Asuransi Sinar Mas bayar klaim asuransi kredit Rp 12,53 miliar ke PPA Finance

. Klaim asuransi kredit tersebut terjadi karena kegagalan debitur PPA Finance yang tidak dapat melakukan kewajiban
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Otsus dihadirkan untuk kesejahteraan rakyat Papua

Kebijakan Otonomi Khusus Papua merupakan titik temu, jalan tengah untuk menguatkan integrasi Papua

18 jam57 menit Kontan

KONTAN

UPDATE Corona Indonesia, Sabtu (15/9): 137.468 kasus, 91.321 sembuh, 6.071 meninggal

Hingga Sabtu (15/8) ada tambahan 2.345 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia, sehingga total menjadi 137.468 kasus positif

18 jam57 menit Kontan

KONTAN

Pastikan Banpres produktif tepat sasaran, KemenkopUKM gandeng BPKP

Pemerintah akan mulai menyalurkan program Banpres PUM sebesar Rp 2,4 juta bagi pelaku usaha mikro

18 jam57 menit Kontan

JPNN.

Soal Isu IPO Subholding Pertamina, Rhenald Kasali: Terlalu Dibesar-besarkan

JPNN.com, JAKARTA - Pakar manajemen bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengomentari banyaknya suara sumbang terkait rencana initial public offering (IPO) subholding Pertamina.

18 jam58 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

Pembangunan Food Estate Dipimpin Menhan, Syarief Hasan: Rancu!

JPNN.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengapresiasi niat pemerintah membangun food estate untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia.

18 jam58 menit Jpnn

JPNN.

Keren, Putra Papua Tergugah Kembangkan Potensi Ekonomi Wilayah

JPNN.com, JAKARTA - Pemerintah berkomitmen untuk mendorong pengembangan perekonomian di wilayah timur Indonesia yakni Provinsi Papua dan Provinisi Papua Barat.

18 jam58 menit Jpnn

JPNN.

DPR Minta Pemerintah Ambil Langkah Konkret Selamatkan Hak Peserta Didik di Masa Pandemi

JPNN.com, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda memberikan apresiasi atas komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan perbaikan fundamental di bidang Pendidikan.

18 jam59 menit Jpnn

WOWKEREN

Dahsyatnya Awards 2020: Cara Unik Ari Lasso Minta Dukungan untuk Nominasi Juri Terdahsyat

Ari Lasso masuk nominasi di ajang 'Dahsyatnya Awards 2020 sebagai Juri Terdahsyat. Ari Lasso pun terlihat mempromosikan dirinya dengan cara yang cukup unik.

18 jam59 menit Wowkeren

WOWKEREN

Pacar Bule Minta Salmafina Rahasiakan Pekerjaannya, Kenapa?

Salmafina Khairunnisa kini tengah menjalin hubungan spesial dengan seorang bule bernama Tony Carnevale. Lantas publik dibuat penasaran dengan pekerjaan Tony yang dikenal Salma dari aplikasi Tinder.

18 jam59 menit Wowkeren

WOWKEREN

Staf Cleaning 'I-LAND' Dikonfirmasi Kena COVID-19, Mnet Hentikan Semua Jadwal

'I-LAND' telah mempersempit daftar peserta dari 23 menjadi 12 orang. Episode terbaru, yang ditayangkan pada Jumat (15/8), mengungkapkan siapa saja Top 12.

18 jam59 menit Wowkeren

WOWKEREN

Shafa Harris Akui Kini Telah Berhenti Sekolah, Karena Perceraian Orangtua?

Shafa Harris mengakui bahwa sudah sejak lama ia telah berhenti sekolah. Lantas aapakah alasan putus sekolah tersebut ada kaitannya dengan perceraian Sarita Abdul Mukti dan Faisal Harris?

18 jam59 menit Wowkeren

WOWKEREN

Putri Sulung Ussy Sulistiawaty Gunakan Penghasilan dari YouTube untuk Berbagi, Dipuji Habis-habisan

Ussy Sulistiawaty membagikan cerita mengenai aksi mulia sang putri sulung, Amalia. Mendapat uang saku dari YouTube, putri sulung Ussy itu merelakannya untuk berbagi pada orang yang lebih membutuhkan.

19 jam0 menit Wowkeren

WOWKEREN

Bio Farma Ungkap Ridwan Kamil Sudah Disuntik Vaksin Corona

Sejumlah relawan uji klinis telah mendapatkan suntikkan calon vaksin corona (COVID-19) buatan Sinovac, salah satunya adalah Gubernur Jawa Barat sendiri, Ridwan Kamil.

19 jam0 menit Wowkeren

Viva.co

Tega, Pemain Bayern Senang Melihat Messi Mirip Ayam Sayur

Messi mirip ayam sayur saat Barcelona dibanyai Bayern Munich.

19 jam0 menit Viva

Viva.co

Simeone Dikritik, Bos Atletico Minta Fans Beli Klub Sendiri

Atletico Madrid tersingkir di Liga Champions

19 jam0 menit Viva

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

Viva.co

Kaya Mendadak, Begini Penampakan Korban Praveen/Melati Pamer Kekayaan

Pandemi COVID-19 bikin Sapsiree Taerattanachai kaya mendadak.

19 jam0 menit Viva

Viva.co

Bikin Merinding, Pesan Nasionalisme Raksasa Sungai Gangga saat Pandemi

Satwiksairaj Rankireddy kirim pesan menyentuh.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

Ngeri, Monster Bulutangkis Dunia Bantai Ganda Campuran Indonesia

Zheng Siwei/Huang Yaqiong tampil beringas.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

Sinopsis Escape Plan 2: Hades, Aksi Tegang Bobol Penjara

Escape Plan 2 dibintangi oleh Sylvester Stallone.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

Sinopsis The 33, Kisah Pekerja Tambang Bertahan Hidup di Bawah Tanah

The 33 diangkat dari kisah nyata dan dibintangi Antonio Banderas.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

Dukungan Terus Mengalir, Poster Bebaskan Jerinx Dipajang di Bali

Jerinx menjadi tersangka terkait ujarannya soal 'IDI kacung WHO'.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

Heboh, Aktor Go Kyung Pyo Kencan Bareng Model Transgender

Foto-foto selfie Go Kyung Pyo dan sang model beredar di Instagram.

19 jam1 menit Viva

Viva.co

UEA Baikan dengan Israel, Menlu Retno Telepon Tanya Nasib Palestina

Uni Emirat Arab menormalisasi hubungan dengan Israel atas bantuan AS.

19 jam2 menit Viva

Viva.co

Kado HUT RI ke-75, 180 Napi di Sumut Langsung Bebas Tanggal 17 Agustus

Ada ribuan narapidana lain yang mendapat potongan masa tahanan.

19 jam2 menit Viva

Viva.co

Honda Jazz Berisi 3 Wanita Hancur Parah Tabrakan dengan Tronton

Tiga wanita muda di dalam Honda Jazz dilaporkan tewas di tempat.

19 jam2 menit Viva