Nama TGB Masuk Bursa Cawapres Jokowi, Istri dan Ibunda Khawatir

istri hingga ibunda khawatir jika nantinya TGB dipilih menjadi cawapres pendamping Jokowi dan bertarung dalam skala politik nasional
« Kembali Baca berita lengkap »

TRIBUNNEWS

Moeldoko Berharap Asosiasi Media Siber Menjadi Jembatan Komunikasi Pemerintah dengan Publik

Moeldoko berharap menjamurnya media siber membawa dampak positif sebagai jembatan dan saluran komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Diminta Menteri BUMN Cepat Lunasi Pembelian Saham Freeport, Dirut Inalum Minta Tenggang Waktu

Rini mengatakan, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin, meminta ada tenggang waktu hingga akhir Agustus 2018.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi Sebut Demokrat, PKB, dan PAN Tak Bernyali Keluar dari Barisan Jokowi

Dewan Pakar PKPI, Teddy Gusnaidi turut mengomentari tarik ulur sejumlah partai mengenai Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Budaya Arsenal Irit Belanja Pemain Menurun ke Unai Emery

Arsenal kabarnya mengincar gelandang Sevilla, Steven N'Zonzi tapi belum ada pembicaraan lebih jauh soal penawaran.

21 jam39 menit Tribunnews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

TRIBUNNEWS

Jenguk Irwandi di Rutan KPK, Ibu dan Istri Bawa Makanan Kesukaan

Sayuti yang tinggal sedikit lebih lama dari keluarga Irwandi mengatakan keluarga Irwandi tiba di rutan sejak pukul 09.30 WIB.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Dua Hari Menghilang, Jasad Petrus Ditemukan Membusuk Tak Jauh dari Rumahnya

Dua hari menghilang dari rumahnya, Petrus Kanisius (53) ditemukan dengan kondisi tubuh telah membusuk di kebun Natarena, Desa Bloro.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Inalum Kuasai 51 Persen Saham Freeport, Andi Arief dan Fahri Hamzah Angkat Bicara

Politisi Demokrat Andi Arief angkat bicara mengenai penjualan saham PT Freeport Indonesia ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sebesar 51 persen.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Setelah Kehilangan Ronaldo, Benarkah Real Madrid akan Kembali Kehilangan Seorang Bintangnya?

Klub Liga Primer Inggris Manchester United kabarnya sudah selangkah lebih maju untuk memboyong bintang Real Madrid.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Baru Saja Melamar, Justin Bieber Sudah Rencanakan Pernikahan 'Sederhana' Bersama Hailey Baldwin

Melalui akun Instagramnya @justinbieber, Bieber telah mengkonfirmasi bahwa pernikahannya akan segera dilangsungkan.

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Tak Segera Berikan Bendera setelah Lalu Muhammad Zohri Menang, Tim Official Indonesia Dapat Sindiran

Indonesia melalui atlet lari yang diwakili Lalu Muhammad Zohri berbangga di ajang kejuaraan dunia IAZZ World U20 di Finlandia, Kamis (12/7/2018).

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Polisi Tembak Komplotan Jambret Cempaka Putih yang Tewaskan Penumpang Ojek 'Online'

Udin (20), rekan pelaku pelaku penjambretan di Cempaka Putih, SH alias Sandi (27), tewas setelah ditembak polisi

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

6 Zodiak Ini Terlalu Serius dan Jarang Tertawa, Siapa Saja Mereka?

Pernahkah kamu terlalu fokus hingga seringkali orang lain menyuruhmu untuk lebih rileks?

21 jam39 menit Tribunnews

TRIBUNNEWS

Momo Hengkang Dari Geisha? Ini Jawaban Pihak Manajemen

Baru-baru ini di media sosial beredar video dari band Geisha dengan sosok vokalis yang berbeda bernama Regina Poetiray.

21 jam39 menit Tribunnews

ANTARA NEWS

Menteri: lingkungan makin terjaga dengan penguasaan Freeport

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar menegaskan aspek lingkungan sekitar lokasi pertambangan akan makin terjaga dengan penguasaan saham mayoritas PT Freeport Indonesia. Pernyatasn pers yang diterima di ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Batas aman konsumsi mangga untuk penderita diabetes

Di balik manfaat mangga mulai dari serat hingga vitamin, sebagian orang masih memperdebatkan soal kandungan kalori dan gulanya yang tinggi. Inilah alasan ada larangan untuk mengonsumsi buah ini terutama bagi penderita ...

21 jam39 menit Antaranews

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

ANTARA NEWS

Trump anggap Putin "saingan", bukan musuh

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kamis, menggambarkan Presiden Rusia Vladimir Putin lebih sebagai "saingan" daripada "musuh". Trump juga mengatakan ia berharap mereka bisa berhubungan dengan baik ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Presiden China kunjungi lima negara Arab-Afrika

Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan kenegaraan ke Uni Emirat Arab, Senegal, Rwanda, Afrika Selatan, dan Mauritius, mulai Kamis (19/7). Dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri China yang diterima Antara di ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Serunya liburan para monster di "Hotel Transylvania 3: A Monster Vacation"

Liburan merupakan hal lazim yang biasa dilakukan oleh manusia untuk melepas penat dari keseharian. Namun, bagaimana jadinya jika segerombolan monster dengan bentuk dan warna tubuh yang beraneka ragam juga ingin ikut berlibur di ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Jakarta cerah berawan hari ini

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta cerah berawan sepanjang hari ini, dengan suhu 23-33 derajat celcius dan kelembaban 45-80 persen. Kondisi cuaca tersebut juga ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Popcon Asia jadi ajang regenerasi cosplayer

Cosplay tak cuma sekadar kostum, tapi juga cara menampilkan karakter tersebut di hadapan orang-orang. Tak semua orang berbakat melakukan keduanya.  Ada yang belum piawai membuat sendiri kostum keren yang terinspirasi ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

FIFA sebut tidak ada kasus doping di Piala Dunia 2018

Tidak ditemukan hasil positif dari lebih 3.000 tes anti-doping yang dilakukan sebelum dan selama diselenggarakannya Piala Dunia 2018, FIFA mengatakan pada Kamis waktu setempat. FIFA mengumpulkan 2,761 sampel sebelum turnamen ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Ada festival pernikahan dan soto hari ini

Simak beberapa acara yang digelar di Jakarta hari ini, mulai dari festival pernikahan hingga festival soto dan kuliner lainnya. Jakarta Wedding Festival 2018, And Find All Of This Here! Acara ini diselenggarakan pada 13 ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

FIFA selidiki kemungkinan ujaran diskriminatif oleh pendukung Inggris

Badan sepak bola dunia (FIFA) mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki kemungkinan adanya ujaran-ujaran diskriminatif suporter Inggris sepanjang pertandingan babak semifinal Piala Dunia melawan Kroasia pada Rabu. FIFA tidak ...

21 jam39 menit Antaranews

ANTARA NEWS

Kampung Rimba Jaya, desa yang gemar baca di Papua

Kampung Rimba Jaya Distrik Bia Timur, Kabupaten Biak Numfor, Papua menjadi desa percontohan gemar membaca di Tanah Papua. "Dukungan pembentukan kampung gemar membaca Rimba Jaya didukung penuh LSM Rumsram dan Badan ...

21 jam39 menit Antaranews

KONTAN

BEI perintahkan Tiga Pilar Sejahtera (AISA) fokus restrukturisasi

Penyebab suspensi saham ASIA adalah restrukturisasi utang.

21 jam39 menit Kontan