Jadi Harta Nasional, Ini Alasan Orang Jepang Terobsesi dengan Lumut

Tahukah kamu, orang Jepang juga memiliki semacam 'obsesi' dengan lumut? Obsesi orang Jepang dengan lumut ini telah berlangsung selama berabad-abad.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Tips Berkunjung ke Ayanaz Gedongsongo, Tempat Wisata Instagramable di Bandungan Semarang

Mengusung konsep kekinian, Ayanaz Gedongsongo menjadi satu tempat yang sering dikunjungi oleh banyak orang dari berbagai kalangan.

10 jam44 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

DKI Kebanjiran, Fadli Zon Ungkit Janji Jokowi sebelum Jadi Presiden: Banjir Jakarta Bakal Beres

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon kembali mengungkit janji Joko Widodo (Jokowi) sebelum menjadi presiden.

10 jam44 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Virus Corona Semakin Menyebar, di Inggris Ada 6 Kasus yang Dilaporkan dalam 24 Jam

Dalam 24 jam saja, virus corona telah menginfeksi sebanyak enam warga negara Inggris pada Jumat (28/2/2020) hari ini.

10 jam44 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Video VIRAL Bocah SD Tawuran Bawa Sajam Karena Masalah Sepele, Polisi Berikan Penjelasan

Aksi tawuran bocah yang masih duduk di bangu Sekolah Dasar (SD) dengan menggunakan senjata tajam (sajam) viral di media sosial.

10 jam44 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Kru Kabin Maskapai Australia Ini Ungkap Ada Pintu Rahasia untuk Pramugari di Pesawat

Penumpang tentu tidak tahu apa saja yang dilakukan pramugari di balik layar saat jam istirahat.

10 jam44 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Real Madrid vs Barcelona: Sergio Ramos Bicara Rekor, Kegembiraan Besar Jika Bisa Tekuk El Barca

Pemain bertahan sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos, menanggapi soal rekor dan arti penting melawan Barcelona di laga El Clasico.

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Airlangga Hartarto Lantik Tujuh Hakim Mahkamah Partai Golkar

Airlangga Hartarto melantik dan mengambil sumpah tujuh Hakim Mahkamah Partai Golkar.

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Saat Gubernur Khofifah Menenangkan Calon Jemaah Umrah yang Tunda ke Tanah Suci

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta para jamaah umrah yang ditangguhkan visa dan keberangkatannya

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

KBRI Seoul Tutup Sementara, WNI Masih Bisa Berkunjung ke Korea Selatan

Penutupan sementara KBRI Seoul, Korea Selatan tidak membatasi keputusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berkunjung ke negari ginseng tersebut.

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

3 Kisah Korban Selamat dari Tenggelamnya Kapal Titanic, Termasuk Pria yang Diejek Karena Masih Hidup

Dilansir TribunTravel dari laman thevintagenews.com, 3 kisah korban selamat dari tenggelamnya kapal Titanic.

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mulai 18 April Pemerintah Akan Blokir HP BM, Bagaimana Nasib Ponsel Black Market yang Sudah Dipakai

HP Black Market (BM) mulai 18 April 2020 mendatang akan diblokir oleh pemerintah, masyarakat diminta agar mengecek terlebih dahulu nomor IMEI ponsel

10 jam45 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

6 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan di Cimory On The Valley Semarang

Cimory On The Valley berlokasi di Jalan Soekarno Hatta KM 30, Begotujuh, Jatijajar, Kecamatan Bergas, Semarang, Jawa Tengah.

10 jam45 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Hipmi minta pemerintah tunjuk surveyor untuk tentukan kadar nikel

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) meminta pemerintah untuk dapat hadir menunjuk surveyor resmi dan profesional dalam rangka penentuan kadar nikel. "Penentuan kadar seringkali menjadi sumber perdebatan, diharapkan ...

10 jam46 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Belanda, Israel temukan kasus kedua infeksi corona di wilayahnya

Belanda dan Israel, masing-masing, menemukan kasus kedua infeksi virus corona di wilayahnya pada Jumat, menyusul jangkauan penyebaran wabah yang terus melebar secara global sejak pertama muncul pada akhir Desember 2019 lalu di ...

10 jam46 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK selidiki dugaan korupsi di PT Jakpro

Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menyatakan lembaganya sedang menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi di PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Hal tersebut terungkap setelah Direktur Utama PT Jakpro Dwi ...

10 jam46 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Pelatihan wisata halal di 30 kota dorong pariwisata domestik

Pelaku industri pariwisata nasional siap menggelar program pelatihan wisata halal bagi masyarakat sebagai upaya mendorong peningkatan wisata domestik di tengah mewabahnya virus corona. Direktur Cheria Halal Holiday Farida ...

10 jam46 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Rafael Nadal beraksi di Mexican Open

Petenis Spanyol Rafael Nadal beraksi pada babak perempat final ATP 500 Mexican Open 2020 melawan petenis Korsel Soon Woo Kwon di Princess Acapulco Stadium, Meksiko, Kamis (27/2/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Henry ...

10 jam46 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Koleksi terbaru Lanvin bergaya "flapper"

Salah satu rumah mode adibusana tertua, Lanvin, memamerkan koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2020 yang berakar pada tren mode tahun1920-an. Mengacu pada desain khas pendirinya, Jeanne Lanvin, Direktur Kreatif rumah mode ini, ...

10 jam46 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Menlu percayakan RS di Jepang rawat optimal WNI terinfeksi corona

ANTARA - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat melepas keberangkatan tim evakuasi ke Yokohama, Jepang pada Jumat (28/02) mengatakan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang di Jepang untuk merawat 8 WNI yang ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Keakraban Luhut, Blair dan Masayoshi

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyambut kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tonny Blair dan CEO Softbank Masayoshi Son di halaman Istana Merdeka Jakarta, Jumat (28/2/2020). Kedua tamu khusus tersebut ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ruth Sahanaya akan gelar konser perayaan 33 tahun berkarya

Ruth Sahanaya akan menggelar konser bertajuk "A Musical Journey of Ruth Sahanaya" untuk merayakan 33 tahun perjalanan karir di industri musik. Konser tersebut rencananya akan digelar di Titan Center, Tangerang, pada ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Mendes PDTT: gunakan dana desa tepat sasaran

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta para kepala desa menggunakan anggaran Dana Desa tepat sasaran sehingga bisa terhindar dari penyalahgunaan dan masalah ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

WHO sebut wabah corona "semakin besar" setelah muncul kasus di Nigeria

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan wabah virus corona "semakin besar" setelah Nigeria mengonfirmasi kasus pertama di wilayah Afrika Sub-Sahara. Kasus yang terjadi di Nigeria mengemukakan kembali ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Regulasi pengendalian IMEI tidak berlaku untuk perangkat yang telah aktif

ANTARA - Regulasi pengendalian IMEI akan diberlakukan mulai tanggal 18 April 2020 dengan menggunakan skema whitelist. Masyarakat yang saat ini  memiliki perangkat seluler sudah aktif namun IMEI tidak terdaftar di ...

10 jam47 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Maestro lukis Srihadi Soedarsono akan gelar pameran tunggal di Jakarta

Maestro lukis Srihadi Soedarsono akan menggelar pameran tunggal, "Srihadi Soedarsono Man x Universe", di Galeri Nasional, Jakarta pada 11 Maret sampai 9 April 2020. "Universe itu catatan tentang ingatan-ingatan, ...

10 jam47 menit Antaranews