Bukti Garangnya Cristiano Ronaldo di Leg 2 Perempat Final Liga Champions

Contohnya pada musim 2006-2007. Klub yang dibela Cristiano Ronaldo saat itu, Manchester United, kalah 1-2 dari AS Roma di leg pertama perempat final.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

MotoGP 2019 - Ambisi Jack Miller Jadi Pembalap Pabrikan Ducati

Jack Miller, berambisi untuk menjadi pembalap pabrikan Ducati setelah meraih podium pada MotoGP Americas, Senin (15/4/2019).

12 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

MotoGP Americas 2019 - Alasan Maverick Vinales Jalani Penalti Jump Start 2 Kali

Maverick Vinales belum bisa keluar dari rentetan nasib buruk yang menimpanya sejak musim lalu. Terkini, pembalap Monster Energy Yamaha tersebut salah

12 jam39 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Real Madrid bermain imbang dengan Leganes

Pemain Real Madrid Karim Benzema berebut bola dengan pemain Leganes Dimitris Siovas pada pertandingan Liga Spanyol di Butarque Municipal Stadium, Leganes, Senin (15/4/2019). Kedua tim bermain imbang 1-1. ANTARA FOTO/REUTERS/Juan ...

12 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPU gelar lomba swafoto di TPS dongkrak partisipasi pemilih

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar lomba swafoto di tempat pemungutan suara untuk mendongkrak partisipasi pemilih pada Pemilu 17 April 2019. Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan ...

12 jam40 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

KPU Palembang siapkan 4.805 TPS

Komisi Pemilihan Umum Kota Palembang, Sumatera Selatan menyiapkan 4.805 Tempat Pemungutan Suara untuk melayani sekitar 1,2 juta warga kota yang memiliki hak pilih pada Pemilu 17 April 2019. Tempat pemungutan suara yang ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Wall Street berakhir turun, terseret saham sektor keuangan yang jatuh

Wall Street melemah pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), terseret turun oleh sektor keuangan karena laporan laba bank yang kurang memuaskan menahan antusiasme investor. Namun ketika ketiga indeks saham utama ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IPC berkolaborasi tingkat pelayanan kepelabuhanan

PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) siap berkolaborasi dengan para dewan komisaris atau pengawas anak & cucu perusahaan dalam IPC Group untuk menciptakan perusahaan yang solid. "Selaras dengan konsep Trilogi Maritim, ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Presiden Macron: Kita akan bangun kembali Notre-Dame bersama-sama

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Senin berjanji akan membangun kembali katedral Notre-Dame, pasca-kebakaran dahsyat yang meluluhlantakkan sebagian besar katedral dengan arsitektur gotik tersebut. "Katedral Notre-Dame ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jelang pemilu, ada pertunjukan akapela hingga pameran foto

Simak agenda pilihan di Jakarta pada pekan pemilu 2019. 1. Pameran foto "Boundless Plains: The Australian Muslim Connection" berlangsung di Museum Sejarah Jakarta hingga 30 April. 2. Pop Art Bazaar Acara bazaar ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kemarin, penyebab Whatsapp down hingga tema film Garin Nugroho

Simak beberapa berita hiburan, gaya hidup, teknologi dan otomotif kemarin yang masih laik dibaca hari ini, mulai dari durasi keramas yang ideal, alasan Garin Nugroho saat memilih tema film, hingga penyebab gangguan Whatsapp ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

"Pariban: Idola dari Tanah Jawa" rilis trailer, kenalkan budaya Batak

Film "Pariban: Idola dari Tanah Jawa" resmi merilis trailer, memperlihatkan upaya Moan (Ganindra Bimo) yang diminta ibunya untuk mencari calon istri, dan menyuruhnya mudik untuk menikah dengan paribannya, Uli (Atiqah ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Penghitungan suara PPLN Kuala Lumpur bakal berlangsung di PWTC

Penghitungan surat suara Pemilu 2019 wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur bakal berlangsung di Dewan Tun Razak PWTC Jalan Tun Ismail Nomer 41 Kuala Lumpur, Rabu (17/4), mulai pukul 14.00 waktu ...

12 jam40 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Garuda punya fitur Multi-Currency Pricing untuk pemesanan tiket

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia meluncurkan fitur pemesanan tiket dengan mata uang dalam harga yang dapat ditentukan sendiri, demi meningkatkan kepuasan penumpang. Fitur Multi-Currency Pricing membuat penumpang ...

12 jam40 menit Antaranews

KONTAN

Ini 10 saham LQ45 dengan PER Tertinggi dan Terendah (15 April 2019)

Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah dan tertinggi, setelah penutupan perdagangan 15 April 2019.

12 jam41 menit Kontan

KONTAN

Astra Agro Kerek Kapasitas Produksi

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mengoperasikan pabrik baru di Kalimantan Selatan mulai Februari 2019

12 jam41 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Multisrada (MASA) Akan Gelar Tender Offer Rp 843 per Saham

Michelin harus menggelar  em>tender offer  /em>wajib atas sisa saham MASA yang diakuisisi.

12 jam41 menit Kontan

KONTAN

PTRO Optimistis Pertumbuhan Bisnis Terus Berlanjut

Petrosea (PTRO) tahun 2018 membukukan laba bersih US$ 22,96 juta

12 jam41 menit Kontan

KONTAN

Wall Street turun tipis akibat rilis kinerja bank yang mengecewakan

Senin (15/4), Dow Jones Industrial Average turun 0,10% ke 26.384,77.

12 jam41 menit Kontan

KONTAN

Neraca dagang Indonesia dan China mengangkat kurs rupiah

Kemarin, rupiah spot menguat 0,40% ke level Rp 14.063 per dollar AS.

12 jam41 menit Kontan

KONTAN

IHSG berpeluang menguat terbatas menjelang pemilu

Tetap waspada, IHSG masih rawan profit taking.

12 jam42 menit Kontan

KONTAN

Enam saham turun, ini 10 saham LQ45 dengan PER terkecil (15 April 2019)

Dari 10 saham LQ45 dengan PER terendah ini, enam saham naik harga dari penutupan sebelumnya (15/4). 

12 jam42 menit Kontan

KONTAN

Ini upaya BCA dan Bank Mandiri memacu kredit kendaraan bermotor

Sejumlah bank mengandalkan anak usaha multifinance yang menggarap kredit ini.

12 jam42 menit Kontan

KONTAN

Perjalanan superholding BUMN masih panjang

Menurut Menteri BUMN, rencana pembentukan superholding masih sangat awal.

12 jam42 menit Kontan

BISNIS

Binaartha Sekuritas : Jelang Pemilu, IHSG Mantap Menguat

Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG lanjutkan penguatan pascaditutup rebound dalam sesi dagang kemarin, Senin (15/04/2019).

12 jam42 menit Bisnis

BISNIS

Reliance Sekuritas : IHSG Kembali Bearish, Simak Saham yang Masih Beri Untung

Reliance Sekuritas menyebutkan pergerakan IHSG kembali menguji bearish trend line.

12 jam42 menit Bisnis