Prediksi Susunan Pemain Borneo FC vs Kalteng Putra Liga 1,Pesut Etam Andalkan Duet Renan-Lerby

Prediksi susunan pemain Borneo FC vs Kalteng Putra di pekan ke-23 Liga 1 2019, Andalkan kerjasama Renan Silva-Lerby Eliandry, Selasa (22/10/2019) Puku
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Prediksi Susunan Pemain Borneo FC vs Kalteng Putra di Liga 1 2019,Andalkan Kerjasama Renan-Lerby

Prediksi susunan pemain Borneo FC vs Kalteng Putra di pekan ke-23 Liga 1 2019, Andalkan kerjasama Renan Silva-Lerby Eliandry, Selasa (22/10/2019) Puku

3 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

‘Zharfa’ Pesan Mulia dari Dua Negara

Digarap di Indonesia dan Malaysia, inilah sketsa kehidupan gadis cantik yang ‘terdampar’ di pesantren. Negeri Jiran Malaysia

3 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

HP Dukung Geliat dan Ekosistem UMKM dengan Merilis HP for Business, Ini Keunggulannya!

Sebanyak 48% UKM Indonesia yakin bahwa berinvestasi di bidang teknologi akan meringankan kinerja bisnis mereka.

3 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sri Mulyani Jadi Tokoh Pertama yang Tiba di Istana Negara Hari Ini

Mantan menteri keuangan Kabinet Kerja Jilid I, Sri Mulyani menjadi tokoh pertama yang tiba di Istana Negara pagi ini, Selasa (22/10/2019).

3 jam56 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Pendaftaran Piala Presiden Esports 2020 Telah Dibuka, Siapkan Skuat Terbaikmu!

Pendaftaran Piala Presiden Esports 2020 telah resmi dibuka. Siapkan skuad terbaikmu dan segera mendaftar!

3 jam56 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Momen Gibran Dihadang Saat Coba Dekati Jokowi, Sang Paspampres Akhirnya Tertunduk Minta Maaf

Detik-detik baju Gibran Rakabuming ditarik Paspampres saat hendak dekati Jokowi, akhirnya minta maaf sembari tertunduk

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Harga Emas Antam Turun Rp 4.000 jadi Rp 752.000 per gram

Logam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk dijual seharga Rp 752.000 per gram

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

VIRAL Video Lama Santri Sebut Prabowo jadi Menteri di Kabinet Jokowi, Kini jadi Kenyataan?

Video lama seorang santri menyebut Prabowo jadi menteri di Kabinet Jokowi, viral di media sosial. Akankah ucapan santri tersebut jadi kenyataan?

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo Dipanggil Jokowi ke Istana, Disebut-sebut Calon Mentan

Sebelum Syahrul, Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga tiba di Istana Presiden Jakarta, Selasa (22/10/2019).

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Sang Adik Ungkap Syahrul Yasin Limpo Diundang Jokowi ke Istana, Calon Menteri?

Mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ikut dipanggil Presiden RI Joko Widodo.

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tak Singgung Isu Pemberantasan Korupsi Hingga HAM, PKS Sebut Jokowi Tidak Peka

Politikus PKS, Ahmad Fathul Bari menyebut komitmen terhadap isu tersebut dinilainya tidak tampak pada Jokowi.

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jokowi Rangkul Prabowo Mirip Kisah Presiden AS Abraham Lincoln yang Menjadikan Saingan sebagai Rekan

Jokowi Rangkul Prabowo Mirip Kisah Presiden AS Abraham Lincoln yang Menjadikan Saingan sebagai Rekan

3 jam57 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ruben Onsu Tak Henti Menangis saat Dipamiti Raffi Ahmad, Suami Nagita Slavina Beri Pesan

Tangis presenter Ruben Onsu pun pecah saat dipamiti oleh sahabatnya, Raffi Ahmad, yang memutuskan rehat dari dunia hiburan.

3 jam58 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Besok Dilantik Jadi Menteri, Sosok Mahfud MD Kecil Dibongkar Sang Ibu, Anak yang Cerdas dan Religius

Ibunda Mahfud MD, Sitti Khotijah beberkan masa kecil putranya, sosok anak yang berprestasi, cerdas, dan rajin ibadah.

3 jam58 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Jadwal Liga Champions: Tottenham, Real Madrid buru tiga poin

Pertandingan-pertandingan ketiga fase grup Liga Champions untuk Grup A sampai D akan dimainkan pada Rabu dini hari WIB, dengan Tottenham Hotspur dan Real Madrid menjadi sorotan utama. Penampilan Tottenham sedang kurang ...

3 jam58 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Kaisar Jepang Naruhito mulai upacara penobatan

Kaisar Jepang Naruhito siap mendeklarasikan penobatannya secara resmi pada Selasa, dalam upacara yang dihadiri oleh pejabat tinggi, termasuk kepala negara dan bangsawan lainnya dari 180 negara lebih. Naruhito (59) dan ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BKSDA: Yogyakarta jadi tempat transit perdagangan satwa dilindungi

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Daerah Istimewa Yogyakarta menengarai wilayah Yogyakarta selama ini menjadi tempat transit dalam perdagangan ilegal satwa dilindungi. "Berdasarkan laporan yang masuk, satwa yang ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ulama Lebak optimistis Jokowi-Ma'ruf Indonesia maju

Sejumlah ulama kharismatik Kabupaten Lebak, Banten menyatakan optimis bahawa Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin yang baru dilantik itu mampu membangun Indonesia semakin maju sehingga tingkat ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Agensi bantah salah satu personel BTS ikut wamil tahun ini

Big Hit Entertainment telah mengeluarkan pernyataan resmi terhadap rumor bahwa salah satu personel BTS akan mengikuti wajib militer atau Wamil tahun ini. Menurut laporan Soompi, Selasa, seorang sumber Big Hit Entertainment ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Sri Mulyani jadi calon menteri pertama hari kedua tiba di Istana

Menteri Keuangan Kabinet Kerja Sri Mulyani Indrawati menjadi calon menteri pertama yang tiba di Istana Kepresidenan pada hari kedua pengenalan calon menteri/pembantu Presiden Jokowi untuk periode 2019-2024. Sri Mulyani tiba di ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Sri Mulyani menjadi orang Ke-12 yang dipanggil Presiden Jokowi

Menteri Keuangan 2016-2019 Sri Mulyani Indrawati menjadi orang Ke-12 yang dipanggil Presiden Joko Widodo jelang pengumuman Kabinet Jilid II, Selasa. Sri Mulyani yang mengenakan blus putih lengan panjang dengan celana hitam ...

3 jam58 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IHSG diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi AS-China

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ini diproyeksikan menguat seiring kemajuan negosiasi perdagangan AS-China. IHSG dibuka menguat 8,51 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.207,49. Sementara ...

3 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

"Love For Sale 2", tentang cinta dan harapan orangtua untuk anak

Aplikasi pencarian pasangan online Love For Sale masih beroperasi. Setelah mewarnai secuplik hidup Richard (Gading Marten), klien Love For Sale yang hidup lajang dan mencurahkan hidupnya untuk pekerjaan, Arini (Della Dartyan) ...

3 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK panggil Direktur Operasional Perum Perindo kasus impor ikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa memanggil Direktur Operasional Perum Perikanan Indonesia (Perindo) Arief Goentoro dalam penyidikan kasus suap terkait dengan kuota impor ikan tahun 2019. Arief dijadwalkan ...

3 jam59 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Civitas akademik IAIN Palu pakai sarung ikut upacara hari santri

Seluruh komponen civitas akademik di Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, mengenakan sarung saat mengikuti upacara peringatan hari santri nasional tahun 2019, di lingkungan kampus tersebut, Selasa. Upacara ...

3 jam59 menit Antaranews