Apa Penyebab Sesungguhnya Kematian Sulli f(x)? Benarkah karena Gantung Diri? Ini Bukti dan kata Saksi

Apa Penyebab Sesungguhnya Kematian Sulli f(x)? Benarkah karena Gantung Diri? Ini Bukti & kata Saksi
« Kembali Baca berita lengkap »

ANTARA NEWS

Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,40 persen

Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (14/10/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,40 persen atau 22,40 poin, menjadi 5.643,08. Perusahaan layanan dan konsultasi teknologi ...

16 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kualifikasi Piala Eropa 2020 - Kalahkan Portugal, Ukraina lolos ke putaran final

Pemain Ukraina merayakan kemenangan atas Portugal pada babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B di  NSC Olympiyskiy, Kiev, Senin (14/10/2019). Ukraina menang 2-1 dan lolos ke putaran final. ANTARA FOTO/REUTERS/Valentyn ...

16 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,20 persen

Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (14/10/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,20 persen atau 25,09 poin, menjadi 12.486,56. Perusahaan penyedia teknologi internet dan ...

16 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kualifikasi Piala Eropa 2020 - Inggris pesta gol ke gawang Bulgaria

Pemain Inggris Ross Barkley merayakan gol ketiga ke gawang Bulgaria pada babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup A di Vasil Levski National Stadium, Sofia, Senin (14/10/2019). Inggris menang telak 6-0. ANTARA FOTO/Action Images ...

16 jam1 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Kemarin, vonis perekam video "Penggal Jokowi" hingga siaga banjir

Berbagai ragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Senin (14/10), mulai dari vonis bebas perekam video "penggal Jokowi", evaluasi ganjil-genap, lima pimpinan DPRD DKI definitif, Jakarta menjelang musim hujan, ...

16 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hotspur teken kontrak kiper cadangan Michel Vorm

Tottenham Hotspur kembali menandatangani kontrak penjaga gawang Michel Vorm hingga akhir musim sebagai cadangan untuk menggantikan kiper sekaligus kapten tim, Hugo Lloris, yang saat ini mengalami cedera, klub Liga Premier Inggris ...

16 jam1 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir 0,46 persen lebih rendah

Saham-saham Inggris melemah pada perdagangan Senin (14/10/2019), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London berakhir 0,46 persen atau 33,63 poin lebih rendah, menjadi 7.213,45 poin. Evraz, perusahaan pembuat dan ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kosovo perbesar peluang debut putaran final Piala Eropa

Tim nasional Kosovo memperbesar peluang mereka untuk melakoni debut di putaran final Piala Eropa 2020 setelah mengalahkan tamunya Montenegro dengan skor 2-0 di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, Senin setempat (Selasa dini hari ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Indeks IBEX-35 Bursa Efek Madrid ditutup berkurang 0,29 persen

Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (14/10/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 0,29 persen atau 27,30 poin, menjadi 9.246,50 setelah dibuka di posisi ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gempa magnitudo 5,9 di Enggano-Bengkulu tak berpotensi tsunami

Gempa bumi dengan magnitudo 5,9 terjadi di sekitar wilayah Enggano Bengkulu pada Selasa (15/10) pukul 05.23 WIB. Informasi dari Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Tiar Prasetya di Jakarta, ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Selasa, Jakarta tidak hujan tapi waspada banjir kiriman

Cuaca DKI Jakarta di lima wilayah kota administratif serta satu kabupaten diprediksi cerah pada pagi dan berawan pada siang hingga menjelang malam hari, Selasa (15/10), berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Anggota DPRD Kapuas positif konsumsi narkoba terancam diganti

Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, inisial B  (35) dari Partai Nasdem terancam dikenakan Pergantian Antar Waktu (PAW), karena positif menggunakan narkoba saat tim Antik Telabang 2019 Polda Kalteng ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Deschamps sesalkan Prancis gagal amankan kemenangan

Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps menyesalkan kegagalan tim asuhannya mengamankan kemenangan atas Turki, dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup H yang berlangsung pada Selasa (15/10) dini hari ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Emas berjangka menguat ditopang pembelian "safe haven"

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor beralih ke pembelian safe haven. Kenaikan itu juga  setelah Federal Reserve AS ...

16 jam2 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Atasi macet parah, Dishub Kalbar rekayasa lalin Jembatan Kapuas II

Dinas Perhubungan Kalimantan Barat memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan perubahan jadwal buka tutup menyusul terjadinya macet parah pada Senin (14/10) di sejumlah titik sebagai dampak penutupan akses Jembatan Kapuas ...

16 jam3 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Serbia jaga asa lolos usai pecundangi Lithuania

Tim nasional Serbia menjaga asa untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 seusai mempecundangi tuan rumah Lithuania 2-1 di Stadion LFF, Vilnius, Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kemenangan itu membuat Serbia bertahan di ...

16 jam3 menit Antaranews

KONTAN

Proyeksi IHSG: Ditopang Meredanya Perang Dagang

IHSG hari ini diperkirakan berpotensi menguat. 

16 jam3 menit Kontan

KONTAN

Prediksi Kurs Rupiah: Bergantung Neraca Dagang

Kurs rupiah hari ini diperkirakan bergerak di rentang terbatas. 

16 jam3 menit Kontan

KONTAN

Buyung Poetra (HOKI) Mengerek Kapasitas Produksi

Saat ini, progres pembangunan pabrik baru PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) di Palembang mencapai 30%.

16 jam3 menit Kontan

KONTAN

Harga CPO Belum Pulih, Mahkota Group (MGRO) Masih Setia dengan Target Kinerja

Hingga paruh pertama 2019, Mahkota Group (MGRO) masih menanggung rugi.

16 jam3 menit Kontan

KONTAN

Kontraktor Migas Mulai Ajukan Perpanjangan Kontrak

Proposal perpanjangan kontrak blok migas bisa diperpanjang 10 tahun sebelum kontrak berakhir.

16 jam3 menit Kontan

KONTAN

Terkait Suriah, Donald Trump pukul Turki dengan kenaikan tarif dan ancam sanksi lain

Presiden AS Donald Trump pada hari Senin (14/10) memutuskan untuk menaikkan tarif baja kepada Turki.

16 jam4 menit Kontan

KONTAN

Trending Topics: Kesempatan beli emas Antam, Dana repatriasi bisa menguap

Berikut ini beberapa artikel yang menjadi trending topics sehari terakhir, saya kalau Anda lewatkan.

16 jam4 menit Kontan

KONTAN

Susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf beredar, Istana pastikan itu hoaks

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi memastikan surat berisi susunan kabinet Joko-Ma'ruf yang beredar adalah hoaks.

16 jam4 menit Kontan

KONTAN

Jelang purna tugas, Jusuf Kalla terima gaji pensiun Taspen

Taspen menyerahkan manfaat THT dan pensiun kepada Wapres Jusuf Kalla

16 jam4 menit Kontan