CitraGarden BMW Dijadikan Titik Nol Perjalanan Pawai Api Asian Games di Serang

Sebagai Titik Nol, lokasi CitraGarden BMW dipandang sangat strategis karena berada di tengah jalur utama Cilegon - Serang
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Chelsea Pinjamkan Batman kepada Kelelawar Hitam

Chelsea akhirnya meminjamkan penyerang mereka, Michy Batshuayi, ke Valencia. Musim lalu, ia juga melewatkan separo musim sebagai pinjaman.

19 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Pep Guardiola Mengungkapkan, Manchester City sudah Tak Punya Uang

Manchester City tak seboros musim lalu di bursa transfer. Menurut pelatihnya, Pep Guardiola, City sudah tak punya uang.

19 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Ginza Jababeka Jadi Business Loft Pertama di Kawasan Prospektif Timur Jakarta

Perkembangan pesat ekonomi di Kota Jababeka diiringi dengan pertumbuhan infrastruktur, fasilitas komersial

19 jam20 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Bagus Kahfi: Boleh Kalah dari Tim Mana Pun, Asal Bukan Malaysia

Mengalahkan Malaysia adalah wajib. Itu yang menjadi motivasi besar timnas U-16 sehingga menang di semifinal Piala AFF U-6 2018.

19 jam20 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

Permainan Motif Alleira Batik dengan Teknik Geser

Alleira Batik selalu menghadirkan batik modern untuk mengangkat batik menjadi fesyen dunia. Dalam rangka Fashiontastic Pondok Indah Mall, Alleira mengjadirkan koleksi Spring Summer 2018 bertajuk \"Illusoire\".

19 jam20 menit Bisnis

BISNIS

PBB Absen Usung Capres karena Tidak Diajak Partai Lain

Partai Bulan Bintang tidak mengusung bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden karena tidak ada para calon yang mengajak.

19 jam20 menit Bisnis

BISNIS

ASIAN GAMES 2018: Atlet dari 20 Negara Peserta Sudah Tempati Wisma Atlet

Sebanyak 20 kontingen negara peserta Asian Games 2018 mulai menempati Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Pusat pada H-8 upacara pembukaan pesta multi-cabang olahraga tertinggi di Asia itu.

19 jam20 menit Bisnis

BISNIS

LIGA INGGRIS: Awal Baik, Manchester United Pukul Leicester 2-1

Manchester United mengawali Liga Inggris 2018-2019 dengan baik setelah menundukkan Leicester 2-0 di Old Trafford, Manchester, Jumat (10/8/2018) atau Sabtu (11/8/2018) dini hari.

19 jam20 menit Bisnis

Viva.co

Persib Kalah, Wasit Kena Getahnya

Persib tidak puas atas kepemimpinan wasit di laga tersebut.

19 jam20 menit Viva

Viva.co

5 Fakta Menarik Jelang Duel Timnas U-23 Vs Thailand

Laga Timnas U-23 vs Thailand diadakan pada Sabtu, 11 Agustus 2018.

19 jam20 menit Viva

Detik

Berdesakan di Masjidil Haram, Engsel Tulang Jemaah Haji Bergeser

Masjidil Haram semakin padat oleh jemaah. Engsel tulang Juariah (70), jemaah hasil dari Indonesia, sampai bergeser akibat berdesak-desakan.

19 jam20 menit Detik

BISNIS

PROGRAM INVESTASI : AS Upayakan Kemitraan Bisnis di Indo-Pasifik

JAKARTA ? Amerika Serikat menegaskan bahwa investasi senilai ratusan juta dolar AS untuk kawasan Indo-Pasifik, termasuk ke Indonesia, bukan dilakukan dengan skema pemerintah-ke-pemerintah (government-to-government) melainkan dalam bentuk proyek dan aktivitas bisnis lainnya.

20 jam34 menit Bisnis

BISNIS

TAJUK : Mengawal Stabilitas Ekonomi

20 jam34 menit Bisnis

BISNIS

KEBIJAKAN PEMERINTAH : Pajak Rokok Tambal Defisit JKN

JAKARTA ? Penerimaan pajak rokok akan digunakan pemerintah untuk menambal defisit penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut pemerintah tinggal menunggu terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

HUT PASAR MODAL INDONESIA : Momen Merayakan Prestasi dan Harapan

Pasar modal Indonesia kini memasuki usia ke-41 tahun setelah diaktifkan kembali oleh pemerintah pada 10 Agustus 1977. Banyak pencapaian luar biasa telah ditorehkan, tetapi masih banyak pula pekerjaan rumah yang harus dituntaskan.\n\n

20 jam35 menit Bisnis

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

BISNIS

KINERJA 2018 : KEB Hana Targetkan LDR 130%

JAKARTA ? PT Bank KEB Hana masih berkutat dengan rasio simpanan terhadap kredit atau loan to deposit ratio (LDR) yang tinggi hingga semester I/2018.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

KAWASAN INDUSTRI : KIW Jadi Grup Bisnis

SEMARANG ? PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) berencana mengembangkan sejumlah lini usaha bisnis baru dalam 5 tahun ke depan dengan cakupan nasional.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

REKOMENDASI RUPSLB BUMD JABAR : Jasa Sarana Ingin Buy Back Saham

BANDUNG ? Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Jasa Sarana, badan usaha milik daerah Provinsi Jawa Barat, merekomendasikan pembelian ulang kepemilikan saham yang terdilusi, di antaranya pada proyek jalan tol Soreang?Pasirkoja atau Soroja.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

PENGEMBANGAN USAHA : Strategi Pos Indonesia Memacu Remitansi

Pos Indonesia meracik strategi baru agar mampu memperluas pangsa jasa remitansi di tengah kompetisi industri yang kian sengit. Segmen baru di luar jasa pengiriman uang para TKI mulai muncul, sejalan dengan menjamurnya agen remitansi hingga ke tingkat perdesaan.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

respons pebisnis atas pasangan CAPRES & CAWAPRES : Sinyal Positif bagi Dunia Usaha

JAKARTA ? Dunia usaha merespons positif dua pasang calon presiden dan wakil presiden yang akan bertarung dalam Pilpres 2019. Sejumlah isu panas terkait dengan SARA, diyakini akan terkikis sehingga stabilitas politik dan iklim ekonomi lebih terjaga.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

NERACA TRANSAKSI BERJALAN : Defisit Melebar

JAKARTA ? Pemerintah dan otoritas moneter perlu mewaspadai peningkatan permintaan valas pada semester II/2018 yang berpotensi membuat defisit transaksi berjalan kian melebar.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

SURAT UTANG : Pemerintah Sempurnakan Beleid Sukuk Negara

JAKARTA ? Untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan proses penerbitan dan penjualan surat berharga syariah negara (SBSN) dalam valuta asing di pasar perdana internasional, pemerintah menyempurnakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 119/PMK.08/2011 tentang Penerbitan dan Penjualan SBSN Dalam Valuta Asing di Pasar Perdana Internasional.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

EKSEKUTIF RATNA NINGRUM : Harmoni Konstruksi dan Seni

Dunia konstruksi yang lekat dengan alat berat dan material tidak membuat Ratna Ningrum lepas dari dunia seni. Siapa yang mengira, perempuan yang menjadi salah satu perempuan staf teknik proyek pembangunan Plaza Senayan itu juga gemar mendengarkan musik hingga memelihara tanaman.

20 jam35 menit Bisnis

BISNIS

PENANAMAN MODAL : 2 PMA Investasi di Aceh

BANDA ACEH ? Dua perusahaan yang didukung penanaman modal asing atau PMA akan berinvestasi di sektor energi di Aceh.

20 jam35 menit Bisnis