Prakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Hari Ini Selasa 10 Desember 2019, Masohi Hujan Siang Hari

Berdasarkan prakiraan cuaca Maluku hari ini Selasa (10/12/2019) hujan mengguyur sejumlah wilayah. Namun, sebagian besar wilayah lain cerah berawan.
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Vanesha Prescilla sedih trilogi "Dilan" berakhir

Menjadi bagian terakhir dari trilogi "Dilan", Vanesha Prescilla mengaku sedih melihat trailer dari "Milea: Suara Dari Dilan", sebab dia harus berpisah dengan para aktor dan aktris yang mendukung film ...

13 jam0 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Wall Street jatuh terseret penurunan saham Apple, pasar "wait & see"

Saham-saham di Wall Street mundur pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) dari level yang hampir mencapai rekor, karena saham Apple dan layanan kesehatan jatuh dan para investor bersiap untuk minggu yang sibuk dari berita ...

13 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Diperkirakan hanya tambah 10 emas, Indonesia sulit naik lagi

Satu hari menjelang penutupan SEA Games 2019, Selasa, Indonesia teramat sulit untuk bisa beranjak dari posisi empat mengingat jarak perolehan medali dengan Vietnam yang berada di peringkat tiga sudah 10 medali emas. Menurut ...

13 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Perolehan medali SEA Games 2019 sehari menjelang penutupan

Setelah beberapa hari bertengger di posisi dua, kontingen Indonesia langsung tergeser dua negara sekaligus pada Senin. Indonesia kini ada di peringkat keempat di bawah Thaliland dan Vietnam, sedangkan di posisi pertama, Filipina ...

13 jam1 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Wugub Sumbar prediksi tim sepak bola Indonesia Bungkam Vietnam 4-2

Dukungan terhadap skuat Garuda Muda pada partai final sepak bola SEA Games 2019 mengalir deras, salah satunya dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit yang memprediksi Timnas Indonesia akan membungkam Vietnam ...

13 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Daftar lengkap nominasi Golden Globe 2020

Netflix mendominasi sebagian besar nominasi untuk Golden Globe ke-77 yang akan diselenggarakan pada 5 Januari 2020 di Beverly Hilton, Los Angeles. Dalam ajang paling bergengsi untuk insan perfilman dan televisi itu, Netflix ...

13 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Liga Inggris: Arsenal meraih kemenangan perdana bersama Ljungberg

Pesepak bola Arsenal Lucas Torreira dan pelatih sementara  Arsenal  Freddie Ljungberg (kanan) melakukan selebrasi setelah pertandingan usai saat melawan West Ham United dalam laga pekan ke-16 Liga Inggris, di ...

13 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Goldman Sachs perkirakan harga emas tembus 1.600 dolar pada 2020

Goldman Sachs mempertahankan perkiraan tiga bulan, enam bulan, dan 12 bulan untuk emas pada 1.600 dolar AS per troy ounce, dan mengatakan permintaan investasi akan didukung oleh kekhawatiran akan resesi dan ketidakpastian ...

13 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kemarin, Royke bos baru Bank Mandiri sampai penertiban pedagang medsos

Bank Mandiri kini memiliki Dirut baru yaitu Royke Tumilar yang telah ditetapkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir sampai berita mengenai rencana akan ditertibkannya warganet yang berdagang melalui media sosial. Berikut lima ...

13 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat eksekusi pembayaran denda Rp3 miliar

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat meng​​​​​eksekusi pembayaran denda subsider senilai Rp3 miliar atas terdakwa tindak pidana perbankan bernama Husni Salikin. Kasipenkum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, N Nirwan Nawawi ...

13 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Persediaan ketat, Goldman Sachs naikkan perkiraan harga minyak 2020

Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak untuk 2020, mengutip persediaan yang lebih ketat dari perkiraan setelah Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat untuk memperdalam penurunan produksi ...

13 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kriminalisasi 51 masyarakat adat terjadi, UU Masyarakat Adat dinanti

Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rukka Sombolinggi mengatakan masyarakat adat benar-benar menantikan RUU tentang Masyarakat Adat untuk segera disahkan guna menekan peningkatan angka kriminalisasi. Keluhan ...

13 jam3 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jadi Dirut PLN, ini sejumlah tantangan yang harus diatasi Rudiantara

Kembalinya Rudiantara ke PT PLN (Persero) sebagai direktur utama diharapkan dapat mengatasi sejumlah tantangan yang tengah dihadapi perusahaan listrik pelat merah tersebut saat ini. "Kondisi PLN saat ini menghadapi soal ...

13 jam3 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polda Lampung kerahkan personel di titik rawan jelang Natal-Tahun Baru

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan bahwa pihaknya akan menempatkan personel di titik rawan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 di wilayah ...

13 jam3 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jangan tunggu ditilang, segera urus SIM dan surat kendaraan

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro mengumumkan sejumlah lokasi gerai layanan Samsat Keliling (Samling) serta perpanjangan SIM Keliling di sejumlah kawasan wilayah hukum setempat pada Selasa.   Dikutip dari laman ...

13 jam3 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Kenapa Indonesia bisa disalip Thailand dan Vietnam, ini analisisnya

Indonesia berada di peringkat empat klasemen perolehan medali SEA Games 2019 Filipina dengan 70 emas, 77 perak dan 99 perunggu, pada Selasa meski sempat bercokol di posisi kedua menempel tuan rumah. Namun dua hari menjelang ...

13 jam3 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Waspadai cuaca ekstrem awal musim hujan di Yogyakarta, sebut BPBD

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Kota Yogyakarta meminta masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi bencana yang disebabkan perubahan cuaca yang ekstrem pada awal musim hujan, di antaranya hujan deras disertai ...

13 jam4 menit Antaranews

KONTAN

Dua saham media ini top gainers LQ45, ayo adu PER dan PBV-nya

Saham MNCN (Media Nusantara Citra Tbk) dan SCMA (Surya Citra Media Tbk), sama-sama menjadi top gainers LQ45 Senin (9/12).

13 jam4 menit Kontan

KONTAN

Bursa Asia tergelincir jelang rilis data inflasi China

Bursa saham Asia memerah di awal perdagangan Selasa (10/12). Jelang rilis data inflasi China

13 jam4 menit Kontan

KONTAN

IHSG hijau lagi, catat valuasi saham yang melejit tinggi, Senin (9/12)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut menguat di awal pekan ini. Senin (9/12), IHSG menanjak 0,11% menjadi 6.193,79.

13 jam4 menit Kontan

KONTAN

Saham PTPP naik 19,22% sepekan, bagaimana PER dan PBV-nya?

Saat bursa menutup hari perdagangan, saham PTPP persis di harga penutupan Rp 1.675 per saham.

13 jam5 menit Kontan

KONTAN

IHSG naik tipis, cermati PER dan PBV saham yang paling kempis, Senin (9/12)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendaki di awal pekan ini. Senin (9/12), IHSG naik 0,11% ke level 6.193,79.

13 jam5 menit Kontan

KONTAN

Rupiah dibuka ke Rp 13.995 per dolar AS pagi ini, penguatan 6 hari beruntun

Mengutip  em>Bloomberg /em> pukul 08.11 WIB, rupiah ke Rp 13.995 per dolar AS atau menguat 0,11% dari sesi sebelumnya.

13 jam5 menit Kontan

KONTAN

Tertinggi 5,75%, ini bunga deposito teranyar BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI

Mengutip data PIPU per 9 Desember 2019, diantara empat bank besar tersebut, bunga deposito Bank BRI masih yang paling tinggi.

13 jam5 menit Kontan

KONTAN

Dalam sebulan Erick Thohir bidik 7 BUMN, ini daftarnya

Erick Thohir terus melakukan gebrakan demi gebrakan, bongkar pasang pejabat sudah seringkali dia lakukan 

13 jam6 menit Kontan