dana Rp4,7 T dan kampanye saat pandemi

ANTARA - Segmen kedua Program 30 Menit bersama Ketua KPU Arief Budiman membahas tentang tambahan dana yang diajukan KPU sebesar Rp4,7 triliun untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dan tingkat partisipasi publik yang ...

19 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Granat wanti-wanti parpol tak usung mantan pecandu narkoba

Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) Henry Yosodiningrat mewanti-wanti partai politik agar tidak mengusung mantan pengguna narkoba pada pemilihan kepala daerah. "Kuncinya bukan dipilih atau tidak dipilih oleh ...

20 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Panglima TNI: misi perdamaian tetap dilaksanakan

ANTARA- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hadir dalam upacara pelepasan jenazah Pembantu Letnan Dua (Pelda) Anumerta, Rama Wahyudi di Squadron 17, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (3/7). Almarhum Rama wahyudi gugur ...

20 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK telah peringatkan agar tak ada lagi OTT di Kaltim

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Nawawi Pomolango mengatakan bahwa dirinya telah mewanti-wanti agar kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) tidak terulang kembali di wilayah Kalimantan Timur. "Kami ingatkan agar di ...

20 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Sejumlah ruas jalan di Sidoarjo tutup saat pelaksanaan jam malam

Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, dilakukan penutupan menyusul ditetapkan pelaksanaan jam malam sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona atau ...

20 jam0 menit Antaranews