Tempat Hiburan Malam, Karaoke, dan Yakuza Jepang Mulai Menjerit di Tengah Pandemi Corona

Akibat pandemi virus corona, sejumlah toko pachinko, karaoke dan hiburan malam telah ditutup sementara selama akhir pekan.
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

TN Gunung Leuser, 'rumah' sang harimau sumatra

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan kawasan konservasi yang berada di dua provinsi yakni Aceh dan Sumatera Utara. Taman ini merupakan rumah sejumlah satwa langka yang dilindungi dan  tumbuhan khas yang dapat dijumpai di ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Brooke Baldwin, penyiar CNN kedua yang positif virus corona

Penyiar berita CNN Brooke Baldwin positif virus corona dan kini mengisolasi diri di rumah dengan kondisi yang baik-baik saja. Dalam unggahan di Instagram, Baldwin menulis, "Gejalanya muncul tiba-tiba kemarin petang. ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ketua IMF: Kita sekarang dalam resesi, lebih buruk dari krisis 2008

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva pada Jumat (3/4/2020) memperingatkan resesi yang lebih buruk daripada krisis keuangan global pada 2008. "Kita sekarang dalam resesi, jauh lebih ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Imbauan untuk social distancing di Amerika Serikat

Pengajar dansa Morgan Jenkins membuat video dengan latar sebuah mural imbauan untuk tetap berada di rumah saja saat merebaknya wabah COVID-19 di Los Angeles, Amerika Serikat, Jumat (3/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mario ...

20 jam38 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Terdampak pandemik corona, penjualan Hyundai Maret jeblok

Penjualan global Hyundai Motor Company pada Maret 2020 jeblok, akibat melemahnya pasar dan produksi yang dipengaruhi pandemik virus corona baru (COVID-19) yang mengguncang ekonomi dunia. Hyundai mengumumkan awal April ini ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Banyuasin bakal panen beras 487.500 ton, topang ketahanan nasional

Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan diperkirakan bakal panen sebanyak 487.500 ton beras pada Mei 2020 yang dapat menyokong ketahanan pangan di tengah wabah Virus Corona baru atau COVID-19 di daerah tersebut. Bupati Banyuasin ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Harry Styles sambut usul fans soal reuni "virtual" One Direction

Harry Styles menanggapi usulan penggemar grup One Direction yang membesarkan namanya, untuk melakukan reuni virtual bersama rekan-rekan lamanya, yakni Liam Payne, Niall Horan, Louis Tomlinson dan Zayn Malik di situasi jaga jarak ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Teddy Bear, cara warga Selandia Baru saling dukung selama karantina

Untuk mencerahkan suasana hati selama karantina wilayah saat pandemik virus corona, warga Selandia Baru memajang boneka beruang Teddy Bear di jendela rumah mereka. Gerakan yang terinspirasi dari buku cerita anak ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dampak COVID-19, Legislator sesalkan tutupnya Pasar Kapasan Surabaya

Legislator menyesalkan penutupan Pasar Kapasan, Kota Surabaya, Jawa Timur, selama 14 hari ke depan tanpa adanya keterangan yang jelas dari manajemen PD Pasar terkait adanya dugaan salah seorang yang biasa berinteraksi di pasar ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Lima pasien positif COVID-19 asal Bekasi dinyatakan sembuh

Lima pasien asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang sebelumnya dikonfirmasi positif terserang COVID-19 sudah dinyatakan sembuh, kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Penanganan COVID-19 Kabupaten ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Karakter Jota populer di game Free Fire

Karakter Jota dalam dua pekan ini menjadi salah satu karakter terpopuler dalam game Free Fire, bukan hanya untuk Indonesia, tapi secara global. "Jota sekarang menjadi salah satu karakter in-game paling laris, bukan hanya ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kasus corona terus naik, Singapura pun tutup sekolah dan tempat kerja

Pemerintah Singapura akan menutup sekolah dan sebagian besar tempat kerja selama sebulan sebagai bagian dari langkah yang lebih ketat untuk mencegah lonjakan infeksi virus corona baru-baru ini, katanya pada Jumat. Pengumuman ...

20 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

FTI UMI terima donasi kain Spunbond untuk pembuatan baju APD

Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) Makassar Sulawesi Selatan menerima banyak bantuan bahan baku seperti kain Spunbond dari berbagai kalangan untuk digunakan dalam membuat baju alat perlindungan ...

20 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Psikolog dorong orang tua terapkan GEMBIRA hadapi COVID-19

Psikolog Dr Seto Mulyadi mendorong para orang tua menerapkan cara GEMBIRA kepada anak-anak yang merupakan kepanjangan dari gerak, emosi cerdas, makan dan minum sehat, beribadah di rumah, istirahat, rukun dan aktif berkarya selama ...

20 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

DJP pastikan tarif PPh badan turun, jadi 22 persen tahun pajak 2020

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan pengenaan tarif sebesar 22 persen untuk penghitungan dan setoran angsuran pajak penghasilan badan atau PPh Pasal 25 tahun 2020 sesuai dengan Perpu Nomor 1 ...

20 jam39 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Tiga orangutan dilepasliarkan di Taman Nasional Tanjung Puting

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama mitra lintas pihak melepasliarkan tiga orangutan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. "Melalui kegiatan pelepasliaran satwa orangutan ini, kami ...

20 jam39 menit Antaranews

KONTAN

Yuk mengenal jenis masker yang pas untuk kita pakai melawan virus corona

Ada lima jenis masker pelindung yang pas untuk kita pakai melawan virus corona sesuai aktivitas.

20 jam39 menit Kontan

KONTAN

WHO: Semakin banyak orang muda yang sekarat karena virus corona (covid-19)

WHO sebelumnya telah memperingatkan bahwa virus corona itu dapat menginfeksi orang-orang muda, meskipun mungkin jarang

20 jam39 menit Kontan

KONTAN

Ayo, sekarang kesempatan yang tepat buat menjajal investasi lukisan

Pandemi virus corona turut mengganggu dan menggerus dunia investasi alternatif, yakni investasi lukisan

20 jam39 menit Kontan

KONTAN

ILUNI UI kumpulkan donasi Rp 2,4 miliar untuk tanggap Covid-19

Donasi telah kita salurkan untuk berbagai kebutuhan seperti pembuatan Kimi Hand-Care hand sanitizer, donasi konsumsi 

20 jam39 menit Kontan

KONTAN

Giliran Menteri KKP Edhy Prabowo minta industri perikanan diberi diskon pajak

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo minta industri perikanan diberi diskon pajak.

20 jam39 menit Kontan

BISNIS

Wabah Virus Corona : Bibit.id Beri Asuransi Gratis ke Penggunanya

Asuransi itu diberikan secara gratis sebagai perlindungan kepada investor, baik investor lama maupun calon investor baru selama masa pandemi virus corona atau Covid-19.

20 jam39 menit Bisnis

BISNIS

Pekan Ini, Secara Perdana BEI Tiadakan Seremoni IPO di Bursa

Hal tersebut sehubungan dengan imbauan dari WHO dan Pemerintah dalam melakukan physical distancing hingga pembatasan kegiatan dalam jumlah besar.

20 jam39 menit Bisnis

BISNIS

Perketat Ekspor Alat Kesehatan, AS Dituding Lakukan 'Pembajakan' Modern

Hubungan AS dengan negara-negara aliansinya menegang karena kebijakan Washington melarang ekspor alat kesehatan, termasuk masker.

20 jam39 menit Bisnis

BISNIS

Pabrik Tutup Sementara, Produksi Ribuan Mobil Honda Terdampak

PT Honda Prospect Motor (HPM) akan menyetop sementara produksinya sejak 13 April 2020, selama 2 pekan.

20 jam39 menit Bisnis