Penjelasan Plate Soal Dukungan Terbuka Alumni Sekolah dan Universitas Kepada Jokowi-Ma'ruf

Deklarasikan dukungan, termasuk dari para alumni sekolah dan perguruan tinggi karena munculnya kekhawatiran bila kepemimpinan berganti.
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Jusuf Kalla : Masyarakat Perlu Diedukasi Bagaimana Menghadapi Bencana

Untuk itu, Jusuf Kalla mengharapkan ke depannya edukasi mitigasi kebencanaan dapat lebih maksimal

8 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Cerita Sedih Atta Halilintar di Balik Kesuksesannya Sebagai YouTuber

YouTuber Atta Halilintar yang kini menjadi youtuber dengan subscribers terbanyak se-Asia Tenggara ternyata punya cerita di balik popularitasnya itu.

8 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tanago Friesian Jakarta Dapat Apresiasi dari Koordinator Srikandi Cup

Srikandi Cup musim 2018-2019, akan kembali bergulir di Jakarta pada tanggal 11 - 16 Februari 2019 di Gor Grogol, Jakarta Barat.

8 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pecinta Kuliner Unik Wajib Coba Whipped Cream Burger, Makanan Baru yang Sedang Hits di Jepang

Ialah Whipped Cream Burger Jepang, sebuah inovasi makanan baru yang saat ini sedang ramai diburu warga Tokyo.

8 jam20 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Dishut segera evakuasi 35 ekor bekantan masuk perkampungan

Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan segera mengevakuasi 35 ekor bekantan yang terjebak di pemukiman warga yang kini kondisinya sangat memprihatinkan. Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan Hanif Faisol Nurofiq di Banjarbaru ...

8 jam20 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Tempat hiburan malam di Senggigi terbakar

Kafe New Surya yang merupakan tempat hiburan malam di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, terbakar, namun tidak ada korban jiwa. Kepala Kepolisian Sektor Senggigi AKP Arjuna Wijaya di ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Menikmati matahari terbenam di Pantai Selong Belanak

Hanya bisa bergumam dua kata saja, yakni, luar biasa. Saat pengunjung melihat matahari terbenam di Pantai Selong Belanak, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Celotehan deburan ombak yang perlahan-lahan dan angin menjelang ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Berkabung bersama keluarga Sala, Cardiff batalkan perjalanan ke Tenerife

Cardiff City membatalkan perjalanan klub ke Tenerife untuk rencana istirahat tengah musim agar para pemain bisa mengenang kematian striker Emiliano Sala bersama dengan keluarga mereka, kata manajer Neil Warnock. Sala tewas ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pemprov Jabar akan buka rekrutmen P3K

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2019. "Rekrutmen P3K ini sebagai bagaian dari ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

DJP beri layanan pengajuan surat keterangan fiskal secara online

Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan memberikan layanan pengajuan surat keterangan fiskal secara online untuk memberikan kemudahan dan membantu peningkatan kemudahan usaha. Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

IBL bekukan agen Bryquis Perine selama setahun

Direktur Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Hasan Gozali menyebut bahwa pihaknya membekukan semua kegiatan agen dari pemain Bryquis Perine di Indonesia selama satu tahun. Bryquis adalah guard baru Hangtuah yang dipulangkan oleh ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jasa Marga targetkan pengoperasian tol 244 km tahun ini

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menargetkan pengoperasian sejumlah ruas jalan tol dengan total panjang 244 km pada 2019. "Target kita, tahun 2019, ruas tol yang akan dioperasikan sepanjang 244 km," ujar Direktur ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

KPK terima tambahan pengembalian Rp4,7 Miliar dari suap SPAM

KPK menerima lagi pengembalian uang sejumlah Rp1,7 miliar dalam penyidikan kasus suap pelaksanaan proyek pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018 di Kementerian PUPR.    ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Adara kembali kirim bantuan untuk pengungsi Palestina

Adara Relief International, lembaga sosial untuk perempuan dan anak miskin, kembali mengirimkan bantuan secara langsung kepada pengungsi Palestina di Yordania pada akhir Januari lalu, untuk menghadapi musim dingin tahun ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Debat capres dan komitmen untuk energi terbarukan

Mantan Presiden Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam (NRDC; grup advokasi lingkungan hidup Amerika Serikat), Frances Beinecke, pernah menyatakan bahwa angin dan sumber energi terbarukan yang bersih akan membantu mengakhiri ...

8 jam21 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Riset G-Comm: 86 persen berita Prabowo-Sandiaga bernada positif

Riset media G-Communications (G-Comm) terhadap pasangan calon selama Januari 2019 menunjukkan, 86 persen pemberitaan dari enam media terhadap pasangan calon nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno, bernada positif, sedangkan 14 ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Polisi Bangka Barat bantu budayakan "Maghrib Mengaji" anak pesisir

Personel Satuan Polair Polres Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membantu membudayakan program "Maghrib Mengaji" bagi anak-anak yang berada di kawasan pesisir Muntok. "Melalui program itu kami ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Puluhan rumah rusak diterjang angin kencang

Sebanyak 38 rumah di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang, Senin sore. "Pemukiman warga yang terdampak bencana angin kencang tersebut, tersebar di Desa ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Mi sagu diperkenalkan pada festival makanan di Pontianak-Kalbar

Pemerintah Kota Pontianak terus gencar memperkenalkan kuliner khas lokal, seperti mi sagu melalui lomba yang digelar di Pontianak Food Festival ((PFF) III di Pontianak, Kalimantan Barat. "Ada 50 kelompok yang ikut pada ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dikecam, aksi siswa merisak guru

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati mengecam aksi siswa merisak (bully) guru di Gresik, Jawa Timur. "Harus ada langkah tegas untuk menghentikan praktik tersebut," katanya di Jakarta, Senin, menanggapi ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pertamina uji produk Pertasurf 31 sebagai pemadam api

Petugas memadamkan api pada simulasi saat memperingati bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Pertamina HSE Training Center Sungai Gerong, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin (11/2/2019). Pada simulasi tersebut, Pertamina ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Banjir rendam ratusan rumah di Barito Utara-Kalteng

Sebanyak 442 buah rumah serta fasilitas umum dan rumah ibadah sejumlah desa di Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, terendam banjir akibat meluapnya sungai karena tingginya curah hujan. Banjir itu akibat luapan di ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Dalam 10 hari terjadi 16 kali longsor di Kuningan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mencatat selama sepuluh hari terjadi 16 kali longsor dan juga beberapa kejadian bencana alam lain, karena intensitas hujan yang tinggi. "Kita ...

8 jam21 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Pelajar di Ngawi-Jatim dilibatkan untuk cegah demam berdarah

Pemerintah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur melibatkan pelajar dalam pencegahan penyakit demam berdarah dengue dengan menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di lingkungan sekolah masing-masing. Wakil Bupati Ngawi Ony ...

8 jam21 menit Antaranews

KONTAN

IHSG loyo hari ini, penurunan masih berpotensi terjadi esok

IHSG melemah sebesar 26,66 poin atau 0,41% ke level 6.495 pada perdagangan Senin (11/2).

8 jam21 menit Kontan