Sanur Village Festival ke XIV: Dharmaning Gesing – Memuliakan Bambu

Dharmaning Gesing dapat diartikan secara harafiah sebagai hal dalam memuliakan atau kewajiban berbuat baik terhadap bambu. Tanaman bambu menjadi bahas
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

108 Purnawiranan TNI-Polri Bakal Gabung Pendukung Prabowo-Sandi Demo 22 Mei Tolak Hasil Pilpres

Juru bicara Front Kedaulatan Rakyat, Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto mengatakan, pihaknya menyaksikan berbagai kecurangan yang terjadi

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Raih Gelar Juara Rome Masters 2019, Nadal Akui Djokovic Lawan Istimewa

Rafael Nadal mengatakan bahwa pertandingan melawan Novak Djokovic selalu menjadi hal spesial bagi dia.

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jusuf Kalla Berharap Masjid Tidak Dijadikan Tempat Pertentangan Politik antar Jemaah

Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla meminta agar masjid tidak dijadikan tempat mempertentangkan politik antar jemaah.

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Rafael Nadal Tak Ingin Bicarakan Target pada French Open 2019

Rafael Nadal enggan berbicara banyak tentang targetnya pada turnamen Grand Slam French Open 2019.

47 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Lionel Messi Layak Dapat Ballon d'Or 2019 kata Kylian Mbappe

Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe tanpa ragu memilih Lionel Messi sebagai kandidat kuat peraih Ballon d'Or 2019.

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Jadwal Liga 1 2019 Pekan Ke Dua - Persebaya Vs Kalteng Putra dan Persib Vs PS Tira

Jadwal Liga 1 2019 Pekan Ke Dua - Persebaya Vs Kalteng Putra dan Persib Vs PS Tira, Simak Ulasan lengkapnya berikut ini

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pastikan Tak Terkait Radikalisme, Pansel Telusuri Rekam Jejak Calon Pimpinan KPK Lewat BIN dan BNPT

Pansel Capim KPK melakukan penelusuran ke Badan Intelijen Negara (BIN)‎ dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

47 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Respons Bawaslu Soal Kemungkinan Pengumuman Hasil Rekapitulasi Suara Dilakukan Sebelum 22 Mei 2019

Ketua Bawaslu RI Abhan menyebut pengumuman hasil Pemilu 2019 kemungkinan bisa diumumkan sebelum 22 Mei 2019.

47 menit Tribunnews

BISNIS

Ikatan Pelajar NU Dukung KPU dan Minta Masyarakat Hormati Hasil Pemilu

IPNU menyatakan penolakannya terhadap semua bentuk provokasi dan upaya inkonstitusional untuk menolak hasil pemilu.

48 menit Bisnis

BISNIS

Wapres JK : Vokasi Menjadi Kunci Peningkatan SDM

Negara akan maju bila pemerintah mampu memberikan pendidikan yang bermutu dan merata kepada rakyatnya.

48 menit Bisnis

BISNIS

Rekapitulasi Pilpres 2019, Jokowi Unggul di 21 Provinsi, Prabowo 13 Provinsi

Jokowi-Ma?ruf tercatat mendapat 85.036.828 (55,41 persen). Raihan itu lebih tinggi dari suara Prabowo-Sandiaga sebesar 68.442.493 (44,59 persen).

48 menit Bisnis

BISNIS

Penetapan Hasil Pemilu, Peluru Tajam Digunakan Tim Antianarkis

Senjata api dan peluru tajam hanya digunakan oleh tim antianarkis kepolisian.

48 menit Bisnis

JPNN.

Sepatu Bocorocco Hadirkan Pillow Concept Technology

JPNN.com, JAKARTA - Bocorocco mengadakan acara Trade in, yakni “Sepatu bekas Anda kami hargai Rp 1.000.000,-“.

48 menit Jpnn

JPNN.

Makanan ini Bisa Memangkas Risiko Terkena Kanker Payudara Hingga 65 Persen

JPNN.com - Sebuah studi yang dilakukan para peneliti di Universitas Navarra dan Universitas Jaen di Spanyol, menemukan bahwa makanan tertentu bisa melindungi terhadap risiko kanker payudara pasca-menopause karena mengandung asam fenolik.

48 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Cara Lebih Sehat Makan Gorengan

JPNN.com - Gorengan memang dikenal enak, tapi tidak sehat. Nah, bagi Anda pecinta makanan gurih dan renyah ini, makan gorengan sebenarnya bisa tetap sehat, kok. Asalkan, gunakan minyak zaitun saat menggorengnya.

48 menit Jpnn

JPNN.

Cari Muka, Trump Dukung UU Anti-Aborsi

JPNN.com, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menanggapi Undang-Undang (UU) Larangan Aborsi yang ditandatangani Gubernur Alabama Kay Ivey Rabu (15/5).

48 menit Jpnn

JPNN.

Cedera Mulai Membaik, Zah Rahan Masih Diragukan Tampil Lawan Barito Putera

JPNN.com, BANGKALAN - Zah Rahan Krangar sebenarnya disiapkan Madura United saat bertandang ke markas Persela Lamongan pada laga perdana mereka di Liga 1 2019 (17/5).

48 menit Jpnn

JPNN.

Atep Tepis Rumor Berlabuh ke PSGC Ciamis

JPNN.com, TENGGARONG - Akhir-akhir ini, Atep diisukan merapat ke PSGC Ciamis. Rumor itu beredar lantaran eks asisten pelatih Persib Bandung, Hariyadi ditunjuk sebagai juru taktik PSGC.

48 menit Jpnn

JPNN.

Empat Pesan Menteri Agama kepada Para Ahli Alquran

JPNN.com, JAKARTA - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan empat pesan penting kepada para ulama ahli Alquran dari seluruh Indonesia. Salah satunya adalah umat Islam Indonesia harus disadarkan bagaimana menerjemahkan dan menafsirkan ayat-ayat Alquran.

49 menit Jpnn

JPNN.

Mangkir Panggilan Polda Metro, Amien Rais Malah Temani Prabowo Besuk Eggi Sudjana

JPNN.com, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais tampak hadir mendampingi Prabowo Subianto di Polda Metro Jaya, Senin (20/5) malam. Mereka bermaksud membesuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma yang menjadi tahanan.

49 menit Jpnn

JPNN.

Datang di Luar Jam Besuk, Prabowo Minta Perlakuan Istimewa

JPNN.com, JAKARTA - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat berusaha untuk membesuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Mapolda Metro Jaya. Namun, upaya tersebut gagal.

49 menit Jpnn

JPNN.

Purnawirawan Polri Ini Bantah Bakal Ikut Aksi 22 Mei

JPNN.com, JAKARTA - Pensiunan perwira tinggi (Pati) Polri, Irjen (purnawirawan) Amir Hasan Sidik membantah akan ikut dalam Aksi 22 Mei di depan Gedung KPU. Mantan widyaiswara utama Sespim Polri ini mengaku hanya mendapat undangan buka puasa bersama sejumlah purnawirawan.

49 menit Jpnn

JPNN.

Prabowo Hanya Pengin Temui Eggi dan Lieus, Tidak Ratna Sarumpaet

JPNN.com, JAKARTA - Prabowo Subianto berniat untuk membesuk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Rutan Polda Metro Jaya, Senin (20/5) malam.

49 menit Jpnn

Viva.co

Kroos Peringatkan Pogba Jika Bergabung ke Real Madrid

Persaingan ketat akan terjadi di lini tengah. Tapi Kroos tak mau kalah

49 menit Viva