15 Penyebab Haid Tidak Teratur, Mulai Amati Siklus dan Volume Darahnya

Liputan6.com, Jakarta Siklus menstruasi atau haid umumnya dialami oleh wanita selama 3-7 hari setiap 28-36 hari. Meski banyak wanita mengalami siklus berbeda, tetapi ada beberapa penyebab haid tidak teratur yang harus diwaspadai.

Menstruasi yang tidak lancar terjadi apabila siklusnya berlangsung selama kurang dari 21 hari atau lebih lama dari biasanya, yakni sampai 35 hari. Penyebab haid tidak teratur yang berubah-ubah setiap bulan dan volumenya tidak menentu, bisa menandakan kondisi kesehatan tertentu.

Penyebab haid tidak teratur yang umum terjadi adalah pengaruh hormon esterogen dan progesteron. Bisa pula dipengaruhi gaya hidup tidak sehat dan penggunaan alat kontrasepsi. Namun beberapa di antaranya harus segera mendapat penanganan yang tepat.

Menstruasi tidak teratur yang perlu diwaspadai, yakni ketika siklusnya tidak terjadi selama tiga bulan, terjadi perdarahan di antara dua siklus, dan mengalami nyeri perut bawah hebat. Berlangsung lebih dari 7 hari dan keluar lebih banyak dari biasanya.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab haid tidak teratur dari berbagai sumber, Rabu (13/1/2021).

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi Terlambat Haid | Credit: unsplash.com/Taryn

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan kondisi ketika wanita memproduksi lebih banyak hormon androgen pria. Penyebab haid tidak teratur ini membuat wanita tidak akan mengalami ovulasi.

Termasuk tidak melepaskan sel telur setiap bulan. Selain membuat menstruasi tidak teratur, kondisi ini ditandai dengan obesitas, jerawat, dan pertumbuhan rambut berlebih.

Kadar hormon seks, androgen, atau testosteron wanita ini sangat tinggi. Kondisi seperti ini bahkan bisa menyerang anak perempuan usia 11 tahun. Menurut sebuah penelitian, PCOS mempengaruhi antara 10 persen dan 20 wanita usia reproduksi atau 5 juta wanita Amerika.

Mengalami Stres

Stres kenyataannya bisa begitu berdampak buruk bagi kesehatan wanita. Stres yang parah dan berkepanjangan menyebabkan wanita tidak bisa melepas sel telurnya. Meski demikian, penyebab haid tidak teratur ini bisa dikontrol dan dicegah.

Terlambat haid terjadi ketika stres memengaruhi perubahan hormon dan hipotalamus. Hipotalamuslah merupakan bagian otak yang bertanggung jawab mengatur siklus menstruasi. Selain menstruasi yang terlambat, kondisi ini bisa menjadi penyebab turun atau naiknya berat badan secara drastis.

Jika merasa sedang stres kemudian menstruasi terlambat, coba lakukan meditasi. Tenangkan diri, ubah gaya hidup, dan hilangkan penyebab stres ini. Dukung juga dengan pola hidup sehat seperti mengonsumsi banyak buah dan sayur. Mulai berolahraga dan tidur cukup.

Tumor Hipofisis

Tumor hipofisis bisa menjadi salah satu penyebab haid tidak teratur. Sebenarnya kondisi ini jarang terjadi, namun terkadang prolaktinoma bisa menjadi penyebab telat haid. Prolaktinoma sendiri sejenis tumor hipofisis yang mengeluarkan prolaktin dalam jumlah berlebih, hormon yang membantu produksi ASI.

Pada beberapa, kondisi ini bisa menyebabkan sakit kepala, penglihatan kabur, dan mengeluarkan ASI dari payudara meskipun sedang tidak dalam masa menyusui, serta memiliki siklus menstruasi yang tidak aktif. Jika timbul gejala-gejala ini, sangat disarankan untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter agar dapat didiagnosa dengan cepat dan diberi penanganan yang tepat.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi haid | Sumber : Freepik

Penyakit Kronis

Jangan abaikan ketika mengalami terlambat menstruasi selama satu bulan. Penyakit kronis seperti diabetes atau kadar gula darah naik bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Selain diabetes, penyakit celiac yang menyerang saluran cerna bisa menjadi alasannya.

Penyakit diabetes dapat membuat gula darah tidak stabil. Gula darah yang tidak stabil dapat menyebabkan terjadinya perubahan hormon. Hingga membuat siklus menstruasi terganggu bahkan terlambat.

Penyakit celiac juga dapat memengaruhinya karena gangguan penyerapan nutrisi. Gangguan ini akan menyebabkan peradangan hingga kerusakan usus kecil. Kondisi inilah yang nantinya membuat wanita bermasalah dengan menstruasi hingga mengalami diare dan dehidrasi.

Olahraga Berlebihan

Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang wajib dilakukan oleh siapa saja. Meski demikian, olahraga yang tidak sesuai dengan porsinya dapat menyebabkan gangguan hormonal. Tentu dampaknya tidak main-main karena bisa menjadi penyebab terlambat haid satu bulan bagi wanita dan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

Kehilangan cadangan lemak dalam jumlah besar secara tiba-tiba juga dapat membuat tubuh kekurangan energi untuk menghasilkan hormon estrogen dan progesteron yang mengatur haid. Akibatnya, terlambat haid atau bahkan tidak haid sama sekali bisa saja terjadi. Kondisi ini biasanya rentan terjadi pada wanita yang sempat kehilangan berat badannya.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi test pack | copyright: rawpixel

Endometriosis

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana sel-sel yang biasanya ditemukan di dalam rahim, yang disebut sel endometrium, tumbuh di luarnya. Bisa dikatakan bahwa lapisan dalam rahim ditemukan di luarnya.

Endometriosis menyerang 1 dari 10 wanita usia reproduksi. Kondisi ini menyebabkan kram saat haid yang sangat menyakitkan, bahkan melemahkan tubuh. Endometriosis juga menyebabkan perdarahan hebat, haid berkepanjangan, dan perdarahan di antara siklus haid.

Fibroid Rahim

Fibroid rahim termasuk penyebab haid tidak teratur. Kondisi ketika tumor berotot sudah berkembang pada dinding rahim. Tak heran jika siklus wanita yang memiliki fibroid akan berantakan.

Fibroid ini bersifat non-kanker dan memiliki ukuran sekecil biji apel hingga sebesar jeruk bali. Selain keterlambatan, fibroid bisa membuat menstruasi terasa lebih berat. Cukup menyakitkan dan menyebabkan anemia.

Kehamilan

Kehamilan merupakan penyebab terlambat haid yang kerap dialami oleh wanita. Tepatnya terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dan kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Saat terjadinya kehamilan, dinding rahim tidak akan diluruhkan dan haid tidak akan terjadi.

Hal ini pula yang mendasari tidak adanya haid pada ibu hamil. Bagi yang aktif secara seksual dan tidak menggunakan alat kontrasepsi, hamil merupakan hal pertama yang harus dipikirkan. Untuk mengonfirmasi, lakukanlah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan test pack dan berkonsultasi kepada bidan atau dokter spesialis kandungan.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi rokok | dok. Pascal Unsplash

Merokok

Merokok merupakan penyebab haid tidak teratur yang harus dihindari jika kamu memiliki kebiasaan tersebut. Selain dapat mengganggu kehamilan, rokok juga dapat menjadi penyebab terlambat menstruasi selain kehamilan. Hal ini berkaitan erat dengan zat-zat berbahaya di dalamnya.

Misalnya saja seperti nikotin. Nikotin dapat memengaruhi hormon estrogen dan progesteron. Jadi, tidak heran jika pengaruhnya dapat mengganggu dan menyebabkan keterlambatan menstruasi.

Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi ketika menjalakan KB dapat menjadi penyebab haid tidak teratur. Hal ini disebabkan karena pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin.

Hormon inilah yang dapat mencegah ovarium melepaskan sel telur. Setelah melakukan KB, sebagian wanita akan mengalami haid teratur lagi setelah enam bulan kemudian. Hal ini berlaku juga untuk program KB yang ditanam dan disuntikkan.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi Obesitas | Credit: pexels.com/pixabay

Obesitas

Wanita yang memiliki berat badan berlebihan akan mengalami perubahan hormon. Perubahan hormon inilah yang menjadi penyebab haid tidak teratur dengan keterlambatan siklus.

Indesk massa tubuh wanita obesitas, yakni 25-30 yang akan mengalami keterlambatan ini. Hormon yang dimaksud adalah insulin. Hormon insulin akan berubah kadarnya dan berakibat pada menstruasi yang terganggu.

Kondisi ini bisa berarti ada kondisi kesehatan lain. Misalnya saja seperti PCOS dan hipotiroidisme yang juga dipengaruhi obesitas. Maka dari itu mulai perhatikan konsumsi makan dan berat badan agar siklus menstruasi kembali normal.

Masalah Tiroid

Mengalami masalah tiroid bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Terutama pada kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif bekerja. Ketika hal ini terjadi, biasanya metabolisme tubuh akan terganggu.

Kondisi ini bisa mengganggu siklus menstruasi karena tiroid-lah yang mengatur metabolisme tubuh. Metabolisme yang terganggu akan semakin memperparah terlambatnya menstruasi. Jadi, jika mengalami gangguan pada kelenjar tiroid, baik itu hipotiroid maupun hipertiroid, kondisi ini bisa berdampak pada siklus haid wanita.

Ciri-ciri gangguan kelenjar tiroid yang sering muncul adalah tubuh merasa sangat kelelahan, berat badan cepat berubah, rambut rontok, dan sensitif terhadap suhu panas atau dingin.

Hormon Prolaktin

Memiliki hormon prolaktin yang berlebihan bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Hormon ini biasanya dihasilkan pada kelenjar pituitari. Hormon ini biasanya meningkat saat sedang menyusui.

Namun, kelebihan hormon ini juga bisa menjadi tanda penyakit ginjal dan tumor kelenjar pituitari di otak. Bahkan, hormon ini juga dapat memengaruhi kinerja hormon estrogen dan progesteron. Hingga kondisi ini menyebabkan adanya keterlambatan menstruasi.

Penyebab Haid Tidak Teratur

Ilustrasi menopause | Copyright pexels.com

Kurus

Memiliki berat badan yang cukup rendah/kurus menjadi penyebab haid tidak teratur. Berat badan yang rendah biasanya dipengaruhi gangguan nafsu makan. Kondisi ini disebut dengan istilah anoreksia nervosa. Namun, gangguan makan ini memiliki pengaruh besar terhadap keterlambatan menstruasi.

Tidak mendapat cukup asupan kalori dapat mengganggu produksi hormon untuk ovulasi. Sehingga benar saja akan menyebabkan wanita terlambat menstruasi. Dampak buruknya, siklus haid menjadi berantakan dan tidak menentu.

Indeks massa tubuh wanita yang memiliki berat banda rendah pasti kurang dari 18.5. Agar bisa segera mendapat menstruasi, atur pola makan lebih teratur. Hilangkan juga gangguan makan ini dengan konsultasi ke dokter.

Menopause Dini

Perimenopause terjadi antara 2-8 tahun sebelum menopause. Pada fase ini, haid bisa menjadi lebih sering atau lebih jarang. Penyebab haid tidak teratur ini pun dapat memunculkan hot flash, sering berkeringat, sulit tidur, vagina kering, dan gangguan mood.

Kebanyakan wanita mulai memasuki masa menopause di usia 45-55 tahun. Namun, ada pula wanita yang mengalami gejala-gejala menopause pada usia 40 tahun ke bawah. Kondisi ini disebut sebagai menopause dini. Menopause menyebabkan pelepasan sel telur berhenti, hasilnya menstruasi terlambat atau bahkan terhenti sama sekali.