Mikel Arteta optimis Aubameyang bertahan di Arsenal

Mike Arteta menyikapi secara positif Aubameyang yang bakal memperpanjang kontrak dengan Arsenal
« Kembali Baca berita lengkap »

KONTAN

Rugi US$ 164 miliar di kuartal I 2020, Dana Pensiun Jepang atur ulang investasi

Dana pensiun terbesar di dunia ini tertekan oleh pasar keuangan yang anjlok pada fase pandemi

17 jam41 menit Kontan

KONTAN

Ancaman perang juga berpotensi terjadi di Afrika, tiga negara berpolemik karena ini

Ethiopia, Sudan, dan Mesir terus berpolemik tentang Bendungan GERD yang akan menyedot air sungai Nil.

17 jam41 menit Kontan

KONTAN

Inggris longgarkan pembatasan, pub, restoran dan salon penata rambut kembali dibuka

Inggris mulai kehidupan normal pada Sabtu (4/7), masyarakat diizinkan untuk minum di pub, potong rambut dan makan di restoran.

17 jam41 menit Kontan

KONTAN

Iran: Jika terbukti kami jadi sasaran serangan siber, kami bakal balas

Iran bakal membalas terhadap negara mana pun yang melakukan serangan siber atas fasilitas-fasilitas nuklirnya

17 jam41 menit Kontan

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

KONTAN

Ada potensi cuan dividen, cek 12 emiten yang tetapkan cum dividen sepekan ke depan

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) menetapkan em>cum dividen /em> di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 6 Juli 2020.

17 jam41 menit Kontan

KONTAN

Ini saham-saham yang paling banyak diburu asing dalam sepekan

IHSG menguat 1,42% dalam sepekan, 10 saham ini paling banyak dikoleksi asing dalam sepekan, BBCA dan ICBP juara.

17 jam41 menit Kontan

KONTAN

Rupiah melorot lebih dari 2% dalam sepekan, bagaimana proyeksi pekan depan?

Rupiah makin melemah hingga akhir pekan karena investor asing melakukan aksi jual baik di pasar saham dan obligasi. 

17 jam42 menit Kontan

KONTAN

Ini saham-saham yang paling banyak dilego asing dalam sepekan

IHSG menguat 1,42% dalam sepekan, 10 saham inipaling banyak dijual asing dalam sepekan, BBRI dan TLKM teratas

17 jam42 menit Kontan

KONTAN

Menkeu minta Kejagung sita aset Jiwasraya sebanyak-banyaknya, ini tujuannya

Menkeu meminta kejaksaan menyita aset tersangka Jiwasraya sebanyak-banyaknya demi menutup kerugian negara

17 jam42 menit Kontan

KONTAN

Dari pagu Rp 123,46 triliun anggaran PEN untuk koperasi dan UKM baru terserap 0,20%

Anggaran PEN untuk koperasi dan UKM baru terserap Rp 250,16 miliar.

17 jam42 menit Kontan

KONTAN

Waspada, fintech ilegal masih marak mencari mangsa di tengah pandemi!

Sebanyak 105 fintech ilegal yang kembali terjaring razia SWI di bulan lalu.

17 jam42 menit Kontan

KONTAN

Ini penyebab masih banyaknya korupsi di perusahaan BUMN versi Erick Thohir

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bebersih manajemen dan merampingkan jumlah perusahaan pelat merah. 

17 jam43 menit Kontan

KONTAN

Mengapa KPPU menghukum Grab Indonesia dan PT TPI dengan denda Rp 49 miliar?

KPPU menghukum Grab Indonesia dan PT TPI dengan denda Rp 49 miliar karena melanggar dua aturan persaingan usaha.

17 jam43 menit Kontan

KONTAN

Jadi tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur ditahan KPK

KPK menahan Bupati Kutai Timur Ismunandar dan istrinya, Ketua DPRD Kutai Timur Encek Unguria, untuk 20 hari ke depan. 

17 jam43 menit Kontan

JPNN.

Kabar Baik dari Senayan untuk 51 Ribu PPPK

JPNN.com, JAKARTA - Ketua Panja RUU revisi UU ASN (Aparatur Sipil Negara) Komisi II DPR RI Arwani Thomafi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu komitmen pemerintah untuk segera menerbitkan SK bagi sekitar 51 ribu PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

17 jam44 menit Jpnn

Sekilas Bursa Efek Indonesia Dalam Krisis Pandemi Global Ini

Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak menyebarkan wabah pandemi Covid-19. Wabah yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini menjadi salah satu wabah terbesar dan terbesar yang pernah dimiliki masyarakat modern. Namun, dampak yang dihadirkannya bukan hanya soal kesehatan, sosial, tetapi juga ekonomi, baik makro maupun mikro, baca lebih lanjut di sini tentang Bullish dan Bearish Di Dunia Saham, Komoditas, dan Valas. Tak ayal, pasar bursa Indonesia pun menjadi salah satu sektor yang terdampak dari wabah ini.

Kondisi bursa efek Indonesia di saat pandemi Covid-19

Setelah mengamati pergerakan atau dinamika pasar selama beberapa waktu terakhir, terlebih ketika wabah corona dipastikan telah masuk ke Indonesia, berbagai peneliti, termasuk pihak dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan analisis terkait dampak wabah ini terhadap sektor pasar bursa nasional. 

Di salah satu wawancara dengan pihak media nasional, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Inarno Djajadi, bahkan mengakui bahwa berdasarkan pengamatannya wabah ini memberikan dampak terhadap kinerja pasar modal di Indonesia. Dampak ini bisa dilihat dari terjadinya penurunan aktivitas transaksi saham yang dilakukan oleh para investor di bursa. Berdasarkan pengamatannya, jika dibandingkan dengan posisi pada penutup perdagangan di tahun 2019, transaksi saham di Bursa Efek Indonesia telah mencatatkan penurunan rata-rata transaksi harian di kisaran 24%. 

Tercatat dalam waktu kurang lebih 4 bulan sejak penutupan perdagangan tahun lalu, IHSG telah mengalami penurunan sebanyak 26.43% hingga mencapai titik 4.635. Sementara itu, kapitalisasi pasar juga tercatat mengalami penurunan sekitar 26% dengan hanya berhasil mencatatkan peraihan Rp 5.368 triliun. 

Dari segi rata-rata transaksi yang dilakukan setiap hari, BEI juga mencatatkan penurunan sebanyak 1.49% dengan hanya membukukan 462.000 transaksi. Hal ini selaras dengan penurunan nilai rata-rata aktivitas transaksi harian yang hanya mencatat Rp 6,34 triliun. 

Penurunan ini bisa dikaitkan dengan wabah corona yang terjadi di Indonesia karena waktu kejadiannya tidak jauh dari pengumuman pemerintah tentang kepastian dua kasus pertama Covid-19 di Indonesia. 

Harapan akan kebangkitan pasar modal Indonesia

Meski wabah corona telah menghampiri Indonesia dan memberikan dampak negatif terhadap pasar modal Tanah Air, namun bukan berarti fenomena ini tercatat sebagai penurunan terparah yang pernah dihadapi oleh pasar modal Tanah Air. Ternyata, kita dahulu pernah mengalami penurunan yang lebih parah hingga mencapai angka 50.6%. Peristiwa ini terjadi sebagai dampak krisis keuangan yang melanda seluruh dunia pada tahun 2008 silam. Penyebabnya dipercaya tidak jauh dari fenomena Subprime Mortgage yang terjadi di daratan negeri Paman Sam. 

Terjadinya penurunan memang sangat disayangkan karena berdampak negatif bagi perekonomian negeri kita, namun setidaknya pasar modal masih mencatatkan adanya transaksi berjalan. Dengan nilai transaksi Rp 7.9 per hari di Maret 2020, setidaknya masih terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan dua bulan sebelumnya. 

Meski demikian, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus mengawasi dinamika pasar modal di tengah krisis pandemi global ini. Salah satunya adalah efek penurunan yang juga terjadi di sektor industri. PT Astra Internasional Tbk dengan kode emiten ASII, misalnya, mencatatkan penurunan harga saham kurang lebih 40% jika dibandingkan dengan sebelum pandemi terjadi. 

Di samping itu, sektor keuangan juga tidak terlepas dari wabah ini dengan mencatatkan penurunan nilai kapitalisasi pasar sebesar kurang lebih Rp 700 triliun. Aktivitas net sell juga tidak luput mewarnai dinamika pasar modal Indonesia ketika terjadi wabah ini dengan angka transaksi di kisaran Rp 14 triliun. Selama 2 bulan terakhir, Bursa Efek Indonesia bahkan mencatat terjadinya penarikan dana asing yang cukup besar. Kondisi ini seharusnya mengisyaratkan perlunya pengawasan yang ketat terhadap pasar modal Indonesia agar tidak mengalami penurunan lebih mendalam, seperti yang terjadi di berbagai negara. 

Dengan besarnya kecenderungan investor untuk melakukan aksi jual, kondisi ini bisa memancing penurunan yang lebih besar pada pasar modal nasional. Oleh karenanya, pemerintah perlu memastikan penanganan wabah ini dilakukan dengan tepat dan efektif guna memitigasi seluruh risiko. 

JPNN.

5 Berita Terpopuler: Bu Risma Dituding Buat Masalah Lagi, Amien Rais Sindir Jokowi, Diskotek Beroperasi Kembali

JPNN.com, JAKARTA - Selamat pagi pembaca setia JPNN, semoga semuanya dalam keadaan sehat selalu. Jangan lupa ya pakai masker dan jaga kebersihan diri selalu.

17 jam44 menit Jpnn

Viva.co

Ternyata Aksi Liar Pogba yang Bikin Bruno Fernandes Cedera

Gara-gara aksi Pogba, Bruno Fernandes cedera.

17 jam44 menit Viva

Viva.co

Xavi Sepakat Tangani Barca Mulai Musim Depan

Xavi sudah lama dikaitkan kembali ke Barca.

17 jam45 menit Viva

Viva.co

Aksi Gila Pemain Todongkan Pistol ke Pelatihnya

Kyle Lafferty pesta pora bersama skuad Irlandia Utara lainnya.

17 jam45 menit Viva

Viva.co

Tanggapan Mengejutkan McGregor Mengetahui Ayah Khabib Meninggal Dunia

Apa respons dari McGregor?

17 jam45 menit Viva

Viva.co

Banjir Ucapan Duka Meninggalnya Ayah Khabib

Ayah Khabib meninggal Jumat malam 3 Juli 2020.

17 jam45 menit Viva

Viva.co

Brutal, Gelandangan Panggang Kucing di Pinggir Jalan Buat Dimakan

Pelaku sudah ditahan polisi dan terancam penjara hingga 2 tahun.

17 jam46 menit Viva

Viva.co

Ngintip Daleman Rok Wanita di Jerman Bisa Dibui 2 Tahun

Upskirting atau memotret dari bawah rok sedang jadi sorotan

17 jam46 menit Viva

Viva.co

Nekat, Pria Ini Lancarkan Aksi Menjambret di Kantor Polisi

Padahal tersangka belum lama keluar penjara saat pandemi COVID-19.

17 jam46 menit Viva

Viva.co

Reshuffle Akan Terjadi, Jokowi Bisa Lakukan di Juli-Agustus

Dua kali reshuffle, Jokowi melakukannya di juli dan agustus.

17 jam46 menit Viva