Apa yang Terjadi pada Tubuh Anda Saat Konsumsi Yogurt Setiap Hari?

Liputan6.com, Jakarta - Praktis dan punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh jadi sedikit alasan orang mengonsumsi yogurt dalam menu makan harian. Selain sebagai menu sarapan, yoghurt juga acap kali dimanfaatkan sebagai bahan camilan yang membuat Anda tak bersalah saat mengonsumsinya.

Apalagi, kombinasi topping dalam penyajiannya bisa sesuai selera. Anda bisa mengonsumsi yogurt secara langsung, ditambah buah maupun perasa lain, seperti madu, maupun dilengkapi dengan ragam kacang-kacangan yang tak kalah bermanfaat untuk tubuh.

Jadi, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda saat memutuskan mengonsumsi yogurt setiap hari? Berikut rangkumannya seperti dilansir dari The List, Selasa, 16 Februari 2021.

1. Mood Bertambah Baik

Mengonsumsi yoghurt saat sarapan akan memperbaiki mood Anda berkat probiotik yang dikandungnya. "Mikrobiom kita membantu mengirim sinyal ke otak dengan perasaan tenang saat seimbang," kata ahli diet Heidi Moretti.

"Dengan memberi tahu sistem kekebalan bahwa ia memiliki apa yang dibutuhkan, tubuh dan otak mungkin merasa tak terlalu terancam, misalnya lebih sedikit respons untuk lari atau melawan," sambungnya, menambahkan bahwa kondisi itu membuat Anda cenderung enggan marah-marah.

Satu penelitian juga menemukan hubungan antara makan yogurt dua kali setiap hari dengan peningkatan aktivitas otak di daerah yang bertanggung jawab atas emosi dan rasa sakit.

Peneliti utama Dr. Kirsten Tillisch mengatakan pada New York Daily News, "Temuan kami menunjukkan bahwa beberapa kandungan yogurt sebenarnya dapat mengubah cara otak merespons lingkungan." Karena itu, mengonsumsi yogurt setiap hari kemungkinan dapat meredakan kecemasan Anda.

2. Berpengaruh pada Tingkat Kolesterol

ilustrasi yogurt/pixabay

Menurut CDC, sekitar 95 juta orang dewasa Amerika memiliki kadar kolesterol total lebih dari 200 mg/dL. Mengingat tubuh biasanya tak menunjukkan gejala saat kadar kolesterol tinggi, sangat mungkin kadar kolesterol Anda meningkat tanpa disadari.

Tapi, jika tahu memiliki kolesterol tinggi, Anda harus mempertimbangkan untuk makan satu atau dua porsi yogurt setiap hari. "Yogurt bisa jadi camilan rendah lemak dan rendah kolesterol," kata ahli diet Trista Best. "Dengan makan yogurt di atas makanan berlemak dan kolesterol tinggi lain, Anda mengurangi asupan makanan dari senyawa ini."

3. Merasa Lebih Puas Saat Makan

Ilustrasi yogurt Credit: unsplash.com/Sara

Dalam beberapa kasus, orang cenderung ogah mengontrol pola makan karena ingin mengalami sensasi puas setelah kegiatan makan. Kalau demikian, Anda bisa mencoba rutin mengonsumsi yogurt.

Ini juga berlaku bagi Anda yang selalu merasa lapar, bahkan setelah makan, kata ahli diet Megan Wong. "Anda mungkin merasa lebih puas jika memilih Greek yogurt sebagai camilan," ungkapnya. "Greek yogurt mengandung protein tinggi, dan protein membantu Anda merasa kenyang untuk jangka waktu lebih lama."

4. Melancarkan Pencernaan

Ilustrasi yogurt (sumber: iStockphoto)

"Probiotik dalam yogurt membantu mendorong pertumbuhan bakteri sehat untuk pencernaan yang optimal, dan mengurangi pembentukan gas dan kembung," jelas ahli diet Joelle Malinowski. 

Selain membantu cara tubuh Anda memproses dan memecah makanan, Malinowski mengatakan, hal itu juga berdampak lebih luas pada saluran dan fungsi pencernaan Anda.

"Ada penelitian yang menunjukkan probiotik meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk pencernaan penuh," lanjutnya. "Itu akan membantu meningkatkan jumlah feses mingguan, serta feses yang lebih lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan."

5. Waspadai Kandungan Gula

Ilustrasi yogurt. (iStockphoto)

Dalam konsumsi harian, Anda harus memerhatikan kandungan gula dalam produk. Pasalnya, salah-salah Anda malah akan mengonsumsi tingkat gula melebihi batas normal karena mengonsumsi yogurt setiap hari.

"Secangkir kecil yogurt rasa satu porsi sering memiliki 10 gram atau lebih gula tambahan," ahli diet Megan Wong mengungkap. "Itu lebih dari dua sendok teh gula dalam cangkir kecil."

Itulah mengapa Wong menyarankan Anda untuk selalu membaca label fakta nutrisi sebelum membeli yogurt atau, lebih baik lagi, membuat yogurt di dapur Anda sendiri. "Lebih baik Anda memilih yogurt tawar dan menambahkan topping sehat, seperti buah dan granola," lanjutnya.

6. Efek Kecanduan

ilustrasi yogurt/copyright Unsplash

Sangat penting untuk memerhatikan aditif saat memilih yogurt, terutama karena mereka sangat umum digunakan dalam produk susu, menurut ahli gizi Katie Boyd. "Jika ingin mengonsumsi yogurt setiap hari untuk mendapat banyak manfaat, Anda harus memastikan untuk memilih yogurt polos atau hanya vanili," jelasnya

"Banyak perusahaan yogurt memompa yogurt mereka penuh dengan pewarna dan bahan kimia agar lebih enak dan menarik bagi anak-anak," tambahnya. Menurut ahli diet, Anda harus melihat untuk "memilih yogurt tanpa bahan tambahan dalam jumlah besar." Untuk rasa ekstra, Anda selalu bisa menambahkan buah sendiri di rumah.

Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar

Infografis 5 Alasan Diet Tidak Berjalan Lancar. (Liputan6.com/Lois Wilhelmina)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: