Live Score Persib Vs Borneo FC: Vizcarra Bikin Gol, Skor 2-0! Akses Link Live Streaming di Sini

Melalui skema yang mirip gol pertama, Esteban Vizcarra membuat gol lewat sundulan memanfaatkan umpan crossing Febri Hariyadi.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Lindungi Konsumen, Bisnis Emas Digital Harus Sesuai Regulasi Bappebti

Peraturan ini akan menjadi landasan operasional penyelenggaraan pasar fisik emas digital di bursa berjangka

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

DUA VIDEO Viral Dewasa 'Vina Garut' Beredar Via Whatsapp (WA): Tiga Pria Lawan Satu Perempuan

DUA VIDEO Viral Dewasa 'Vina Garut' Beredar Via Whatsapp (WA): Tiga Pria Lawan Satu Perempuan. Satunya lagi 2 pria lawan satu perempuan.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

UPH Festival 2019 Undang Menko Maritim Luhut Panjaitan Jadi Distinguished Guest Speaker

Menko Luhut berpesan bagi generasi muda agar peduli dengan perkembangan yang terjadi di sekitar dan terlibat dalam memajukan Indonesia.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

KPK Perpanjang Masa Penahanan Tangan Kanan Mantan Bupati Labuhanbatu

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tangan kanan eks Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap, Umar Ritonga.

21 jam5 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Moeldoko: Indeks Pembangunan Manusia Kita Tertinggal Jauh dari Singapura

Moeldoko menyatakan indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia tertinggal jauh dari negara tetangga, yaitu Singapura.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Indonesia dan Timor Leste Sepakat Kampanyekan Ekosistem Perairan Laut Besar Indonesia

Kerjasama kedua negara tersebut dibingkai dalam proyek “Enabling Transboundary Cooperation for Sustainable Management of the Indonesian Seas”.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pencuri Dompet di Manado Nyaris Tewas Dihajar Massa

Korban alami luka robek sepanjang 10 cm pada bagian kepala belakang dan beruntung aparat kepolisian mengamankannya, jika terlambat sedikit bisa tewas

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Update Kasus Pembunuhan Remaja di Tegal yang Jasadnya Dalam Karung, Motifnya Cemburu dan Sakit Hati

Polisi terus mendalami kasus pembunuhan terhadap Nurhikmah, gadis 16 tahun, remaja di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ini Tujuh Fakta-fakta Video Vina Garut, Mulai dari Sosok Pemeran Wanita Hingga Praktik Jual Beli

Fakta-fakta video seks gangbang Vina Garut, dari sosok pemeran wanita dan pria hingga lokasi perekaman.

21 jam5 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ramalan Zodiak Besok, Kamis 15 Agustus 2019: Aquarius Waspada Orang Mata Duitan, Pisces Pahami Emosi

Berikut ramalan 12 zodiak untuk Kamis (15/8/2019). Bagaimana dengan zodiak Anda? Cek ramalan zodiakmu di sini.

21 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Yakuza Jepang Pinjam BMW, Berhenti Tengah Jalan Tol dan Pukul Penumpang Lain

Kejadian muncul lagi di Shizuoka jam 3 pagi, jalan zig zag dilakukan pengemudi dan mobil yang sama di jalanan tol.

21 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Reza Rahadian Blak-blakan Ungkap Sosok 'Iron Lady' yang Paling Setia Mendukung Kariernya Jadi Aktor

Reza Rahadian beberkan kisah perjalanan kariernya di dunia seni peran. Ia ungkap sosok yang sangat berarti dalam hidupnya.

21 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Oknum Camat di Sambas Diduga Cabuli Siswi SMK, Dilakukan di Ruang Kantor dan Rumah Dinas

AKP Prayitno mengatakan, tersangka sudah dua kali melakukan aksi tak senonohnya terhadap korban.

21 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

7 Kuliner Malam Enak di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan

Simak 7 kuliner malam yang enak dan lezat yang ada di sekitar kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

21 jam6 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Duga Ada Kejahatan Siber, Kabareskrim Minta Dirsiber Usut Insiden Blackout 4 Agustus 2019

Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis meminta jajarannya untuk mengusut kemungkinan adanya kejahatan siber dalam kasus blackout

21 jam6 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Mardani: kualitas demokrasi di Indonesia ditentukan perilaku elite

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Mardani Ali Sera mengatakan konsolidasi demokrasi di Indonesia kualitasnya mengalami dinamika yang fluktuatif dan sangat ditentukan oleh perilaku elite politik baik ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Korban kebakaran Manggarai galang donasi untuk HUT Kemerdekaan

Warga korban kebakaran di Jalan Swadaya I, RW 07, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, akan menggelar malam pengumpulan donasi dalam rangka peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.   "Rencananya malam ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Oppie Andaresta minta sosialisasi narkoba sasar mamak muda

Musisi Oppie Andaresta mengharapkan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba perlu terus dilakukan dengan berbagai cara dan menyasar semua kalangan khususnya ibu muda seperti dirinya, oleh karena itu dia berharap Polri dan BNN ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Svmmerdose akan tetap manggung di konser LANY tanpa Iqbaal

Grup band Svmmerdose mengabarkan mereka tetap menjadi penampil pembuka konser LANY Live in Jakarta yang berlangsung malam ini, namun, dengan perubahan format penampilan. "Setelah bernegosiasi panjang dengan manajemen LANY ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gubernur: Pemberian beras untuk ASN ditiru provinsi lain

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, pemberian beras kepada Aparatur Sipil Negara yang telah dilakukan sekarang ini telah ditiru Provinsi Sulawesi Selatan. Program pemberian beras insentif bagi ASN dan honorer di ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pencegahan Karhutla di Barito Utara tanggung jawab bersama

Pencegahan dan enanggulangan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi merupakan tanggung jawab ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

TGB: Musyawarah salah satu cara menangkal radikalisme

Isu radikalisme dan ekstremisme saat ini kerap menjadi isu yang diwaspadai oleh semua pihak, namun Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi mengaku tak khawatir pada isu ini selagi masyarakat selalu mempertahankan tradisi ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Siswa Mengenal Nusantara bakal promosikan potensi wisata Malang Raya

Peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Gorontalo akan mempromosikan potensi wisata dari wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya yang merupakan gabungan dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Ketua ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BMUN kenalkan 23 SMN asal Sulteng tentang budaya Sumut

Badan Usaha Milik Negara (BUMN), telah mengenalkan kepada 23 peserta Siswa Mengenal Nusantara (SMN) tahun 2019 tentang budaya, adat istiadat dan kearifan lokal daerah Sumatera Utara (Sumut), sebelum peserta berangkat menuju ...

21 jam6 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Belasan rumah di Sigi hanyut terseret banjir bandang

Belasan rumah warga di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah hanyut terseret banjir bandang yang terjadi pada Rabu. Salah satu korban yang rumahnya hanyut, Anwar, warga Desa Namo, Kecamatan Kulawi kepada ANTARA di ...

21 jam6 menit Antaranews