Bukan Mulan Jameela, Dul Jaelani Justru Anggap Pengasuhnya Sebagai Ibu Kedua

Di hadapan Raffi Ahmad, Dul Jaelani mengaku tak bisa menganggap Mulan Jameela sebagai ibu keduanya.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Selama Jadi Pesakitan Kasus Korupsi, Setnov Sudah 40 Kali Kebih Dirujuk ke RS

Setnov panggilan akrabnya, kini menjalani pidana di Rutan Gunung Sindur setelah terciduk plesiran ke toko bangunan di Padalarang

23 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Warga Teluk Lanus Riau Tangkap Buaya Perut Buncit, Setelah Dibelah Isinya Potongan Tubuh Manusia

Potongan tubuh manusia itu diduga Wartoyo, warga Kampung Teluk Lanus Siak Riau ditemukan dalam perut buaya pemangsa.

23 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

TKN Yakin Kubu Prabowo-Sandi Tidak Mampu Membuktikan Tuduhan dan Gugatannya

Abdul Kadir Karding menyakini pemohon 02 tidak akan mampu membuktikan tuduhan dan gugatannya tersebut.

23 jam37 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Boat yang Tenggelam di Pulo Aceh Ditumpangi Rombongan Pengantin

Boat tenggelam ke dasar laut, tepatnya di depan arus Lampuyang Pulo Aceh

23 jam38 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Viral Seserahan Pernikahan Fortuner di Pati, Kini Polisi Tahan Mobil Pengantin, Ini Kronologinya

Pernikahan dengan seserahan mahal mobil Toyota Fortuner di Pati, Jawa Tengah jadi viral, mobil pernikahan kini ditahan polisi karena hasil curian

23 jam38 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Hanya Hadirkan Satu Ahli di Sidang MK, KPU Dinilai Terlalu Percaya Diri

Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menghadirkan satu ahli dalam sidang lanjutan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) Indonesia 2019…

23 jam38 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Risma dicecar 14 pertanyaan kasus dugaan korupsi YKP di Kejati Jatim

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dicecar 14 pertanyaan oleh penyidik kejaksaan terkait dugaan kasus korupsi aset Pemerintah Kota Surabaya yang dikuasai Yayasan Kas Pembangunan (YKP) dan PT YEKAPE, dalam pemeriksaan selama dua ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi sita mobil fortuner yang dijadikan mahar pernikahan

Kepolisian Resor Pati, Jawa Tengah, terpaksa mengamankan mobil fortuner yang sempat ramai di media sosial karena dijadikan mahar pernikahan karena ternyata mobil tersebut merupakan mobil curian dari dealer PT Nasmoco Cabang Pati ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pengamat ingin fase 2 MRT terintegrasi seluruhnya dengan TransJakarta

Pengamat transportasi Yoga Adiwinarto dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) menginginkan agar fase 2 Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta dari Bundaran HI - Kota terintegrasi seluruhnya dengan halte ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

SBC 2019 presentasikan 11 negara ASEAN

Perhelatan "Solo Batik Carnival" (SBC) ke-12 tahun 2019 akan mempresentasikan ikon 11 negara yang menjadi anggota ASEAN. "Pada pelaksanaannya kami mengambil tema Suvarnabhumi The Golden of ASEAN," kata ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kasihan, anak gajah terjerat perangkap rusa

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama tim dokter hewan dan Forum Konservasi Leuser (FKL) mengobati anak gajah liar yang terjerat di Conservation Response Unit (CRU) Serbajadi, Aceh Timur, Aceh, Kamis ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Padang terima hibah tank bersejarah Operasi Trikora

Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata Kodam I Bukit Barisan menghibahkan satu unit tank bersejarah milik TNI yang pernah digunakan dalam Operasi Tri Komando Rakyat (Trikora) kepada Pemerintah Kota Padang. “Alhamdulillah kita ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Inovator 4.0 Indonesia dorong Presiden Jokowi bangun SDM imajinatif

Komunitas Inovator 4.0 Indonesia mendorong Presiden Joko Widodo untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang kreatif dan imajinatif di berbagai bidang pada periode kedua pemerintahannya. "Presiden Jokowi mampu ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

PLN targetkan 2020 seluruh desa di Sumsel nikmati listrik

General Manager PT PLN Wilayah Sumsel, Jambi, Bengkulu (S2JB) Daryono menargetkan pada 2020 seluruh warga desa di wilayah Sumatera Selatan bisa menikmati energi listrik dari perusahaan milik negara itu. "Rasio penggunaan ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Penahanan Rommy diperpanjang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan terhadap Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. "Hari ini, dilakukan perpanjangan ...

23 jam38 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Semen Padang siapkan strategi khusus redam permainan Badak Lampung

Semen Padang menyiapkan strategi khusus untuk meredam permainan Perseru Badak Lampung dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Shopee 2019 di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Jumat (21/6). Pelatih kepala Semen Padang FC Syafrianto ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Gapensi ingatkan pengusaha kecil harus dilibatkan dalam tender

Direktur Eksekutif Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (Gapensi) Setu Albertus (Berto) mengingatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat agar pengusaha kecil ikut dilibatkan dalam tender sesuai dengan amanat ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemkot Medan terima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat

Pemerintah Kota Medan menerima kunjungan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan Jr, di Balai Kota Medan, Kamis. Kunjungan ini dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-70 hubungan kerja sama antara ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemerintah perlu optimalkan potensi besar kelautan wilayah Timur

Pemerintah perlu memetakan dan lebih mengoptimalkan berbagai potensi besar dalam sektor kelautan nasional yang terdapat di wilayah timur Indonesia dalam rangka memperbesar kontribusi terhadap kinerja perekonomian ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

ITDP: Halte Harmoni TransJakarta jadi tantangan besar bagi fase 2 MRT

Pengamat transportasi Yoga Adiwinarto dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) menilai tantangan terbesar yang kemungkinan dialami dalam pembangunan fase 2 Moda Raya Terpadu (MRT) berada di kawasan Harmoni, ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Isu korupsi masih kurang dipahami anak muda

Pengisi "podcast" Kejar Paket Pintar Laila Achmad dan Dara Hanafi mengakui bahwa anak muda masih banyak yang belum memenuhi isu korupsi sehingga perlu lebih "dibumikan". "Kami sangat berterima kasih ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IPW soroti bantuan Kementan untuk korban banjir di Sulawesi

Indonesia Political Review (IPW) menyoroti bantuan yang diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) kepada masyarakat dan petani korban bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Sulawesi beberapa waktu ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

BPK harapkan komitmen KL tindaklanjuti rekomendasi terkait temuan LKPP

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengharapkan komitmen Kementerian atau Lembaga (K/L) dalam menindaklanjuti rekomendasi terkait temuan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2018. "BPK mengharapkan komitmen seluruh ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tim gabungan masih cari satu penambang yang tertimbun

Tim gabungan terdiri atas Basarnas, Satpol PP, Kepolisian dan Senkom hingga Kamis  malam masih melakukan pencarian terhadap satu penambang yang menjadi korban longsoran tanah pada Selasa (18/6) di kawasan Blok 8, Kecamatan ...

23 jam38 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Konsumsi pertamax di Sulawesi meningkat 17 persen

Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax mengalami peningkatan secara signifikan selama Ramadan dan Idul Fitri 1440 Hijiriah di wilayah Sulawesi. "Bila dibandingkan dengan produk BBM gosoline jenis lain seperti ...

23 jam38 menit Antaranews