Datang ke Sanur Village Festival 2019? Cobain 4 Kuliner Favorit di Bali Ini

Kurang lengkap rasanya jika datang ke Sanur Village Festival 2019 tanpa berburu kuliner favorit di Bali.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Berita Terkini Calon Menteri Kabinet Jokowi: PSI Ogah, Pengusaha Muda Bali dan Tri Risma Dikaitkan

Berita terkini calon menteri kabinet Jokowi, pengusaha muda Bali dan Tri Risma dikaitkan sementara PSI ogah

9 jam8 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pemerintah Tetap Pilih Mercedes-Benz untuk Mobil Kepresidenan Baru yang Akan Digunakan Jokowi

Pemerintah tetap menggunakan merk Mercedes-Benz untuk pengadaan mobil baru yang akan digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

9 jam8 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Transformasi bisnis, Hero Group investasi Rp500 miliar pada 2019

PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group) gencar melakukan transformasi bisnis untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam jangka panjang melalui berbagai pembaruan dan revitalisasi untuk menghadapi tantangan perubahaan tren belanja ...

9 jam8 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bursa saham Malaysia ditutup 0,43 persen lebih tinggi

Bursa saham Malaysia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) naik 0,43 persen atau 6,86 poin, menjadi 1.609,33 poin. Sementara itu, indeks Emas bertambah 47,36 ...

9 jam8 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

27 jemaah haji Debarkasi Batam meninggal

Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau mencatat, jumlah haji yang meninggal di Tanah Suci bertambah menjadi total 27 orang hingga Jumat. "Berdasarkan data yang kami terima, jemaah ...

9 jam8 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Hak angket DPRD Sulsel tetapkan tujuh rekomendasi

Panitia Khusus Hak Angket DPRD Sulawesi Selatan akhirnya menetapkan tujuh rekomendasi untuk segera ditindaklanjuti terkait dengan dualisme kepemimpinan antara Gubernur dan Wakil Gubenur Sulsel, Nurdin Abdullah-Andi ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kedatangan LRT Jabodebek dirancang setiap tiga menit

Waktu kedatangan (headway) kereta ringan LRT Jabodebek dirancang setiap tiga menit ketika sudah beroperasi secara komersial, sehingga waktu tempuh bisa 15-20 menit. “Nanti sistem ini didesain ‘headway’-nya ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bupati Nunukan harapkan TNI AL bersinergi bangun daerah perbatasan

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid mengharapkan peran TNI AL menjaga kedaulatan NKRI di laut sangat diharapkan dalam mendorong keberhasilan pembangunan daerah, khususnya di daerah perbatasan. Hal ini ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

UI kampanye program cinta kampus komit jaga lingkungan

Universitas Indonesia (UI) menggelar Kampanye Program Cinta Kampus untuk mengobarkan semangat mahasiswa baru UI agar berkomitmen penuh menjaga kualitas lingkungan hidup. Rektor UI Muhammad Anis di kampus UI Depok Jumat ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gaikindo ungkap kendala mobil listrik di Indonesia

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Johannes Nangoi mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi mobil listrik murni di Indonesia. "Untuk mobil listrik murni yang bukan hybrid, masih ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KTB picu ketangguhan masyarakat terhadap bencana

Kepala Divisi Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Ahmad Fikri mengatakan program Kampung Tanggap Bencana (KTB) memicu ketangguhan masyarakat terhadap bencana. "Agar bisa meningkatkan kapasitas dengan ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IHSG Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri-pertambangan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri dan pertambangan. IHSG ditutup menguat 16,35 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.255,59. Sementara kelompok ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,56 persen lebih rendah

Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,56 persen atau 17,39 poin, menjadi 3.110,35 poin. Volume perdagangan mencapai 1,07 miliar saham ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Persebaya tanpa lima pemain inti hadapi Persija

Persebaya harus bermain tanpa lima pemain intinya saat menghadapi Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Sabtu, 24 Agustus 2019. "Sampai sekarang, ada beberapa pemain yang ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi masih selidiki kasus vandalisme di Solo

Polres Kota Surakarta masih melakukan penyelidikan untuk segera mengungkap pelakunya terkait kasus vandalisme yang dapat memprovokasi masyarakat di Kota Solo. "Kami berharap soal vandalisme, masyarakat Solo tidak mudah ...

9 jam9 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Kasetpres sebut 2 mobil kepresidenan baru segera datang

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengungkapkan dua mobil kepresidenan baru akan segera datang untuk mendukung kegiatan Presiden dan Wapres. "Berdasarkan informasi yang saya terima, sudah dlakukan ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Punya sesar aktif, Kaltim perlu terapkan "building code" mitigasi

Provinsi Kalimantan Timur mempunyai sesar gempa yang sangat aktif karena itu perlu menerapkan building code sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bahaya gempa bumi,  kata Kepala Bidang Mitigasi ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Menko Luhut nyatakan akan cari solusi masalah sawit

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengatakan akan mencari solusi masalah kelapa sawit setelah mendengar hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) . “Memang ada masalah yang harus kita ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polda Jabar dalami dugaan Kapolsek kirim miras ke mahasiswa Papua

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Sukajadi Polrestabes Bandung, Kompol Sarce Christiaty Leo Dima, yang diduga mengirimkan dua dus minuman keras kepada mahasiswa asal ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Menkop dorong ICSB bangun UKM ekspor

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mendorong International Council for Small Business (ICSB) Indonesia agar dapat membangun UKM yang berorientasi ke pasar ekspor. "ICSB harus fokus membidik pasar ekspor, karena ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

330 ekor kuda ikuti pacuan tradisional di Takengon

Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh menyebutkan sedikitnya 330 ekor kuda bakal mengikuti even pacuan kuda tradisional di Takengon, Aceh Tengah pada 26 Agustus hingga 1 September ...

9 jam9 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemerintah dorong standar pelayanan minimal penanggulangan bencana

Pemerintah akan memberlakukan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Penanggulangan Bencana bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan masyarakat tangguh bencana di daerah-daerah di seluruh Indonesia. "Diharapkan pemerintah daerah ...

9 jam9 menit Antaranews

KONTAN

Duh, Tarif Baru AS Bakal Pangkas Pertumbuhan Ekonomi China di Bawah 6%

Tambahan tarif 10% pada US$ 300 miliar produk impor China bakal makin menekan pertumbuhan ekonomi negara tersebut

9 jam9 menit Kontan

KONTAN

Bappebti Longgarkan Aturan agar Industri Kripto Tak Keburu Layu

Bappebti akhirnya memangkas syarat modal disetor bagi exchanger dari semula Rp 1 triliun menjadi Rp 50 miliar.

9 jam9 menit Kontan

KONTAN

Walmart, Tesla berupaya mengatasi masalah seputar sistem tata surya

Walmart, Tesla berupaya mengatasi masalah seputar sistem tata surya

9 jam9 menit Kontan